
Pagi...
jam 7 pagi Li terbangun dan melihat Lisa menyiapkan sarapan di meja makan dan Li langsung menuju ke meja makan dan duduk di sana.
"sepertinya tuan muda tidur dengan nyenyak"kata Lisa yang sambil menyiapkan makanan untuk sarapan.
"iya ..karena semalam ada wanita sangat cantik membuat hatiku berdebar-debar dan membuatku sangat senang jadi ini pertama kalinya aku tidur dan bangun cukup siang"kata Li menggoda Lisa
mendengar ucapan Li membuat Lisa kembali dengan wajah tomat yang sangat merah. dan menuju ke kamarnya. dan menutup pintu.
"hei apa kamu tidak ikut sarapan, kenapa kamu lari"kata Li yang melihat Lisa lari menuju kamarnya.
di balik pintu Lisa masih dengan muka merah karena gemetar baru pertama baginya jatuh cinta.
"hahaha kenapa dengan muka ku ini "kata Lisa di dalam kamarnya sambil melihat cermin
setelah beberapa waktu Lisa keluar dari kamar dan duduk di meja makan tanpa peduli terhadap Li yang duduk di sana.
Li yang sedang makan hanya diam melanjutkan sarapan paginya.
setelah makan Li masih memandangi Lisa dengan senyum-senyum sendiri.
"akh sial aku tidak bisa menahannya lagi"gumam Lisa dalam pikirannya sambil melihat Li yang senyum-senyum sendiri.
__ADS_1
"Sudah jangan melihatku terus-terusan tuan muda,nanti aku akan jatuh cinta padamu"kata Lisa menatap Li.
"baguslah itu yang aku inginkan"kata Li sambil tersenyum.
setelah sarapan selesai mereka menuju ke ruangan manager hotel dan Li meminta izin untuk membawa Lisa pergi, bisa saja Li membawa Lisa pergi tanpa memberi tahu manager hotel tapi nanti akan membuat masalah bagi manager itu jadi Li berinisiatif untuk meminta izin ke manager tersebut.
setelah selesai mengurus pengunduran diri Lisa dari hotel Li berjalan menuju tempat parkir bersama Lisa di belakangnya.tak lama mereka sampai di tempat parkir biasa bukan di tempat parkir khusus, jadi Li langsung menuju mobilnya yang terparkir di sana.
Lisa yang melihat mobi mewah itu terkejut.
"hei kenapa kamu diam saja ayo masuk ini hanya mobil biasa"kata Li sambil menyuruh Lisa masuk.
"Mobil biasa katamu, ini ini ini Mobil Aston Martin viktor dan harganya puluhan milyar"kata Lisa yang terkejut.
"aku tidak tau kalo ini harganya puluhan milyar tapi untung saja aku tidak membawa mobil yang harganya ratusan milyar, jadi kamu tidak perlu pingsan di sini"kata Li memandang Lisa sambil menggoda Lisa
setelah Li dan Lisa masuk Li menyetir mobilnya dengan sangat kencang di pinggiran kota menuju pantai dan ketika sampai ke kota Li melambatkan laju mobilnya,karena takut hal yang sama terjadi,sore merek sampai di depan gerbang rumah.
Tak lama mereka sampai di depan gerbang tinggi sekitar 20 meter mobil Li masuk ke dalam setelah gerbang terbuka dan Lisa yang melihat kemegahan di dalam tembok itu terpana karena seperti istana.
"kamu tidak usah merasa heran ,aku juga pertama kesini dulu merasa begitu, ayo turun biarkan aku perkenalkan ke kakek ku "kata Li sambil menghentikan mobilnya di depan pintu rumah sambil menyuruh Lisa turun.
Dani dan 10 pengawal pribadi yang mengetahui kedatangan Li mereka menunggu di depan rumah itu.
__ADS_1
seorang wanita cantik turun lebih dulu dan Dani mengernyitkan dahinya, setelah itu Li turun dari mobil itu.
"Sudah berani bermain dengan wanita kamu rupanya,jadi kakek tidak akan memberikan apapun kepada kamu apapun pergi dari rumah ini"kata Dani yang melihat Li keluar dari mobil dengan wanita cantik.
sedangkan para pengawal pribadi Dani di belakang Dani memberikan jempol kepada Li.
"Dasar kakek tua bau tanah, jangan menuduhku yang tidak-tidak mana mungkin aku melakukan hal kotor sebelum menikah"kata Li menentang perkataan Dani.
Lisa dan para pengawal pribadi Dani menahan tawa karena Dani di sebut begitu sama cucunya sendiri.
"Terus siapa wanita cantik ini....?"tanya Dani yang memandang Li yang sedang berjalan menujunya.
"sini Lis aku kenalkan ke kakekku, ini namanya Lisa resepsionis di hotel pinggir tempatku kemarin menginap dia hampir di lecehkan sama Zu Monte di sana jadi aku menolongnya"kata Li sambil menyuruh Lisa mendekat dan menjelaskan apa yang terjadi di hotel.
"sini kamu sangat cantik.kamu jadi cucu kakek saja" kata Dani menghampiri dan sambil memegang tangan Lisa
"Enak aja lepaskan tanganmu, darinya dia akan menjadi calon istriku nanti"kata Li sambil melepaskan tangan kakeknya dari tangan Lisa.
"mmmmmmmm baiklah aku akan setuju tapi bagaimana dengan Lisa ini" kata Dani
"Aku......terserah kakek saja"kata Lisa tidak membenarkan ucapan Li.
"hahahaha hahahaha bocah kau dengar apa kata gadis cantik ini,kalo aku belum setuju dia tidak akan mau sama kamu"kata Dani.
__ADS_1
"sampai kapan kakek akan menghadang kami berdiri disini ,kak Raka parkir kan mobil ini,aku akan masuk dulu kek aku mau istirahat sebentar"kata Li sambil berjalan masuk meninggalkan Lisa dan kakeknya di sana.
setelah masuk ke kamar Li mandi dan tertidur sampai malam dan tidak ingat kalo besok hari pernikahan pengawal pribadi kakeknya.