
keesokan paginya Li terbangun cukup pagi sama seperti hari sebelumnya setelah membersihkan diri dengan elemen yang Li kuasai Li tidak terlalu perlu ke kamar mandi hanya perlu menggunakan elemen air untuk membersihkan diri, elemen angin dan api untuk mengeringkan pakaian.Li duduk termenung di kursi di kamar memikirkan apa yang akan dia lakukan.
"setidaknya aku harus menguasai semua jurus di buku tingkat Langit yang aku miliki"kata Li sambil memejamkan matanya dan masuk ke dalam laut kesadarannya.
Li masuk ke laut kesadaran miliknya dan di sana dia membaca semua 3 jenis jurus yang tersisa yang belum Li pelajari,yaitu dari jurus tendangan surgawi, tangan kilat surgawi dan pedang naga surgawi, semua jurus itu tingkat Langit dan hanya kultivasi fana surgawi tahap 3 ke atas yang dapat mempelajarinya, Li terus membaca buku jurus dengan memahami setiap gerakan yang ada pada jurus pada buku itu.
"selesai sudah tentang semua jurus, tapi yang mengherankan kenapa setiap aku membaca selalu seperti tertanam ke dalam pikiranku"kata Li sambil berpikir di dalam laut kesadarannya.
Tak lama Li menyadarkan dirinya di dunia nyata dan ternyata seperti sebelumnya, hari sudah siang hampir menjelang sore saat Li keluar dari laut kesadaran miliknya.
Li tau karena saat dia berada dalam laut kesadarannya waktu berlalu lebih cepat di dunia nyata.
Tok....tok....tok....
Suara pintu Li di ketok, menyadarkan Li akan lamunannya setelah itu Li membuka pintu kamar dan melihat den sing ada di depan kamar.
__ADS_1
"Ada apa saudara den...?"tanya Li saat melihat den sing
"Kata master bagian murid dalam kapan kamu berencana menempati perumahan murid nomer satu di murid dalam"kata den sing.
"Emang ada kamar bagi setiap peringkat di murid dalam"tanya Li
"ada,,,, setiap peringkat mempunyai kamar masing-masing dari peringkat satu dan peringkat 101 yang sekarang, dan aku menempati peringkat ke delapan di murid dalam"kata den sing.
"Aku tidak bisa langsung berencana karena aku akan ikut pertandingan merebut kursi di murid inti jadi katakan kepada master pengawas murid dalam"kata Li
"Baiklah jika seperti itu, tapi saudara Li hati-hati, karena kekuatan murid inti hampir sama seperti master sekte kecuali kepala sekte"kata Den sing dengan gugup.
"begini sebenarnya Kakaknya Roma Rom ada di peringkat dua murid inti, dan mungkin saja kakaknya Roma Rom akan balas dendam kepada saudara Li karena telah menghajar adiknya"kata den sing
"jangan khawatir anakku jika aku sekali pun melawan Li aku tidak akan mampu mengalahkannya"kata laki-laki tua yang datang dari belakang den yang tidak lain adalah Juan sing.
__ADS_1
"salam master, apa yang membuat master begitu...."kata Li terpotong saat melihat kultivasi master Juan yang sudah menerobos ke fana surgawi tahap awal atau tahap pertama.
"Hahaha seharusnya aku menyembunyikan ini, dan tidak menunjukkannya padamu"kata master Juan.
"Apa yang ayah......."kata den sambil berbalik tapi berhenti juga bicara saat melihat kultivasi Juan.
"Selamat master karena telah menerobos tingkat fana surgawi"kata Li
"selamat ayah sekarang sudah berada di tingkat fana surgawi sekte"kata den sambil melihat ayahnya dengan kagum.
"sudah-sudah, maaf Li aku mengganggumu tapi ada beberapa master ingin bertemu denganmu di ruang pertemuan"kata Juan kepada Li
"apa ada yang terjadi master...?"kata Li
"tidak,,,, hanya saja mereka mampu mengendus tingkat kultivasi ku jadi mereka berencana membeli pil itu juga"kata master Juan
__ADS_1
Setelah itu Juan mengajak Li keruang pertemuan di aula obat dan di sana sekitar sepuluh lebih master sudah menunggu kedatangan Juan.
"Maaf saudara-saudara ku aku sedikit lama"kata master Juan saat membuka pintu dan di belakangnya ada Li dan den yang mengikuti.