
"Sebelum anda pergi apakah ada yang ingin anda sampaikan selain dari isi Pesan tersebut"tanya pembawa acara tersebut pada Li
"Mungkin ada sedikit tambahan dari isi pesan tersebut, Dunia tidak akan tunduk kepada orang-orang yang selalu membuat masalah di dalamnya, jika anda merasa dunia anda semua sangat sulit jadilah orang baik, terima kasih"kata Li berbicara di mikropon yang dia ambil dari pembawa acara itu sebelum turun dari panggung besar itu
Li kemudian kembali duduk di tempatnya di sebelah Zain dan teman-temannya yang lain, satu persatu memberikan ucapan selamat kepada Li
Acara pun berlanjut, Zain mendapat peringkat ke dua, diikuti Gino, Shanti,Lila,Lisa,Len,Nina, dan dua orang lainnya dari Mahasiswa Jurusan lain
Acara wisuda tersebut berlangsung dengan pembagian Map wisuda dan sebagainya, selama dua jam lebih terus menerus pembagian itu berlanjut dengan banyak mahasiswa maju kedepan Satu persatu
"Acara selanjutnya sambutan dari pembangun kampus, rektor kampus dan dosen pembimbing, kami persilahkan"kata pembawa acara setelah acara pembagian Map dan toga wisuda
Rektor kampus menyuruh Dani memberikan kata sambutan lebih dulu untuk menghormati pembangun kampus tersebut
"Terima kasih buat semuanya karena saya tidak menyangka akan mempunyai kesempatan untuk berbicara dan berhadapan dengan banyaknya orang di sini, untuk maksud kedatangan saya kesini adalah karena kelima calon istri cucuku ada berkuliah di kampus dunia bisnis ini, karena kalian semua sudah tau siapa saya jadi tidak perlu lagi saya memperkenalkan diri, selamat bagi semua mahasiswa karena memperoleh kelulusan yang memuaskan, sekian terima kasih"kata Dani memberikan pidato panjang lebar
Setelah itu pidato selanjutnya dari rektor dan di ikuti oleh dosen-dosen yang ada di panggung itu,beberapa menit berlalu baru semua kata sambutan selesai, setelah acara sambutan tersebut baru acara Terakhir ucapan perpisahan dari organisasi BEM
Setelah upacara wisuda selesai baru semua orang bubar dan keluar dari auditorium itu satu persatu,begitu juga dengan Li dan Zain keluar, di lapangan besar itu Li dan Zain duduk berdua melihat semua mahasiswa lain asik berfoto bersama dengan keluarganya
"Saudara Li ayo kita berfoto berdua"kata Zain
Li menuruti dan mulai berfoto berdua saja dengan zain
"Kalian berdua terlihat senang tanpa kami"kata seorang perempuan mendatangi Li dan Zain saat asik berfoto bersama perempuan tersebut adalah Kelima calon istri Li yang di ikuti oleh Dani,Riska dan sepuluh pengawal Dani
"Iya sepetinya kalian berdua tidak butuh bersama kami"kata Riska
"Selamat tuan muda atas kelulusan"kata sepuluh pengawal Dani serempak
Dengan suara besar seperti itu semua orang yang sedang asik berfoto terkejut dan mulai melihat ke arah suara tersebut
"Kalian tidak bisa menjaga privasi"kata Zain melihat kebelakang bersama dengan Li
"Sudah sebaiknya kita foto bersama"kata Li
__ADS_1
Setelah itu Li mulai berfoto satu persatu dengan mereka, begitu juga dengan Zain
"saudara Gani bisakah saya minta tolong padamu sebentar"kata Li melihat ke arah gaji yang tidak jauh dari tempat itu
"Nah Pah tunggu sebentar ada kawanku yang memanggil"kata Gani kepada orang tuanya setelah itu Gani menghampiri Li dan Zain
