PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
BELAJAR MOBIL


__ADS_3

Siang....


Li dan 5 orang pengawal yang bersamanya sampai di depan, Li melihat sekitar pintu rumah, para penjaga pintu sudah menyiapkan sopa tempat duduk seperti yang Li katakan 2 hari yang lalu pada mereka.


Li memasuki Rumah langsung menuju kamarnya dan mandi, setelah itu Li keluar ke ruang makan karena hari sudah siang dan jam menunjukkan jam 12,waktu bagi untuk dia dan kakeknya untuk makan, Sesampai di ruang makan Li melihat kakeknya di sana dan para pelayan sedang menyiapkan makan, Li hanya menghiraukan kakeknya dan duduk tanpa peduli apapun.


setelah semua makanan siap Li dan Dani mulai makan tanpa ada suara sedikit pun untuk mereka bicarakan sampai selesai makan.


"Apa yang sekarang akan kamu lakukan dalam 10 hari yang tersisa ini.."tanya Dani


"mmmmmmm bagaimana kalo aku belajar mobil kek"jawab Li mantap Dani dengan penuh harap di matanya seperti anak kecil.


"Ide yang bagus, ayo ke ruang keluarga"kata Dani sambil berdiri


Dani dan Li menuju ke ruang keluarga di sana mereka duduk di sopa


"Siapa di antara kalian yang bisa mengajarkan seseorang mengendarai mobil" tanya Dani pada pengawal pribadi yang ada di sana


"Maaf ketua, saya sedikit bisa mengajarkan orang dalam mengajarkan seseorang mengendarai mobil"Jawab Raka sedangkan pengawal lainnya hanya duduk diam tak bicara.


"Baiklah kamu saja Raka yang mengajarkan cucu ku"kata Dani


Tak Lama setelah itu Li dan Raka menuju garasi mobil yang mewah itu untuk memilih mobil.


"menurut Kak Raka mobil yang paling susah di pelajari yang mana"Tanya Li Ke Raka saat ini mereka berada di garasi mobil


"Semuanya memiliki keunikannya masing-masing tuan muda, jadi ada tombol-tombol tertentu di setiap mobil-mobil di sini"kata Raka menjelaskan.


"Baiklah kalo begitu, Carikan yang paling mahal di sini dan keluarkan ke lapangan"perintah Li dan berjalan menuju lapangan.

__ADS_1


Tak lama Li menunggu Lama di lapangan sebuah mobil dengan warna biru Laut dengan atap terbuka. dengan kesan seperti mobil klasik mewah. Raka keluar dan berdiri di depan Li.


"Hemmm apakah ini mobil termahal di garasi mobil"Kata Li sambil menatap mobil itu.


"iya tuan muda, Ini mobil Rolls royce boat tail harga 432 milyar rupiah"jawab Raka.


setelah itu Raka menjelaskan kelengkapan yang ada di mobil tersebut ada kulkas di bagasi untuk menaruh minuman,jam tangan di dashboart, perlengkapan piknik di bagasi belakang dan sebagainya.Kalo masalah cara memakai dan menjalankan sama seperti mobil-mobil mewah pada umumnya.


"Baiklah kita mulai sekarang"Li masuk kedalam mobil di tempat kemudi.


"Hidupkan mesin dengan menekan tombol ini"tunjuk Raka yang sudah berada juga di dalam mobil


setelah itu Raka menjelaskan tentang mana Gas rem kopling dan perseling gigi, dan bagaimana mengendarai sebuah mobil awal awal Li masih agak kaku dan berputar di lapangan yang luas itu, selama 5 jam di sana dia berputar dan mengganti perseling gigi tak terasa sudah malam.Dan Li tidak mau membiarkan Raka membawa mobil itu ke garasi mobil, Li sendiri yang membawa dan memarkirkannya di sana dengan pelan.


setelah memarkirkan mobil Raka memencet tombol dan menaruh kembali alat kontrol ke dalam tempat di mobil itu.


