PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
ZAIN MEMBUNUH HEWAN BEST


__ADS_3

Li dan Zain berbicara cukup lama sampai jam sembilan malam sampai Dion, Dika, dan Susi menghampiri mereka


"maaf saudara-saudara ku kami cukup lama karena acara ini adalah perpisahan terakhir bagi kami di universitas"kata Dion duduk bersama Dika dan Susi tidak jauh dari Li


"tidak apa-apa kami juga tidak ada hal yang memberatkan"kata Zain tapi Susi menunduk dengan pipi merah


"Kalo saya boleh tau di universitas mana kalian kuliah"tanya Li


"Kami semua kuliah di universitas Dunia Bisnis, Universitas nomer satu di ibu kota, dan semua orang yang di sini termasuk anak orang kaya semua karena yang berkuliah di sana adalah bagi orang yang kaya karena biaya dan pasilitas nya sangat maju"kata Dion


"kami juga dua bulan lagi setelah penerimaan mahasiswa baru kami akan berkuliah di sana karena di ajak oleh tuan muda keluarga Rettes"kata Li berpura-pura


"benarkah, Kalian sungguh beruntung bisa dekat dengan tuan muda itu, Katanya tuan muda itu sangat baik kepada semua orang"kata Dika


" iya dia sangat baik kepada siapapun, tapi sayang sekali kami tidak pernah melihat wajahnya dan tidak tau siapa namanya"kata Dion


"sudah kita jangan bagasi itu dulu, bagaimana hewan itu muncul"kata Li


"selama seminggu lebih hewan itu selalu muncul tepat jam dua belas malam jadi kami sudah jarang tidur dan naik ke pohon bersama juga dengan teman-teman kami yang terluka parah selama seminggu, tidur di atas pohon itu kadang ada yang jatuh dan naik kembali"kata Dion


"Jangan khawatir malam ini umumkan jangan lagi tidur di atas pohon aku akan mengurus hewan itu"kata Zain


"saya percaya pada saudara Zain, Dika bisa umumkan itu kepada teman-teman kita yang lain agar mereka bisa nyenyak tidurnya malam ini sebelum kembali besok sore"kata Dion


"iya kak, aku pergi dulu untuk mengumumkannya"kata Dika pergi


"Apa kamu yakin akan melawan hewan itu sendirian, Hewan itu tidak bisa mati kalo di pukul"kata Susi khawatir kepada zain


"jangan khawatir saudara Susi , Zain ini cukup kuat"kata Li


ketika Li mengatakan itu Susi kembali memerah pipinya menatap Zain, Li, Zain,Dion,dan Susi berbincang cukup lama,satu jam lebih baru Dika kembali melaporkannya ke seluruh mahasiswa

__ADS_1


"Bagaimana tanggapan mereka"tanya Dion kepada Dika yang baru kembali


"Mereka semua percaya karena atas kejadian kemampuan saudara Zain menyembuhkan teman-teman kita yang terluka waktu itu"kata Dika


"ini sudah jam setengah sebelas jadi setengah jam lagi hewan itu akan muncul, apa saudara Zain perlu menyiapkan sesuatu"tanya Dion setelah melihat jam di tangannya


"tidak perlu khawatir, tidak perlu menyiapkan apa-apa"kata Zain


"benar kalian duduk saja dengan santai, saudara Zain akan mengurus semuanya"kata Li


"Baiklah, kami sangat berterima kasih karena kalian ada disini"kata Dion percaya kepada Zain dan Li


Mereka berlima berbincang di dekat tenda sambil menunggu Hewan best itu muncul tapi Dion, Dika dan susi melihat Zain dan Li sangat santai mengetahui tentang hewan itu membuat Dion,Dika dan Susi menjadi penasaran dengan Li dan Zain


roaaaaaaarrrrrr


roaaaaaaarrrrrr


roaaaaaaarrrrrr


roaaaaaaarrrrrr


roaaaaaaarrrrrr


"Mari kita kesana"kata Zain mengajak Li dan yang lainnya ke tepi sungai bunga harum dan benar saja rusa hewan best berukuran kurang lebih seperti seperti mobil truk meraung di seberang sungai dengan tanduk bersinar putih mengkilat


