
"Sepertinya ini adalah masalah kemenangan siapa yang bisa menang terbanyak bisa mendapat peringkat,yang lebih tinggi"gumam Li dalam pikirannya sambil melihat para master sekte berbincang menentukan siapa yang akan bertanding duluan.
"Untuk menentukan siapa yang bertanding kami sudah siapkan nama di dalam kotak ini dan kami akan mengundi siapa yang bertanding, siapa namanya yang keluar dari undian akan bertanding.pertama Zain Long melawan.....Li Chang Rettes, silahkan menuju ke arena"kata Cakra sambil membuka lembaran di tangannya yang dia ambil dari kotak tersebut.
mendengar itu semua murid dan master ternganga karena mereka tau kekuatan Zain Long sebagai murid bintang dan mereka tau bahwa Li tidak bisa di anggap remeh.
Li dan Zain sudah ada di arena sedang saling menatap satu sama lain tidak banyak bicara.
"untuk aturan, seperti biasa siapa yang tidak mampu melawan lagi akan kalah,Mari kita mulai pertandingan pembuka hari ini"kata Cakra sebagai juri dan menyingkir dari arena.
"Seperti yang di rumorkan aku tidak bisa menganggap mu remeh, mohon bimbingannya"kata Zain menyiapkan kuda-kuda siap menyerang.
"Aku juga tidak menyangka akan berhadapan langsung dengan murid bintang dan sekaligus murid inti peringkat satu, mohon bimbingannya"kata Li juga menyiapkan kuda-kuda miliknya
__ADS_1
Zain menyerang Li dengan berbagai jenis jurus tingkat Langit miliknya dan Li hanya bertahan dari serangan Zain dengan menggunakan jurus pelindung tubuh surgawi tingkat Langit miliknya, pertempuran itu terlihat Zain lebih banyak meluncurkan serangan kepada Li, sesekali Li terpukul mundur tapi tidak sampai membuatnya terluka karena menahan jurus tingkat Langit milik Zain.
"kenapa kamu tidak menyerang ku"kata Zain yang sedang masih berusaha menyerang Li
"baiklah, mohon bimbingannya"kata Li sambil menyatukan tiga jurus miliknya yaitu jurus tendangan, jurus tangan kilat dan jurus Peringan tubuh untuk mempercepat gerakannya dalam sekejap mata Li sudah memukul Zain dari segala arah, gerakan Li sangat cepat sehingga Zain sulit untuk menghindarinya,para murid dan master juga merasa mereka sulit menebak arah pergerakan Li selanjutnya.
setelah menyerang Zain cukup lama dan Zain hampir merasa terpojok oleh Li, Zain mengeluarkan pedang dari sarung yang ada di pinggangnya, dengan cepat Zain mulai juga menyerang Li, Li yang melihat pedang itu mulai menghindari serangan Zain yang menggunakan pedang,pertarungan masih berlanjut Li masih menghindari pedang Zain dengan cepat.
"sangat sulit untuk menghadapinya dan melukainya walaupun aku menggunakan tehnik pedang terkuatku"gumam Zain saat masih menyerang Li
Kemudian Li berpikir dan masih menghindari serangan Zain, Li menggunakan elemen cahaya miliknya dalam sekejap mata yang tidak dapat di lihat dia sudah ada di belakang Zain dan menggunakan jurus tangan kilat tingkat surgawi miliknya dan memukul Zain dengan cepat tidak dapat di lihat oleh mata karena jurus itu menggunakan elemen cahaya. Zain tampak terdiam di arena dan Li sudah berhenti menyerang dan semua murid dan master tampak heran apa yang terjadi.
uhukkk uhukkkk
__ADS_1
uhukkk uhukkk
Zain memuntahkan banyak darah dari mulutnya dan mulai berlutut karena rasa sakit di sekujur tubuhnya karena serangan Li.
"Aku menyerah"kata Zain dengan sedikit masih sulit untuk bicara.
"Telanlah pil ini seluruh tubuhmu akan sehat kembali"kata Li sambil memberikan pil kepada Zain yang sebelumnya Li mengeluarkan pil itu dari gelang ruang miliknya.
"terima kasih "kata Zain saat merasa tubuhnya kembali sehat dengan cepat.
Li memberikan Zain pil penyembuh tingkat kultivasi kekuatan ilahi tingkat atas.
"Pemenangnya adalah Li Chang Rettes "kata Cakra saat sudah berhenti dari keterkejutannya melihat pertandingan Li.
__ADS_1