PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
BERKELILING PASAR


__ADS_3

"Baik, anakku tolong berikan kunci rumah ini dan rumah sebelahnya"kata Riko kepada Rino anaknya


"ini kunci untuk rumah ini, dan ini untuk rumah sebelahnya saudara Li"kata Rino memberikan kunci itu kepada Li


"Kata paman, anak paman sedang sakit"tanya Li


"oh iya itu, ini Rino anak paman yang pertama, anak paman kedua perempuan namanya Rini dia sedang sakit, dan yang terakhir namanya Rano masih kelas lima SD"kata Riko


"ouh jadi begitu, semoga anak paman cepat sembuh"kata Zain


"iya semoga anak paman cepat sembuh"kata Li juga


"baiklah jika tidak ada lagi, paman dan Rino akan kembali ke rumah dulu, rumah kami tidak jauh dari sini dan sering seringlah berkunjung"kata Riko sambil berjalan bersama dengan Rino keluar rumah itu


Setelah kepergian Riko dan Rino, Zain dan Li berkemas di dalam rumah baru yang baru saja di beli, Li dan Zain sama sama mulai merapikan barang bawaan mereka di kamarnya masing-masing


Sampai malam hari tiba mereka baru selesai menyelesaikan membereskan barangnya masing-masing


"Saudara Zain, mandilah lebih dulu, nanti setelah kita mandi kita keluar mencari makan"kata Li


"Tumben sekali kau baik saudara Li"kata Zain menuju kamar mandi dan mandi lebih dulu


Sedangkan Li duduk di meja ruangan kecil itu yang ada meja dan beberapa kursi di sana


setelah Zain Mandi baru Li masuk untuk mandi membersihkan diri


Setelah Li dan Zain mengganti pakaian dengan pakaian biasa yang dia beli dengan harga murah Li dan Zain keluar berjalan di pasar untuk mencari makan


"Saudara Zain bagaimana kalo kamu pindah ke rumah sebelah, atau aku yang pindah kesana"kata Li


"Apa saudara Li tidak betah tinggal bersamaku"kata Zain berpura-pura sedih


"Bukan begitu, Tapi sayang jika rumah itu kosong"kata Li


"kita belum memeriksanya, apa sebaiknya besok kita melihatnya"kata Zain


"besoklah kita Memeriksanya, kita cari makan dulu disini"kata Li


"perasaan kita tidak butuh makan tapi kenapa saudara Li pengen makan"tanya Zain


"bukan butuh tapi hanya diam di rumah saja mau ngapain"kata Li

__ADS_1


"benar juga"kata Zain


Tak lama berjalan Li dan Zain melihat paman Riko bersiap menutup toko baju miliknya, melihat itu Li dan Zain menuju ke tempat itu


"Apa paman Riko tiap malam menutup toko, bukankah malam hari banyak pengunjung"kata Li saat sudah ada di depan toko Riko


"kalian berdua aku kira siapa, iya tiap malam aku menutup toko untuk membantu istriku di rumah makan kalo malam hari di rumah makan lebih sibuk"kata Riko


"ouh begitu"kata Zain


"apa kalian berdua sedang mencari makan, jika benar mari ikut aku ke warung biar aku yang traktir"kata Riko menarik tangan Li dan Zain langsung menuju ke warung depan toko itu dan ternyata warung makan milik istri Riko tepat berada di depan tokonya


Li dan Zain pun hanya ikut setelah Riko melepaskan tangan mereka, Li dan Zain di suruh duduk menunggu di Salah satu meja makan dan Riko berjalan menuju ke arah istrinya


"Ini makanannya sudah siap"kata Riko membawa nampan makanan berbagai jenis dan menaruhnya di atas meja


"ini minuman terbaik di warung kami"kata seorang perempuan Yang datang bersama Riko


"ini istriku namanya Dena, mah ini Li dan Zain yang aku ceritakan sore tadi"kata Riko memperkenalkan istrinya


"Oh ini anak Li dan Zain, terima kasih telah membantu keluarga kami"kata Dena


"Sama-sama bibi, kami jug terbantu dengan adanya paman Riko "kata Zain


"iya sudah bibi akan melayani yang lain, silahkan kalian lanjutkan makan kalian"kata Dena setelah itu Dena pun pergi melanjutkan kerjaannya


"Iya apa kalian tidak makan, silahkan"kata Riko


"Banyak sekali makanan ini, apa paman tidak pergi membantu bibi"kata Li


"Iya paman sebaiknya pergi bantu bibi, biar kami disini tidak apa"kata Zain


"Apa tidak apa-apa,aku meninggalkan kalian berdua"kata Riko


"Ayah jangan khawatir aku akan menemani mereka"kata Rino datang dari luar warung itu


"baiklah itu ada Rino, jadi paman tinggal dulu"kata Riko lalu pergi untuk membantu Dena menyajikan makanan buat pelanggan


"Mari makan bersama saudara Rino "kata Li


"aku sudah makan, kalian berdua saja"kata Rino

__ADS_1


"Apa kerjaan saudara Rino Malam begini"tanya Zain


"aku mengantar pesanan makanan dari orang-orang"kata Rino


"Emang warung ini juga menyediakan pemesanan"kata Li sambil makan


"iya, biasanya aku sampai kewalahan dengan pesanan orang-orang kaya yang rumahnya jauh dari sini"kata Rino


"Bagaimana bisa orang-orang kaya memesan makanan disini"tanya Zain


"aku lupa, apa kalian melihat tulisan di depan warung itu tadi pas masuk yang bertuliskan lima Kota makanan, itu artinya ibuku memasak Lima makanan dari lima kota di negeri ini"kata Rino


"ouh seperti itu"kata Zain


"terus ini masakan dari daerah mana makanan yang banyak ini"tanya Li sambil melihat ke atas meja


"ini masakan spesial yang ibuku buat untuk orang-orang penting"kata Rino


"Pantas saja seenak ini"kata Zain sambil makan dengan lahapnya


setelah makan dan. Berbincang cukup lama Rino mengajak Li dan Zain berkeliling pasar, di pasar itu Li dan Zain melihat banyak warung makan dan toko-toko barang dan baju Sepanjang jalan di pasar tersebut


"ini sudah malam, aku harus kembali untuk membantu ibuku menutup warung makan"kata Rino melihat jam tangannya


"jam berapa itu, saudara Rino"tanya Zain


"ini baru jam 10 lewat, tapi ini waktu untuk menutup warung, aku pergi dulu"kata Rino berjalan kembali


"bagaiman saudara Li, apa kita akan terus berjalan menyusuri pasar ini"kata Zain


"ini masih jam sepuluh, dan di rumah juga tidak ada kerjaan, sebaiknya kita menyusuri pasar ini untuk melihat-lihat"kata Li melanjutkan perjalanan


Zain pun mengikuti Li dari belakang menyusuri setiap pasar, sampai jam dua belas malam lebih baru Li dan Zain kembali menuju rumahnya


Karena sudah jauh berjalan, Li dan Zain saat kembali semua toko di pasar itu sudah tutup semua


"saudara Zain jam dua belas malam semuanya sudah tutup, dan tidak banyak orang lagi yang berjalan di pasar ini"kata Li


"apa kita akan terbang kembali"kata Zain


"dasar taunya terbang aja, emang kamu kira di kota ini tidak ada orang yang masih bangun"kata Li

__ADS_1


"benar juga"kata Zain


Li dan Zain pun berjalan menuju kerumahnya ,tepat jam satu malam baru mereka sampai, sesampainya di rumah Li dan Zain bukannya tidur tapi malah duduk di atas balkon


__ADS_2