"saudara Li ini bukan level sembilan tapi ini level sebelas sama dengan Tingkat kekuatan ilahi tahap dua"kata Zain berbisik kepada Li dengan sedikit terkejut melihat hewan best di seberang sungai


"Kamu sudah berada di tingkat fana surgawi tahap pertama masa membunuh hewan ini kamu tidak mampu, bagaimana janjimu pada semua orang di belakang yang sedang menonton dan calon istrimu"bisik Li kembali pada Zain


Mendengar ucapan Li membuat semangat Zain membara

__ADS_1


"apa itu hewan yang setiap malam menyerang kalian"kata Zain dengan suara sedikit keras


"Benar tapi itu yang paling parah menyerang kami tiga hari yang lalu, apa saudara Zain bisa membunuhnya"kata Dion


"tenang aku akan membunuhnya"kata Zain mengeluarkan pedang dari gelang ruang miliknya yang bersinar Kuning keemasan


semua yang melihat itu terpana dari mana Zain mengeluarkan pedang itu, bagi mereka yang belum menempuh jalan kultivasi itu seperti sihir atau magic


Roaaaaaaarrrrrr


roooooaaaaarrrr


roaaaaaaarrrrrr


suara hewan best itu berlari di atas air dengan cepat seperti menginjak tanah saja, melihat hewan best itu maju Zain langsung juga berlari menuju air itu sama seperti hewan best itu Zain seperti menginjak tanah di Air itu


Melihat Zain maju hewan best itu langsung menanduk dengan semangat ke arah Zain, tapi Zain menghindari tandukan hewan best itu, dalam sekejap mata Zain menebas bagian tubuh hewan best itu dengan pedang di tangannya yang di gabungkan dengan elemen, Zain menebasnya tanpa menggunakan jurus membuat goresan luka di hewan best itu


mendapatkan luka hewan best itu mengeluarkan elemen dari tanduknya berbentuk bola api menyerang Zai, Zain yang tidak tau kalo hewan best itu menggunakan elemen api untuk menyerangnya hampir saja tubuh Zain terkena serangan bola api dari hewan best itu, terus menerus hewan best itu menyerang Zain dengan bola api


"sialan aku tidak bisa membuang waktu lagi, jurus tebasan pedang dewa"kata Zain mengeluarkan jurus pedang dewa yang pedangnya di selimuti elemen angin dalam sekejap Zain meningkatkan kecepatannya dan menebas leher hewan best itu menjadi dua bagian


semua orang yang melihat kejadian itu rasa tidak percaya dengan apa yang Zain lakukan kecuali Li yang hanya mengamati jurus yang dulu pernah di pakai Zain saat mereka bertemu di pertandingan, Setelah membunuh hewan best itu Zain membawa dua potongan hewan best itu dengan santainya ke dapan Li


sedangkan semua orang yang ada di sana masih bengong melihat kekuatan Zain dalan membunuh hewan itu mereka pun tersadar dan berteriak gembira karena hewan itu berhasil di bunuh


"jurus yang sangat kuno, yang tidak sedikitpun bisa mengenai ku waktu itu"kata Li menatap Zain Saat sudah di depannya dengan keributan teriakan orang di belakang Li jadi tidak ada yang mendengar percakapan mereka berdua


"hahaha maaf hanya itu jurus terkuat yang aku miliki sekarang karena saat keluar denganmu dari sekte, aku masih berada di tingkat kekuatan ilahi, dan belum menemukan buku jurus tingkat fana surgawi"Kata Zain sambil tertawa lalu memasukkan pedangnya kembali


"Sudah aku akan urus hewan best ini kamu kesana dulu hampiri mereka"kata Li sambil mulai memasukkan hewan best itu ke dalam gelang ruang miliknya

__ADS_1


sebagian orang tidak memperhatikan apa yang Li lakukan dan hanya tertuju pada Zain mereka mengucapkan satu persatu kata terima kasih kepada zain


tapi tidak dengan Dion dan Dika yang melihat Li melakukan sesuatu dan terus menatap Li apa yang sedang Li lakukan tapi tidak berani bertanya , Dion dan Dika terkejut karena hewan best itu langsung menghilang begitu saja di depan Li


__ADS_2