PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
KEDATANGAN LISA DAN RISKA


__ADS_3

"Kenapa kamu tertawa melihat wanita itu"tanya Susi yang melihat Zain tertawa


"Apa ada yang aneh dengan wanita itu saudara Zain"tanya Dion


"Iya kenapa saudara Zain tiba tiba tertawa"kata Dika


"hahahaha hahaha tidak ada"kata Zain melihat Lisa yang menuju ke arahnya


"Dia menuju kemari, apa karena kamu menertawakannya membuat wanita cantik itu tersinggung, kamu harus segera minta maaf kalo sampai datang memarahi kamu"kata Susi


"aku tidak tau, tapi untuk apa aku minta maaf"kata Zain


Tak lama Lisa sampai di depan Zain dan menatap Zain tajam


"hai nona apa yang anda cari"kata Zain menyapa Lisa


"nona-nona dimana dia"kata Lisa menatap Zain


"Oh saudaraku, itu "kata Zain menunjuk ke arah Li yang menundukkan kepalanya


"awas kau Zain "batin Li sambil mengangkat kepalanya menatap Lisa yang ada di depan Zain


"Sayang"kata Lisa melihat ke arah Li


"hah sayang"kata Susi, Dion dan Dika terkejut secara bersamaan


Begitu juga dengan yang ada di restoran itu sangat terkejut mendengar wanita cantik itu memanggil yang mereka sebut gembel dengan sebutan sayang


"iya ada apa, ada urusan apa kemari, apa kamu sudah makan, sini duduk untuk makan bersama yang lainnya"kata Li menatap Lisa


"Aku disini hanya melihat sekitaran kampus, dan mencari restoran untuk makan"kata Lisa sambil duduk di samping Li


"oh seperti itu, ini kenalkan Lisa calon istriku, Lisa kenalkan itu Susi pacar Zain, ini kakaknya Susi Dion dan Dika kakaknya Susi"kata Li memperkenalkan Lisa dengan Susi dan kedua kakak Susi


"salam kenal Saudari dan saudara, oh ini Susi pacar Zain sangat cantik"kata Lisa melihat ke arah Susi dan yang lainnya


"salam kenal juga"kata Susi Dion dan Dika bersamaan


"maaf tuan dan nona, ini makanannya "kata seorang pelayan datang membawa makanan yang di pesan Zain, lalu pelayan itu satu persatu menyiapkan makanan itu di atas meja


"Wah banyak sekali, apa ini pesta"kata Lisa melihat makanan yang banyak itu di siapkan oleh pelayan tersebut


"Pesta apanya, itu ada orang baru jatuh cinta"kata Li menatap Zain


"hahaha hahaha saudara Zain"kata Lisa sambil tertawa


"Kamu sepertinya iri"kata Zain menatap Li


"untuk apa aku iri, calon istriku juga ada disini"kata Li

__ADS_1


"sudah,sudah kalian berdua ini tidak pernah akur"kata Lisa menenangkan Li dan Zain


"iya kenapa dengan kalian berdua"kata Susi


"Baiklah, mari kita makan"kata Susi mengajak yang lainnya makan


"apa kamu tidak makan sayang"kata Lisa menatap Li tidak memegang sendok untuk makan


"oh aku sudah makan tadi, dan ini jus untukmu saja aku sudah minum jus ini juga tadi"kata Li sambil menyerahkan jus kepada Lisa


"Hemmmm"kata Zain


"apa kau perlu obat batuk saudara Zain"kata Li


"oh tidak, aku hanya menarik napas sedikit"kata Zain


"sudah kalian lanjut saja makan, hiraukan saja aku dan saudara Zain"kata Li


"Sayang apa bisa keluar sebentar, aku meninggalkan bibi di"kata Lisa menghentikan ucapannya saat Lisa sudah melihat Riska sudah masuk kedalam restoran


"bibi"kata Li terkejut


Semua orang kembali terkejut melihat kecantikan Riska yang tidak kalah cantiknya Dengan Susi dan Lisa, sampai membuat semua yang ada di sana melongo tak mampu berkata-kata