"ini remote kontrolnya tuan muda tanpa itu mobil tidak bisa di hidupkan"kata Raka sambil menjelaskan pungsinya


"ouh berarti semua mobil mewah di sini pakai remote kontrol...?" tanya Li lagi ke Raka.


"tidak tuan Muda sebagian besar mobil yang di garasi ini memakai remote kontrol dan masih ada yang memakai kunci seperti itu"Kata Raka sambil menunjukkan mobil yang kacanya terbuka dan memperlihatkan kunci mobil tergantung di tempatnya


setelah itu Raka dan Li masih memasuki Rumah Dan mereka Langsung menuju Ruang makan karena waktu sudah menunjukkan malam, Setelah makan Li masuk ke dalam kamarnya dan merenungkan cara mengendarai mobil.


pagi....


pagi seperti biasa Li terbangun jam 5 lebih dan setelah mandi Li hanya duduk di sopa, Li tidak memaksakan diri untuk Belajar jurus lagi karena sudah cukup 2 jurus dia kuasai dan itu cukup berguna untuk masuk ke dalam sekte.


setelah merenung selama 1 jam lebih akhirnya Li tersadar.

__ADS_1


"Perasaan aku pernah membeli hp waktu di mall dengan terburu-buru, aku lupa menaruhnya di mana"kata Li sambil mencari-cari hp dan charger nya.


"nah ketemu" ucap Li sambil membuka hp yang dia beli dari dalam kotak yang sudah terbuka sebelumnya dan sudah mempunyai nomer karena langsung Li beli sekalian kartu waktu membeli Hp itu.


Li membuka dan menghidupkan hp itu.


Li men charger hpnya dan duduk kembali di sopa.


setelah duduk lama akhirnya Li menuju ke ruang makan tepat jam 7 untuk sarapan pagi.di ruang makan Li melihat di sana sudah ada Dani dan pengawal pribadinya sedang membicarakan sesuatu, tapi Li hanya menghiraukannya dan duduk di kursi tempat biasa makan sambil menunggu makanan di siapkan oleh pelayan.


"Kak Raka bisa kesini sebentar"kata Li memanggil Raka sambil menyuruhnya mendekat.


"Ada yang tuan muda butuhkan"kata Raka yang sudah di depan Li sambil berdiri


"Duduk lah, dan kita bisa bicara sebentar, ini dan masukkan nomer telpon kakekku dan semua pengawal Pribadinya"kata Li sambil mengeluarkan hp barunya.


"Baik tuan muda"Jawab Raka dan mengambil hp itu dan mulai mencatat nomer yang ada di hpnya.


"Terus masalah belajar mobil nanti, aku rasa kita sebaiknya mulai belajar di jalanan kota kak Raka"kata Li


menatap Raka yang sibuk masih memasukkan nomer telpon yang di suruh Li.


Tak lama setelah selesai Raka memberikan Hp milik Li kepadanya.


"Baik itu adalah ide yang bagus tuan muda"kata Raka


setelah semua makanan siap, semua yang ada di sana mulai makan, setelah makan Li berjalan ke garasi mobil bersama Raka tapi Li memilih mengendarai mobil Di garasi sebelah yang tidak mewah.Tapi cukup membuat orang yang gak mampu melongo.


Li memilih mobil BMW X 7 dan mulai menyetir mobil keluar hingga pintu gerbang, Li menuju kota awalnya Li hati-hati dalam menyetir mobil, tapi setelah 5 hari berlalu itu saja ke seharian nya, Li sudah terbiasa menyetir mobil dan Raka setelah 3 hari mengajar Li tidak lagi menemaninya dan Li selama 2 hari mengendarai mobil sendirian ke jalanan kota, walaupun terkenal padat di jalanan kota Li sudah terbiasa karena pelajaran yang di berikan Raka dengan sangat cepat di mengerti oleh Li.

__ADS_1


__ADS_2