
hari sudah siang saat Li dan Riz selesai berbincang di depan rumah milik Li di perumahan bintang di sekte bintang terang.
Li masih duduk merenung di halaman depan rumah itu dengan santai, banyak hal yang Li rencanakan tentang kemana dia harus pergi, dan apa yang harus Li lakukan setelah kemunculan sekte iblis itu.
"Apa yang membuatmu berpikir begitu keras..?"tanya seorang dari belakang Li yang ternyata adalah Shanti.
"Tidak ada aku hanya memikirkan bagaimana kita melanjutkan permainan kita semalam"kata Li sambil berbalik menatap Shanti dan memegang tangan Shanti.
"Tidak cukup kau menyiksaku semalam, katamu akan bermain dengan lembut, tapi nyatanya apa"kata Shanti sambil menepis tangan Li dan duduk di kursi sebelah Li
"Ouh aku kira kamu menikmatinya"kata Li sambil sedikit tersenyum ke arah shanti
"Ah sudah sudah lah percuma bicara denganmu"kata Shanti.
"Baiklah, Baiklah nona manis, bagaimana kalo kamu ikut denganku ke rumahku, kita harus segera menikah"kata Li sambil menggoda Shanti.
"Mmmmm bagaimana ya, tapi kamu harus meminta izin kepada kepala sekte, agar tidak membuatnya khawatir"kata Shanti.
"Baiklah mari kita pergi kesana"kata Li sambil berdiri.
__ADS_1
Baru saja Li berdiri datang zain, kepala sekte dan semua master yang bersamanya waktu ke sekte bintang terang.
"Kemana kamu akan pergi, tidak kah kamu kembali ke sekte"kata kepala sekte yang baru datang.
"Maaf kepala sekte tapi ada banyak hal yang harus aku urus, bagaimana kalo kalian duduk dulu ada yang ingin aku jelaskan"kata Li
Mendengar itu zain, kepala sekte dan master lainnya langsung duduk di kursi di depan perumahan murid bintang yang Li miliki.
setelah semuanya duduk Li menyuruh Shanti untuk membuat minuman dan membawa makanan, sedangkan Li menceritakan apa yang dia rasakan sebelumnya dan apa yang master Riz jelaskan tentang sekte iblis yang akan segera datang kepada mereka yang ada disana.
"Apa benar apa yang kamu katakan"kata kepala sekte dengan terkejut.
"Kenapa kepala sekte sangat terkejut"tanya Master Cakra.
"Mmmmm menurutmu Li kapan kiranya mereka akan menyerang"kata Master Zao.
"Guru master sebenarnya waktu itu tidak lama lagi sekitar beberapa mil mereka masih cukup jauh berada, dan menurut analisis ku sendiri sekitar dua bulan, jadi aku harap master menyampaikan ini kepada master sekte lain untuk berjaga"kata Li
"Kami akan kembali ke sekte, apakah kamu akan ikut dengan kami"kata Liman selaku kepala sekte.
__ADS_1
"Bagaimana kalo nanti sore kita kembali master, ada yang harus aku kerjakan sebentar untuk menemui kepala sekte bintang terang"kata Li
Tak lama shanti keluar sambil membawa beberapa gelas minuman dan kue ,di temani oleh Nia salah satu pembantu di perumahan tempat Li. Semua master termasuk zain memandangi dua wanita yang datang sambil membawa minuman dan kue.
"Bukan kah kamu Shanti Shang, murid bintang peringkat ke tiga, apa yang kamu lakukan disini"tanya Cakra.
"Oh ya aku lupa, ini salah satu calon istriku master, dia adalah Shanti Shang, dan di sebelahnya yang mengurus perumahan murid bintang namanya Nia"kata Li menjelaskan sambil menunjuk Shanti dan Nia.
"silahkan master minum dan makan kue seadanya"kata Shanti setelah menyiapkan kue itu.
"Aku dengar selain Shanti ada satu lagi calon istrimu dimana dia"tanya Juan
"ada di rumahku tempat kakekku berada di kota, master"jawab Li
"oh jadi ini tujuanmu menunda untuk kembali ke sekte dan meminta izin ke kepala sekte bintang terang untuk membawa Shanti"kata Liman
"iya master"kata Li sambil malu-malu.
""iya sudah nanti kita ke perumahan kepala sekte bintang terang"kata Liman.
__ADS_1
setelah itu mereka mulai minum dan makan kue bersama di depan perumahan milik Li.
waktu cukup lama berlalu mereka berbincang di depan perumahan itu,setelah itu mereka memutuskan untuk menuju ke perumahan kepala sekte bintang terang.