"bibi sini"kata Lisa berdiri memanggil Riska dengan lambaikan tangan


"Oh ternyata kamu disini sedang makan enak tidak mengajak bibi"kata Riska melihat Lisa


"ini semua Zain yang pesan bibi, silahkan duduk"kata Lisa


"heh siapa itu yang menunduk"kata Riska melihat seorang yang menunduk dekat dengan Lisa


"hai"kata Li menegakkan kepalanya


"Keponakanku"kata Riska melihat Li


"ini kenalkan bibiku namanya Riska"kata Li kepada Susi, Dion dan Dika


"Susi, seperti aku sudah mendengar namanya"kata Riska


"iya itu pacarnya Zain loh yang sudah di ceritakan di rumah"kata Lisa


"iya pacarnya Zain, aku baru ingat, kenalkan namaku Riska bibinya Li"kata Riska


"nama saya Susi, dan itu kakak saya yang paling dekat namanya Dion dan di sebelahnya Dika"kata Susi juga memperkenalkan kakaknya yang melongo


"Apa bibi ingin makan, dan pesankan makanan"tanya Zain


"ini sangat banyak makanan, tidak perlu memesan banyak lagi ini sudah cukup, pesankan minum saja"kata Riska

__ADS_1


"baik bibi, silahkan makan dulu aku akan memesan minuman dulu"kata Zain berdiri


setelah kepergian zain semuanya kembali makan dan tak lama Zain kembali bersama dengan pelayan yang membaw minuman, setelah menaruh minuman pelayan itu pergi


saat yang lainnya makan, Li dan Zain hanya diam menunggu semuanya selesai makan, beberapa saat setelah semuanya selesai makan Zain pergi untuk membayarnya


"Jadi bagaimana bibi bisa ada disini"tanya Li


"Ini nih calon istrimu memaksaku untuk menemaninya kemari"kata Riska


"Aku hanya ingin melihat universitas ini sebelum masuk kuliah di sini"kata Lisa


"jadi saudari Lisa akan kuliah disini"kata Susi


"iya, aku dan beberapa saudariku mengambil kuliah di sini"kata Lisa


"saudari apa nona Lisa memiliki saudari lain"tanya Dion dengan penuh harap


"iya tapi saudari jauh seperti sahabatku"kata Lisa mengelak karena Lisa melihat Li menggelengkan kepalanya


"kirain adik atau kakak perempuanmu"kata Dion


"Lis kita balik yuk, aku ada hal yang harus ku kerjakan"kata Riska melihat hpnya


"sayang aku balik dulu ya"kata Lisa berdiri bersama Riska


"iya"kata Li sambil menghela napas


Setelah itu Lisa dan Riska pamit kepada semuanya dan langsung pulang karena Riska ada urusan penting


"sepertinya kau sedikit tenang saudara Li setelah kepergian mereka"kata Dika melihat Li menghela napas


"tidak, itu hanya menurut kalian saja"kata Li mengelak


"Zain maaf aku tidak bisa lebih lama disini aku harus pulang bersama kakak-kakak ku"kata Susi setelah Zain kembali


"tidak apa pergilah"kata Zain


Begitu Zain berkata seperti itu, Susi,Dion,dan Dika pamit untuk pergi lebih dulu karena ada urusan yang harus di selesaikan


"jadi bagaimana saudara Li semuanya sudah pulang"kata Zain


"ayo sebaiknya kita kembali ke rumah, sepertinya ini sudah sore"kata Li berdiri mengajak li untuk kembali


setelah berdiri mengajak Zain pergi di ruangan itu sunyi tidak ada yang membicarakan Zain dan Li lagi


Li dan Zain setelah sampai di tempat parkir langsung melajukan motornya menuju ke rumahnya


Saat Li dan Zain sampai rumah mereka langsung menuju kamar masing-masing karena waktu sudah menunjukkan waktu sore hari

__ADS_1


__ADS_2