"Apa yang bisa saya bantu saudara"tanya Gani saat sampai di depan Li dan yang lainnya
"Tolong bisakah mengambil gambar untuk kami satu atau dua kali"kata Li
"tentu bisa mana hp kalian"kata Gani
"ini"kata Li dan semuanya serempak menyodorkan hpnya
"Sudah pakai hp ku saja nanti aku kirim kepada kalian"kata Zain memberikan hpnya kepada Gani
Setelah itu Gani mulai mengambil gambar Li dan semuanya yang berbaris, setelah beberapa saat banyak gambar yang sudah di ambil oleh Gani
"Tuan dan nona bisakah saya berfoto bersama kalian berdua"kata Gani kepada Dani dan Riska
Setelah itu Zain mengambil gambar dengan hp Gani beberapa gambar di ambil setelah itu Gani minta pamit menuju orang tuanya
"Bagaimana sekarang kalian sudah lulus, apa kalian akan lanjut kuliah atau melanjutkan Bisnis keluarga"kata Dani kepada Li Zain dan kelima calon istri Li
"Nanti kita pikirkan di rumah, sebaiknya kakek dan yang lainnya segera kembali"kata Li melihat banyak orang yang memperhatikan mereka
"Baiklah ini sudah siang kami akan kembali lebih dulu"kata Dani sambil mengajak Riska dan kelima calon istri Li
Setelah Dani,Riska, kelima calon istri Li dan pengawal pribadi Dani pergi bersama baru Li dan Zain juga pulang ke rumahnya di kampung harapan
Karena jarak yang tidak jauh beberapa menit saja Li dan Zain sudah sampai di rumah, setelah sampai Li dan Zain menuju ke rumah masing-masing, semenjak Zain sering membawa pacarnya pulang ke rumah jadi Zain waktu istu tinggal sendiri di sebelah rumah yang juga Li beli waktu itu
"akhirnya aku lulus juga, apa yang harus aku lakukan Nanti"kata Li Kepada dirinya di kamar rumahnya sambil tiduran
tak lama Li berpikir, Li kemudian keluar duduk di atas balkon rumah
__ADS_1
"Saudara Zain apa kamu sibuk"teriak Li dari atas balkon rumah
"Tidak, aku baru saja selesai mandi"balas Zain dari dalam rumah
setelah beberapa menit akhirnya Zain keluar dari rumahnya dan melihat Li di atas sedang duduk melamun
"Hai Saudaraku apa yang sedang engkau pikirkan"tanya Zain melihat Li sedang melamun memandang lurus kedepan
"Tidak ada, apa kita sebaiknya kembali ke kediaman"kata Li
"Menurutku sih seperti itu, dari pada disini sudah tidak ada kerjaan lagi"kata Zain
"Apa kita sebaiknya lanjut kuliah lagi"kata Li lagi
"untuk apa, bukankah kamu berjanji setelah kuliah ini akan menikah"kata Zain
"Astaga aku lupa"kata Li mengingat janjinya waktu dulu pada Dani dan kelima calon istrinya
"Dasar, kalo sampai kelima calon istrimu tau bagaimana jadinya nanti"kata Zain
"hahahaha tenang saja, kan kamu sudah mengingatkanku"kata Li sambil tertawa
"jadi kapan kita akan kembali"tanya Zain
"bagaimana dua hari lagi"kata Li
"Ada urusan apa lagi disini"tanya Zain
"sebaiknya kamu naik dan duduk bersamaku di atas sini, sampai kapan kamu disana"kata Li
"baiklah"kata Zain setelah berkata seperti itu bukannya lewat tangga tapi Zain malah langsung terbang ke atas tempat Li berada
"Kalo sampai orang lain melihat bagaimana nantinya"kata Li melihat Zain terbang dan sudah duduk di sampingnya
"Coba aku lihat, sepertinya tidak ada yang melihat"kata Zain melihat sekeliling jalan depan rumah yang tampak jalan itu kosong
__ADS_1
"Terserah kamu saja"kata Li