PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
BELAJAR


__ADS_3

Li masih di tarik tangannya sama master Juan dan tak lama mereka sampai di aula obat, Len sing adiknya Juan sing yang melihat Juan menarik pemuda yang pernah datang itu merasa heran kenapa tumben pagi sekali kakaknya ke aula obat.


Li masih di tarik dan di ajak ke lantai dua tempat pembuatan obat di lakukan. sesampainya di sana Li hanya diam dan duduk di sopa yang ada di ruangan itu.


"Bagaimana apa kamu mengetahui cara membuat pil..?"tanya Juan kepada Li sambil duduk menatap Li


"saya tidak pernah membuat pil sama sekali master"kata Li dengan jujur.


"ouh sepertinya kamu harus mulai dari awal"kata Juan sambil menaruh buku di atas meja yang satunya buka yang sangat tebal dan yang satunya sangat tipis.


"buku apa ini master"tanya Li


"buku yang tebal itu semua tentang jenis tanaman, buah-buahan dan hewan yang mana kegunaannya untuk membuat pil dan buku tipis itu cara membuat pil dengan menggunakan tungku"kata Juan


"Apa buku sepenting ini bisa saya baca master"kata Li


"silahkan, tapi sebelum itu kamu harus menunjukkan api akal spritual yang kamu punya dulu sebelum membuatnya"kata Juan


"saya tidak mengerti master"kata Li


lalu master Juan mengeluarkan api dari ujung jadi tengah dan jari telunjuknya yang berwarna hijau.

__ADS_1


"ini api akal spritual yang aku miliki, berwarna hijau api ini sangat panas tapi menggunakan api ini sangat menghabiskan energi"kata Juan menunjukkan api akal spritual miliknya.


"bagaimana cara melakukannya master"tanya Li


"kamu hanya tinggal fokus terhadap akal spritual mu dan pusatkan api itu di jarimu seperti ini"kata master Juan sambil duduk bersila dan memejamkan matanya.


Li mulai memahami dan mengerti ,Li mulai melakukan hal yang sama yang di lakukan oleh Juan dan Li terus memfokuskan api akal spritual miliknya di jarinya, awal pertama api itu terlihat redup dan lama kelamaan Li terus berusaha mengeluarkan lebih banyak api di jarinya sedangkan master Juan hanya duduk melihat Li yang berusaha dalam waktu satu jam Li sudah bisa memunculkan api akal Spritual di tangannya.


"Api ini"kata Juan yang melihat api di ujung jari tangan Li yang berwarna emas dan hanya di miliki oleh keturunan ternama.


tapi tidak dengan Li yang mengingat bahwa memang api itu sudah di berikan dewa keadilan untuknya saat itu.


Li perlahan membuka matanya dan melihat master Juan melihat penasaran dengan api emas yang ada di tangan Li.


"kamu akan menjadi master ternama suatu hari nanti"kata Juan masih melihat api di tangan Li itu


"maksud master apa"tanya Li


"tidak ada, sekarang kamu sudah bisa memahami apa itu api akar spritual jadi sekarang kamu tinggal belajar semua tentang obat di buku itu sampai kamu hapal"kata Juan sambil berdiri lalu pergi meninggalkan Li di ruangan aula obat.


Li mulai membaca buku yang tebal mengenai tanaman,buah dan bagian hewan yang di jadikan untuk membuat pil, di buku tebal itu hanya tertulis mengenai manfaat dan khasiat dari tanaman,buah dan bagian hewan untuk kekuatan tubuh manusia yang menempuh jalan kultivasi. Li terus membaca tanpa henti buku tebal itu selama beberapa hari Baru selesai membacanya.

__ADS_1


Li tidak merasakan ngantuk, lelah dan lapar karena tingkat kultivasi ya yang tinggi.


semakin tinggi tingkat kultivasi seseorang semakin dia kuat tidak merasakan yang namanya lapar karena tubuh sudah bisa terisi energi kembali karena sudah di proses oleh qi dan kekuatan tubuh.


setelah beberapa hari Li selesai, baru Li mulai membaca buku tipis yang menjelaskan cara membuat pil, Li selesai membaca buku tentang membuat pil dan memahami seluruh isinya dalam waktu sehari, sedangkan untuk buku obat-obatan Li sudah membaca dan mengingat semua tanaman buah dan hewan untuk kegunaannya bagi tubuh manusia.


Mungkin karena tingkat kultivasi yang tinggi Li sudah bisa menghapal semuanya secara rinci.


"Kemana master, sudah beberapa hari tidak terlihat"kata Li sambil melihat sekeliling ruangan di aula obat.


Lalu Li turun ke bawah menemui Len sing adiknya master Juan untuk bertanya kemana perginya master Juan.


Li mendapat jawaban bahwa master Juan sedang membuat pil di ruangan tempat membuat pil.


Li berencana untuk menemui master Juan tapi di ingatkan oleh Len kalo sedang membuat pil master Juan tidak bisa di ganggu, akhirnya Li kembali ke ruangan tempat dia membaca buku untuk menunggu master Juan.


"Haduuuhhh aku lupa kalo ada tugas dari master yang mengawasi murid luar"kata Li mengingat bahwa tugas di siang hari untuk membersihkan sisa hewan best untuk di bakar.


pagi itu Li hanya duduk menunggu master Juan selesai membuat pil tapi tak kunjung datang sampai siang harinya.


siang hari Li menuju tempat di belakang aula obat untuk membersihkan sisa hewan best tapi Li tidak menemukan sul dan lainnya di sana.

__ADS_1


"kemana mereka, kenapa tidak datang menyelesaikan tugas untuk membersihkan sisa hewan best disini"kata Li sambil duduk di sebuah kursi di area belakang aula obat.


__ADS_2