PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
BELAJAR DARI BUKU OBAT


__ADS_3

pagi..


seperti biasa Li bangun pagi dan melakukan kegiatan di dalam kamarnya seperti biasa dan seperti biasa dia hanya duduk dan melamun kan apa yang akan dikerjakannya hari ini.


sedangkan 3 hari lagi acara pernikahan para pengawal kakeknya apa yang akan Li berikan kepada mereka karena mereka sering membantu Li selama berada di dalam keluarganya.


"Ah tidak perlu ku pikirkan itu urusan kakekku, itu adalah pengawal pribadinya"kata Li di dalam kamarnya tidak terlalu peduli terhadap pernikahan pengawal pribadi kakeknya


Ketika jam 7 seperti biasa Li ke ruang makan untuk sarapan sedangkan kakeknya sudah ada di sana bersama pengawal pribadinya.


Li hanya menghiraukan mereka dan duduk di tempat biasa dia duduk menunggu sarapan di sajikan oleh pelayan.


"Cucuku apa yang akan kau berikan sebagai hadiah untuk pengawal ku nanti kalo menikah....?"tanya Dani ke Li tiba-tiba.


"Kakek aja yang memberikan mereka aku masih sangat muda, dan belum mengerti arti pernikahan di dunia ini"jawab Li

__ADS_1


"mmmmmm tidak kah kau merasa tidak peduli sama mereka sama sekali"paksa Dani sambil menatap Li


"Lebih baik aku tanyakan sekalian, Kalian semua apa yang ingin kalian mau sebagai hadiah pernikahan kalian"tanya Li kepada seluruh pengawal pribadi Dani


"tidak perlu tuan muda, ucapan selamat tuan muda lebih berarti bagi kami"jawab Raka sebagai pemimpin pengawal


"oke kalo itu mau kalian, jangan salahkan aku tidak memberikan hadiah sama sekali"kata Li tegas


"dasar cucu kurang ajar ini taunya mengambil keputusan sendiri"gumam Dani dalam pikirannya.


"Kemana kamu akan pergi hari ini...?"tanya Dani ketika melihat Li berdiri untuk pergi.


"Tidak ada Kakek kepo, aku hanya akan belajar di kamar hari ini"jawab Li dan langsung pergi.


setelah masuk ke kamarnya Li mulai berpikir apa yang akan dia lakukan hari ini.

__ADS_1


"Sebaiknya aku masuk ke dalam laut kesadaran ku dan melihat buku yang satunya yang di berikan dewa kepadaku waktu itu"kata Li di dalam kamarnya sendiri


setelah duduk Li mulai masuk kelaut kesadarannya dan membuka buku setengah abadi tingkat Langit di dalam laut kesadarannya.


setelah lama dan membaca buku itu Li mulai sadar akan buku itu.


"ini hanya buku tentang segala obat yang ada,tapi untuk mencari bahannya saja tidak ada di dunia luar ini ,harusnya mungkin ada di dalam sekte dan di hutan belantara itu"kata Li di dalam laut kesadarannya.


setelah keluar dari laut kesadarannya Li melihat jam dan waktu sudah sangat cepat berjalan padahal dia masuk pagi tapi kenapa dia keluar dari laut kesadarannya sudah malam dan hampir jam makan malam.


Li hanya termenung dan tidak merasa lapar sama sekali karena merasa baru saja dia masuk kelaut kesadarannya tapi ternyata di dunia luar sudah menjelang malam.


setelah berpikir sejenak Li memutuskan untuk tidur dan tidak keluar makan malam karena merasa baru saja dia makan sarapan bagaimana mungkin dia akan makan Lagi.


Li hanya tidur biasa di atas kasur mewah miliknya dan tak sadar sendiri bahwa Li kembali tertidur di tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2