
"Bagaimana kami membayar kebaikan yang telah kau lakukan untuk kami di dalam sekte ini"kata Juan melihat Li.
"Iya apa yang harus kami lakukan untuk membayar atas kerja kerasmu"kata Cakra menatap Li juga.
"Tidak perlu master, aku juga berniat untuk mengurangi kehancuran di masa depan, dan juga bahannya berasal dari sini aku hanya membantu membuatnya saja"kata Li
"Terus apa yang akan kamu lakukan mulai sekarang tidak ada lagi pekerjaan yang bisa kau kerjakan di sekte ini"kata Juan.
"Aku akan kembali ke kota maju terus di ibu kota, banyak hal yang harus ku kerjakan sesampai disana, master"kata Li
"Iya sekte juga tidak pernah mengekang murid untuk pergi dari sini, jadi semoga suatu hari kamu bisa kembali"kata Cakra.
"aku akan ikut denganmu kalo kamu lama disana"kata Len
"Aku tidak bisa karena master Juan masih ada disini, kamu harus menemaninya"kata Li.
Mendengar itu Len menunduk sedih, dan meneteskan air mata, keadaan menjadi hening melihat Len yang bersikap seperti itu.
"Begini kapan kalian akan menikah,aku akan mengunjungi kalian"kata Juan menghilangkan keheningan.
"maksud master apa"tanya Li
"iya maksudku kapan kamu akan menikahi Len adikku ini agar tidak jadi beban terus di dekatku"kata Juan dengan tegas.
"Jika itu keputusan master aku akan membawanya lebih dulu, karena pernikahan mungkin akan aku adakan di rumah besar keluargaku, aku pasti akan mengundang master"kata Li
"jadi kakak mengizinkanku pergi"kata Len berhenti menangis dan terlihat senang.
__ADS_1
"Iya"kata Juan setuju.
"tunggu tunggu Li bagaimana aku menghadapi adikku yang bawel itu kalo kamu pergi tidak memberitahunya,kamu harus membawanya juga untuk menikahinya"kata Cakra.
"Mmmm baiklah jika master Cakra sudah mengizinkannya aku akan membawa Nina juga, lusa aku sudah berangkat kembali ke kota maju terus,dan juga membawa murid sekte sebagian untuk berjaga, baiklah aku akan keluar dulu untuk memberitahu teman-temanku yang ada di perumahan murid luar, Tolong juga master Cakra sampaikan kepada Nina agar dia bersiap jika ingin ikut"kata Li sambil menuju ke pintu.
Li berencana menuju ke perumahan murid luar untuk menemui sul,Ten ,Ben dan yang,selama perjalanan keperumahan murid luar yang melihat Li merasa takjub karena kekuatan Li, tapi Li masih menyembunyikan tingkat kultivasinya di tubuh emas,tak lama berjalan Li sampai dan langsung menuju ke kamar tempat sul dan lainnya.
"ada angin apa saudara Li menghampiri kami"kata sul yang duduk di depan kamarnya bersama dengan Ten ,Ben dan yang.
"iya ada apa saudara Li kemari"tanya Ten.
"Aku berencana kembali ke kota, apa kalian akan diam disini apa kalian akan ikut itu terserah kalian"kata Li sambil duduk.
"Aku berencana ikut saudara Li, aku sudah bosen disini dan ingin menikmati kehidupanku yang dulu, tapi apa kakekku akan mengizinkannya"kata Sul.
"aku juga akan ikut saudara Li"kata yang
"baiklah jika kalian ingin ikut datanglah ke perumahan murid bintang tempatku besok atau lusa, sedangkan sul kamu harus minta izin dulu ke master Zao kalo tidak di izinkan aku tidak bisa memaksamu untuk ikut dan melawan ke hendak master Zao"kata Li.
"Baiklah aku akan izin dulu ke kakekku"kata sul dengan lemas
setelah itu Li berbincang cukup lama bersama teman-temannya hingga sore hari, Setelah pamit Li kembali ke perumahan miliknya, tak lama berjalan Li sampai di depan perumahan murid bintang.
"Aku kira Lila kembali ke perumahan murid luar tapi masih di sini"gumam Li sambil berjalan melihat Lila, Shanti dan Zain berada di depan perumahan miliknya sedang duduk bersama.
melihat kedatangan Li Shanti langsung memeluk Li dengan cepat sedangkan Lila hanya diam tidak berani mendekati Li karena malu jika melakukan itu.
__ADS_1
"Kemana saja kamu beberapa hari tidak kembali, kedua wanitaku menyiksaku habis habisan"kata Zain.
"Hahaha memang apa yang di lakukan kedua wanita ini kepadamu saudara Zain sehingga kamu berkata begitu, maaf aku ada urusan di aula obat"kata Li sambil duduk mengajak Shanti
"tujuh hari aku di sini menjaga rumahmu dari luar dan tidak di izinkan pergi"kata Zain.
"sudahlah saudara Zain ini hadiah untukmu, ada beberapa pil tingkat fana surgawi dan saudara Zain bisa meningkatkan kultivasi ke tingkat fana surgawi tahap dua"kata Li sambil menaruh pil di atas meja, setelah mengeluarkannya dari gelang ruang miliknya.
"terima kasih ini sudah lebih dari cukup untuk membalas jasaku menjaga dua wanita cerewetmu "kata Zain
"hahaha sudah-sudah, Shan, Lila dan saudara Zain aku ingin kembali ke kota ibu kota di kota maju terus, terserah kalian bertiga mau ikut apa tidak"kata Li
"aku sudah jelas ikut sayang"kata Shanti.
"aku juga akan ikut"kata Lila sambil masih bermain bersama tiga hewan best.
"Sebenarnya aku ingin ikut tapi aku belum izin ke kepala sekte sebagai waliku"kata Zain.
"kalo boleh tau saudara Zain sebenarnya dari mana, kita sudah lama kenal tapi aku tidak tau saudara Zain dari mana"tanya Li
"Sebenarnya aku waktu kecil di angkat oleh kepala sekte menjadi anaknya karena sesuatu mungkin terjadi kepala sekte tidak pernah menceritakan keberadaan keluargaku dan hanya memberi tahu bahwa namaku Zain Long dari keluarga long saja, sudah aku akan meminta izin dulu ke kepala sekte untuk ikut bersamamu"kata Zain sambil berdiri.
"baiklah semoga berhasil"kata Li
setelah itu hanya tinggal Li, Shanti, dan Lila di depan rumah Li itu.setelah cukup lama berbicara malampun datang dan Li masuk ke kamarnya membawa kucing miliknya, sedangkan Shanti dan Lila berada di satu kamar berdua.
Li memikirkan banyak hal sambil berbaring dan tertidur tanpa sadar.
__ADS_1