PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
RUANGAN PIKIRAN KEMATIAN


__ADS_3

"Selamat datang di ruangan kematian Di ruangan ini kalian akan di hadapkan oleh pikiran kalian masing-masing, bagi siapa yang lolos akan lanjut ke babak berikutnya"kata sebuah suara yang tiba-tiba muncul di ruangan itu.


Setelah suara itu berhenti Li merasakan sesuatu di pikirannya dan muncul dipikirannya bahwa tentang banyak keburukan tentang kehidupan, Li di suguhkan tentang tusukan berbagai pedang di tubuhnya di dalam pikirannya, juga berbagai hal mengerikan seperti dia disiksa dengan berbagai jenis penyiksaan, seperti terbakar di dalam api, kepalanya terpotong,semua anggota tubuhnya tercabik oleh hewan dan di makan dan berbagai pikiran tentang kematian, membuat Li merasa pusing dan ingin melakukan bunuh diri saat itu juga tapi Li menahannya, begitu juga dengan seluruh peserta yang ada disana.


"ahkkkhhhkkkk


"ahhhhkkkkkk


"ahhhhhkkk


teriakan di ruangan itu bergema semua murid yang ada di sana, termasuk Li juga berteriak keras.waktu terus berlanjut sampai beberapa jam dan semua orang yang ada di sana mampu menahannya termasuk Li.


setelah pikiran mereka di ganggu seperti itu selama beberapa jam semuanya masih selamat dan sebuah pintu terbuka, satu persatu orang memasuki pintu itu termasuk Li.


"Itu adalah siksaan yang sangat pedih,aku hampir tidak bisa menahannya"gumam Li dalam pikirannya saat mengingat kejadian di ruangan itu.


Setelah pintu terbuka dan semua murid masuk disana hanya ada lorong panjang.


"Hampir saja aku bunuh diri"kata Shanti yang ada di dekat Li


"iya"kata Li sambil melihat keadaan sekitar.


Rooooaaaaaaaaarrrrrddr


suara hewan datang dari balik pintu dan menatap semua orang yang ada di sana.hewan seperti dinosaurus besar. dengan level lima belas, atau setara dengan kultivasi kekuatan ilahi tahap tiga.

__ADS_1


"ini cuma hewan best biasa aku bisa membunuhnya"kata seorang yang ada di sana sambil melancarkan serangan ke hewan itu.


bammmmmmmm


tapi tidak di sangka orang itu tidak mampu melukainya sedikitpun.


"sebaiknya kita lari saja Shan dari pada jadi makanan hewan ini"kata Li sambil berlari mengajak Shanti


semua orang yang melihat Li berlari juga mengikuti ya.


mereka semua ikut berlari tapi hewan best itu tetap mengejar mereka, ada yang menggunakan kecepatannya untuk berlari dan dengan cepat menyalip Li.


"ayo kita gunakan kekuatan untuk lari"kata Shanti kepada Li


"tidak aku yakin hewan ini tidak akan menyerah jadi sebaiknya kita menghemat tenaga"kata Li


"apa yang saudara Li katakan benar, hewan ini yang dulu aku temui dan mengejar ku selama tiga hari berturut-turut jadi jangan memaksakan diri kalian untuk berlari dengan tenaga, lebih baik kita menghemat tenaga selama beberapa hari kedepan"kata Zain Long yang sudah ada disana bersama murid yang dulu pernah ikut juga dalam pertandingan itu.


Li , Shanti, Zain dan yang sepemikiran berlari bersama dengan meninggalkan hewan itu sedikit demi sedikit menjauh.


"Ada bangunan di seberang sana, ada gelang emas, guci emas dan banyak lagi"kata Li berhenti saat melihat ke arah bangunan di seberang dari jalur tempat dia berada.


"Terakhir kali aku di sini berapa orang yang gagal saudara Li harap jangan terjebak karena lihat jaraknya dan angin sangat kencang di jurang ini"kata Zain Long.


"Benar apa yang di katakan Saudara Zain sebelumnya juga memang begitu"kata zi Lang di sebelah Zain.

__ADS_1


"Ayo kita pergi aku tidak mau kamu dalam bahaya"kata Shanti juga membujuk Li


"kalian pergilah dulu"kata Li


"Saudara Li aku sudah mengingatkanmu aku jalan dulu hewannya mungkin sudah tidak jauh dari sini, hati-hati lah"kata Zain Long sambil berlari meninggalkan Li bersama dengan yang lainnya sedangkan Shanti diam menatap Li


"Tunggu sebentar"kata Li ,setelah itu Li terbang melawan angin kencang itu berlawanan arah, Li menggunakan kecepatan cahaya dengan elemen cahaya miliknya dan menggabungkannya dengan jurus Peringan tubuh dan Li sampai di bangunan kuno itu.


"Mmmm banyak sekali barang berharga di bangunan ini" kata Li melihat barang yang ada di bangunan itu ada gelang emas cincin emas dan sebagainya


Lalu Li mengambil semuanya dan memasukkannya kedalam gelang ruang miliknya lalu Li kembali terbang ke arah Shanti dengan cepat.


"Itu sepertinya suara hewan itu, ayo lari"kata Li sambil menggenggam tangan Shanti.


Shanti hanya mengikuti Li sambil memegang erat tangan Li, Li dan Shanti berlari dan terus berlari tak lama menemukan orang yang sedang istirahat karena kelelahan dia adalah teman-teman Shanti dari sekte bulan yaitu Rio Qin dan yang lainnya.


"Sebaiknya kalian berdiri karena hewan itu sudah dekat, kalo kalian mau mati disini kalian bisa duduk diam"kata Li menakuti orang-orang itu.


"tidak aku tidak akan mati disini"kata Rio Qin langsung lari secepat kilat menggunakan tenaga qi dan elemen miliknya begitu juga yang lainnya.


"Kamu ini suka mengerjai orang"kata Shanti menatap Li


"hahahaha maaf, siapa suruh mereka menyukaimu"kata Li dengan bercanda


"sudah ayo kita lari lagi"kata Shanti yang kali ini menarik tangan Li, Li hanya mengikuti saja.

__ADS_1


tak lama berlari Li bertemu dengan Zain Long dan teman-teman lainnya.


__ADS_2