
Tidak habis hanya sampai di situ. Elit global yang memiliki penemuan yang sangat hebat. Mereka mampu menciptakan senjata api seperti pistol, airsoftgun, shoot tangent dan lain-lain. Bujuk rayu mereka lancarkan ke negara A hingga negara A memperbolehkan seluruh warga negara mempunyai senjata Api. Lagi-lagi sektor pajak menjadi alat ampuh membujuk petinggi negara. Hal hasil negara A tingkat kejahatannya tinggi. Dari berbagai survei yang dilakukan di negara A bahwa tingkat pembunuhan di negara A cukup tinggi bahkan tingkat bunuh diri karena senjata api pun cukup tinggi pula.
Mana peran pemerintah? Mana peran pejabat negara? Ini fenomena yang menakutkan.
Tapi tidak sampai disitu saja. Para elit global masih kurang dengan penghasilan itu. Mereka membujuk beberapa negara dan 5 negara berhasil dirayu mereka. Apakah hal itu masih kurang? Tentu saja! Mereka para elit global butuh uang banyak, mereka butuh emas yang banyak, mereka butuh minyak bumi kalau perlu meraka mau dunia ini sepenuhnya. Mereka para elit global mengadu domba negara dengan ciri khas gurun. Perang saudara terjadi dimana-mana. Mereka mengadu domba antar ras, suku, bangsa dan agama. Akhirnya perang pun tidak terelakkan. Tentu saja perang membutuhkan senjata dan senjata mereka laku. Apa yang terjadi setelah ini? Anak-anak kehilangan ayahnya, perempuan-perempuan kehilangan suaminya. Rumah dan pasilitas hancur. Semua berantakan, semua hanya tinggal puing-puingnya saja.
__ADS_1
Anak-anak yang menjadi korban perang. Masa depan hancur. Kebencian pun juga bisa timbul dari anak-anak korban perang. Sungguh fenomena yang menyedihkan. Tapi sekali lagi hanya sedikit yang peduli dengan fenomena ini. Hanya sedikit orang yang kritis tentang dunia.
Perang berlangsung sangat lama bahkan di zaman modern belum berhenti juga. Problemnya bermacam-macam. Mulai dari perebutan lahan, sengketa tanah, masalah agama dan lain sebagainya. Tapi siapa yang diuntungkan dari semua ini? Jawabannya masih sama yaitu elit global yang membuat senjata. Mereka akan semakin senang bila antar negara terjadi perang. Tentu senjata mereka akan laku keras. Pasti pundi-pundi uang mengalir dan membuat tabungan mereka membengkak.
Pembunuhan berantai terjadi di sejumlah negara. Hal ini akibat mudahnya akses untuk mendapatkan senjata. Belum lagi akibat film yang mempertontonkan tentang cerita psikopat yang ternyata ditiru oleh orang. Dunia benar-benar kronis. Tidak tahu sampai kapan ini terus terjadi?
__ADS_1
Elit global masih haus kekayaan, mereka membuat ajang kecantikan. Yang mengherankan adalah mengapa yang boleh ikut ajang kecantikan hanya wanita yang tinggi dan kurus? Apakah wanita pendek tidaklah cantik? Apakah wanita gendut tidaklah cantik. Inilah pembodohan yang dilakukan elit global dan mendoktrin kita bahwa standar kecantikan seperti ini loh.. Tinggi dan kurus memiliki hidung yang mancung. Padahal dengan jelas Tuhan mengatakan ia telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya.
Jadi itulah sebabnya orang menjadi mandang fisik. Karena apa? Ya karena doktrin elit global. Kemudian terjadilah rasisme dan diskriminasi. Sekarang orientasi kecantikan manusia ya seperti itu. Padahal dengan jelas Tuhan menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya. Jadi artinya apa? Ya tidak perlu diperlombakan ajang kecantikan. Karena Tuhan telah memberikan kecantikan pada semua wanita di bumi ini. Dengan perbedaan kecantikan membuat dunia berwarna. Seperti halnya gambar atau lukisan jika tidak diwarnai terlihat biasa saja akan tetapi jika diberi warna akan menambah kecantikannya. Begitu juga wanita, Tuhan bisa saja menciptakan semua wanita sama persis tapi Tuhan menyukai keindahan dengan memberikan perbedaan.
Lalu apa tujuan elit global membuat ajang kecantikan? Tentu saja untuk menjual pakaian dalam. Kalian bisa cek sendiri asal mula ajang kecantikan. Kemudian selanjutnya adalah untuk merusak otak manusia. Karena di ajang pencarian kecantikan. Wanita dipaksa memakai pakaian kurang bahan. Berapa banyak pria bergairah melihat hal itu? Ingat! Laki-laki mudah bergairah ketika melihat wanita memakai pakaian kurang bahan. Dan seperti yang telah dijelaskan. Kepada siapa hal ini harus disalurkan? Jika punya pasangan mungkin kepada pasangan namun jika tidak?
__ADS_1