PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
MENUNGGU MASTER ZAO FILER


__ADS_3

Pagi...


Pagi seperti biasa Li terbangun cukup pagi sekitar jam 5 pagi,setalah mandi Li menuju kamar sebelah tempat Lisa berasa, Li membunyikan bel di kamar tersebut tapi Lisa tidak kunjung ke luar.


"mungkin dia masih tidur"gumam Li setelah cukup lama membunyikan bel.


Li berbalik ingin menuju ke tangga untuk turun tapi tak di sangka Lisa sudah membuka pintu dan melihat Li turun dari tangga dan Lisa bergegas menghampiri Li.


"Ada apa kamu mencari ku pagi sekali"kata Lisa yang sudah di belakang Li.


"tidak ada,aku hanya ingin berpamitan, dan mungkin seperti kata kakek aku tidak bisa kembali dengan cepat"kata Li sambil berbalik menghadap Lisa di tangga rumah.


"sebaiknya kita ngobrol di ruang keluarga ada banyak hal yang mungkin kamu ingin tanyakan"lanjut Li


setelah berbicara seperti itu Li berbalik turun dari tangga dan menuju ke ruang keluarga sedangkan Lisa hanya ikut di belakang Li dengan banyak pertanyaan di kepalanya.


tak lama Li dan Lisa sampai di ruang tamu dan hanya mereka berdua di sana tidak ada orang lain yang bangun waktu sepagi ini.

__ADS_1


"Apakah benar ada sekte di negara ini..?"tanya Lisa yang baru sada duduk di sopa berhadapan dengan Li


Li yang mendengar itu mulai menjelaskan tentang segala hal yang dia dengar dari kakeknya sebelumnya dan tidak ada yang dia sembunyikan kecuali kekuatan yang dia miliki.


"ouhhh seperti itu"kata Lisa mendengar cerita Li yang panjang lebar.


"iya tapi kamu jangan khawatir aku pasti kembali kesini"kata Li menatap Lisa dan Lisa yang mendapat tatapan seperti itu mulai memerah pipinya.


"si si siapa juga yang mengkhawatirkan mu, sudah aku sangat lapar ingin sarapan"kata Lisa sambil menyela ucapan Li.


mereka berdua berjalan menuju ruang makan dan Dani sudah duduk di sana,melihat kedatangan Lisa dan Li Dani hanya menatap Lisa dengan senyum sedangkan tidak melihat Li sedikitpun.


"Sini cucuku yang cantik dan manis duduk di dekatku"kata Dani memanggil Lisa


sedangkan Li hanya pergi ke tempat duduk biasa yang dia tempati.


"Syukurlah kakek bisa bahagia karena tak merasa terbebani dengan kepergian ku"kata Li sambil duduk dan menatap Dani.

__ADS_1


sedangkan Dani yang mendengar kata Li hanya menghiraukannya dan asik mengobrol bersama Lisa.


makanan pun sudah selesai di siapkan untuk sarapan mereka tanpa aba-aba mereka mulai makan dan hanya terdengar sendok dan garpu beradu dengan piring.


setelah selesai makan mereka masih duduk dan diam sambil melihat pelayan membersihkan meja makan.


"Sebaiknya kita ke ruang tamu menunggu kedatangan Master Zao filer dan cucunya"kata Dani mengajak Li dan Lisa ke ruang tamu.


setelah berjalan tak lama mereka duduk dan santai di sopa ruang tamu. Li melihat Dani dan Lisa saling mengobrol seperti cucu yang sudah lama menghilang tapi Li hanya menghiraukan dan mulai memejamkan matanya sambil bersandar di sopa.


Li merasakan kehadiran Master Zao filer dari akal kesadarannya, tidak jauh lagi mereka sampai ke kediamannya bersama seorang yang sebaya dengan Li.


"mungkinkah dia kesini juga"gumam Li dalam pikirannya sambil membuka matanya.


"Ada apa denganmu seperti sedang memikirkan sesuatu"tanya Dani yang melihat Li membuka matanya tiba-tiba


"Tidak ada"jawab Li sambil menatap Dani.

__ADS_1


__ADS_2