PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
ISTANA


__ADS_3

Li dan Zain mengobrol sambil terbang menuju bangunan yang terlihat seperti istana dari kejauhan, setelah terbang cukup lama hingga enam jam berlalu tanpa mereka sadari baru mereka sampai di dekat Bangunan yang berbentuk istana tersebut, Li dan zain memutar terbang di atas untuk mencari pintu masuk


setelah satu putaran Li melihat pintu masuk itu lalu turun di ikuti oleh Zain tepat di depan pintu masuk tersebut Li dan Zain berada


"apakah ini emas"kata Zain melihat pintu kuning seperti emas mengkilat tersebut di depannya


"Bisa jadi, tapi sekarang tidak bisa membuka pintu ini karena tidak seperti sebelumnya ada patung untuk menempelkan kalung seperti sebelumnya"kata Li


"Bagaimana kalo kita mengeluarkan lagi hewan kecil milik kita agar menemukan jalan masuk"kata Zain


"ide yang bagus"kata Li


Li dan Zain bersamaan mengeluarkan hewan kecil milik mereka


"meow meow roo roo "suara kucing kecil dan harimau kecil itu melompat kegirangan melihat pintu masuk tersebut


Li dan Zain merasa heran dengan tingkah laku hewan kecil milik mereka terlihat begitu senang


"kucing kecil bagaimana cara memasuki Bangunan ini"kata Li


"meow"suara kucing kecil itu melompat dan menyentuh pada gambar telapak tangan yang ada di pintu tersebut berjumlah dua gambar telapak tangan kiri dan kanan


"roo roo"suara harimau kecil tersebut mengangguk-nganguk


"sepertinya itu kuncinya, coba saudara Zain letakkan telapak tanganmu disana"kata Li


lalu Zain maju dan meletakkan telapak kedua telapak tangannya di pintu masuk tersebut, hingga menunggu beberapa lama pintu itu tidak kunjung terbuka

__ADS_1


"Ini akan sulit saudara Li, coba kamu saja"kata Zain berbalik ke sebelah Li


Li lalu maju dan mendekati pintu tersebut, Li meletakkan kedua telapak tangannya, begitu Li menempelkan kedua telapak tangannya Li seperti di paksa masuk ke alam kesadarannya yang ada pada tubuhnya Li lalu memejamkan matanya dan masuk ke dalam alam kesadarannya


sedangkan Zain yang melihat Li tidak bergerak dan memejamkan matanya merasa heran, karena merasa ada yang tidak beres Zain terus memanggil Li tapi kucing kecil yang ada di pundak Li menggelengkan kepalanya artinya menyuruh Zain untuk diam lalu kucing kecil itu turun dan bermain bersama harimau kecil di bawah saling bercanda


"Hei bocah kita ketemu lagi"suara di dalam alam kesadaran milik Li


"dewa keadilan"kata Li terkejut ketika membuka matanya melihat dewa keadilan ada di depannya


"Baru beberapa hari saja kita tidak bertemu kamu masih mengingatku"kata Dewa keadilan


"beberapa hari, bukankah di duniaku dan di alam atas berbeda"kata Li


"iya jika di alam atas satu hari sama dengan satu bulan di duniamu sekarang, tapi sekarang kamu berada di Alam best milik Zin Zon Manusia yang aku angkat sebelumnya memimpin dunia menuju kebaikan dan kultivasinya sama denganmu kalo tidak salah di sana hanya akan ada satu bulan baru matahari tenggelam selama satu hari penuh tapi alam best tempatmu sekarang Selama tiga hari kamu di sana sama dengan kamu satu bulan di duniamu"kata dewa keadilan


"tidak ada, serpihan ku ini memang sudah ada di istana itu dan akan tetap ada di situ menyambut pemilik baru dari alam best itu, untuk token teleportasi kamu bisa mencarinya di dalam istana berbentuk Sebuah bintang dan kamu bebas masuk dan mengirim orang masuk ke alam best dengan token yang kamu pegang nantinya, untuk menggunakannya pikirkan siapa yang kamu kirim ke alam best itu maka akan terkirim ke sana dan ada juga contoh token pengembali yang ada nanti di dekat token bintang itu itu untuk mengembalikan orang dari alam best ke duniamu"kata dewa keadilan panjang lebar


"Bukankah waktu dewa keadilan tidak banyak jadi aku ingin menanyakan satu hal, apakah bisa membunuh manusia dari sekte iblis itu"kata Li


"Untuk membunuh bawahannya kamu bisa tapi membunuh raja iblisnya hanya akan meninggalkan serpihan dan serpihan itu nantinya akan mencari pemilik baru untuk menjadi raja iblis selanjutnya, jadi kamu tidak bisa membunuhnya karena dewa kehancuran dan dewa-dewa lain telah menerapkan itu untuk menjaga keseimbangan ke hidupan dunia, waktuku sudah habis sekarang kamu bisa keluar sendiri dari alam kesadarannya"kata dewa keadilan sambil menghilang


setelah mendengar itu Li kemudian memejamkan kedua matanya dan kembali sadar dalam Dunia nyata


setelah sadar Li melihat Zain sedang duduk menatapnya dari belakang


"saudara Li apa kamu baik-baik saja"kata Zain melihat Li menoleh ke arahnya

__ADS_1


"aku baik-baik saja"kata Li dan berbaik melihat pintu istana itu terbuka


"sebenarnya apa yang terjadi"tanya Zain


"aku hanya bertemu seseorang"kata Li berbohong yang sebenarnya dia temui adalah dewa keadilan yang sudah mengangkatnya menjadi pemimpin di dunia


"dia hanya memberitahuku cara keluar dan cara masuk ke hutan best ini, ayo masuk mencarinya"kata Li


setelah itu Li dan Zain masuk bersama di temani dua hewan kecil milik mereka yang duduk di pundak mereka


masing-maisng


baru saja masuk melihat tempat itu seperti istana dengan sofa berjumlah banyak di lantai pertamanya, kemudian Li dan Zain setelah melihat bagian bawah bangunan itu baru menuju ke lantai dua menggunakan tangga yang ada untuk menuju ke atas


Di atas Li dan Zain melihat hampir ratusan kamar ada disana tersusun rapi, Li memikirkan dimana token bintang untuk teleportasi, dan token untuk teleportasi balik yang cocok untuk di berikan ke orang-orang


Li melihat sebuah pintu yang hanya di kamar itu berbeda dari yang lain karena jaraknya yang berjauhan dengan yang lainnya sedangkan kamar yang lainnya berdekatan


Li kemudian menuju kamar itu, Zain juga mengikuti Li dari belakang tak lama Li dan Zain sudah ada di depan kamar itu melihat ada telapak tangan bagian kanan di pintu Li langsung menempelkan telapak tangannya


Wusssssss


Li menghilang dari hadapan Zain dalan seketika, Zain yang terkejut mencoba menempelkan telapak tangannya tapi itu tidak berhasil juga, Zain tidak khawatir lagi dengan ke adaan Li karena dia sudah tidak heran lagi kalo terjadi seperti itu pasti Li akan kembali lagi pikir Zain


"Emmm tempat apa ini"kata Li melihat sebuah meja dan lemari besar du dekat jendela ruangan itu, ada juga buku di kanan dan peralatan di kiri ruangan itu


Li menuju ke meja itu dan menemukan token bintang di atas meja dengan Kotak kecil di sana seperti sebuah kalung dari emas jadi Li langsung mengambilnya tanpa pikir panjang

__ADS_1


"apakah ini token teleportasi kembali itu"kata Li sambil melihat sebuah kayu berbentuk Bintang yang ada di atas buku itu


__ADS_2