PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
MENGUNJUNGI KEDIAMAN LI DAN ZAIN


__ADS_3

setelah tiga bulan berlalu bisnis yang Li rencanakan sudah di bangun bersamaan dengan rumah miliknya,karena kebetulan di sebelah kediaman Dani baru kediaman tempat Li dan sebelah kediaman Li baru Kediaman Zain,di sebelah kediaman Zain barulah bangunan tinggi megah dan mewah di bangun yaitu bisnis yang Li rencanakan


Bangunan memiliki area sekitar seratus kali seratus meter dan di dalamnya terdapat Sebuah ruangan berbagai ukuran yang dimana setiap pintu tersebut terdapat kunci dengan kata sandi dan sidik jari, itulah ruangan penyimpanan barang yang Li rencanakan di bangunan tersebut


Pagi hari setelah Li dan semuanya sarapan seperti biasa semuanya menuju ke ruang keluarga untuk membicarakan kerja masing-masing, semua pemimpin pasukan dipanggil kembali oleh Dani karena Dani berpikir mungkin Li akan membutuhkan mereka untuk bisnis barunya


"Jadi bagaimana sekarang, rumah mewah milikmu dan milik Zain sudah jadi, dan bangunan besar dan tinggi megah itu untuk bisnismu juga sudah jadi, terus apa rencanamu sekarang"kata Dani menatap Li


"Kapan tuan muda akan melaksanakan peresmian bisnis tuan muda"Tanya Austin setelah Dani bicara


"Bangunannya memang sudah jadi, tapi belum banyak orang yang mengetahuinya, jadi seperti yang paman Austin bilang untuk peresmian bangunannya Bisa kita adakan besok, sementara hari ini aku akan memeriksa kembali bangunan agar bisnis berjalan dengan baik"kata Li


"Baiklah, jika besok acara peresmiannya tolong Risa undang semua direktur perusahaan di seluruh kota, presiden negara, dan pejabat-pejabat negara di negeri ini"kata Dani kepada Risa yang ada di dekatnya


"Baik ayah akan aku undang dan sebar luaskan semuanya"kata Riska


"apa kakek sampai harus melakukan itu"kata Li dengan heran


"bagaimana kalo sekalian undang Orang-orang kata di kota maju terus dan kota lainnya"kata Dani


"Ide yang bagus kakek, karena banyak sekali yang sering meremehkan Li"kata Zain


"Hahaha orang terkuat di dunia, dan menjadi pemimpin dunia bawah sering di remehkan di dunia nyata ini"kata Dani sambil tertawa


"baiklah aku setuju dengan perkataan Keponakan Zain"kata Riska


"Terserah kalian mau undang siapa asal acaranya berjalan dengan lancar, tapi tumben sekali Kakek memanggil pemimpin pasukan kesini"kata Li sambil bertanya pada Dani


"Oh aku sengaja memanggil mereka kesini karena di tempat mereka sudah tidak ada yang bisa di kerjakan lagi, kakek sudah mengelilingi seluruh perusahaan kita untuk melakukan pembersihan, benar seperti yang kamu katakan ternyata banyak yang mengambil keuntungan dari perusahaan kita"kata Dani


"Sebenarnya, jika memang pemimpin pengawal tidak ada kerjaan di setiap kota tempat mereka berjaga, jadi siapa yang mengarahkan pengawal untuk mengaturnya"kata Li


"Coba kamu jelaskan padanya"kata Dani kepada delapan pemimpin pengawal yang ada disana duduk dekat dengan Austin


"Sebenarnya kami sejak pergi sudah merencanakannya tuan muda, jadi yang mengarahkan mereka sekarang adalah ketua group yang kami pilih dan setiap ketua group memiliki kerjaan dan tugas masing"masing seperti berjaga mengawasi ,melakukan penyelamatan dan sebagainya, itu juga sudah di setujui oleh pemimpin"kata Aidan mewakili semuanya

__ADS_1


"Mmm jadi begitu, bagaimana kalo paman semuanya bekerja di bisnis yang baru aku bangun, dan menjaganya di sana dan pilih beberapa orang untuk berjaga, untuk tempat tinggal mungkin disana lebih terbilang bagus di bandingkan dengan kediaman sekarang ini, karena disana semuanya serba modern dari tempat tidur dan sebagainya"kata Li


"Tuan muda, jika boleh saya juga ingin bekerja pada tuan muda"kata Austin


"Baiklah, kalo paman Austin ingin aku memang sejak awal ingin menempatkan paman Austin disana"kata Li


"terima kasih tuan muda, bagaimana dengan kalian saudaraku"kata Austin


"Kami siap"kata Aidan mewakili semuanya karena melihat semuanya mengangguk ingin bekerja di sana


"Karena paman semua ingin, bagaimana kalo hari ini kita kesana, dan sekalian berkunjung ke kediaman milikku dan Zain, bisa juga paman tinggal di kediaman milikku dan Zain jika ingin"kata Li sambil berdiri


"Oh jadi kamu hanya mengajak mereka tidak dengan kami"kata Dani


"Ya udah semuanya boleh ke sana ayo sama-sama dari pada tidak ada kerjaan"kata Li


Setelah berkata seperti itui berjalan menuju pintu keluar di ikuti oleh semua yang ada di ruangan tersebut, menuju kesebelah selatan dimana kediaman Li dan Zain, juga tempat Bangunan bisnis itu berada


Karena dari kediaman Dani menuju ke kediaman Li jaraknya sekitar tiga ratus meter mereka semua berjalan sambil berbincang


"Wahhh


Wahhhh


Wahhhh


"ucap semuanya satu persatu ternganga denga indahnya kediaman milik Li


"Kalian semua boleh masuk"kata Li setelah itu Li membuka pintu rumah tersebut menggunakan Sidik jari dan mukanya karena teknologi yang di taruh untuk membuka pintu tersebut


Setelah masuk semuanya kembali terkejut walaupun kediaman Li lebih kecil tapi di dalamnya seperti melebihi sebuah istana karena di dalam kediaman milik Li itu terbuat hampir semuanya dari kaca


"Sayang ini sangat indah"kata Shanti sementara calon istri Li lainnya juga merasa takjub sehingga tidak mampu berkata-kata


"Ini belum seberapa, Kalian belum melihat kediaman milik Zain yang lebih luar biasa dari kediamanku ini"kata Li

__ADS_1


"Saudara Li, maaf bukan aku ingin bersaing denganmu tapi karena Sangat ingin membuat istana seperti itu"kata Zain yang ada di dekat Li


"Silahkan lihat-lihat dulu aku akan menunggu di ruang tamu, nanti kalo sudah selesai baru kita lanjut ke kediaman milik saudara Zain"kata Li sambil berjalan menuju sopa tidak jauh dari pintu masuk


Selama dua jam lebih mereka semua melihat Kediaman Li sambil berkeliling baru mereka kembali ke tempat Li yang sedang asik duduk bersama dengan Zain di sopa ruang tamu


"Karena semuanya sudah selesai ayo kita keluar, langsung menuju istana yang lebih bagus dari ini"kata Li


Li memimpin jalan dan di ikuti semuanya menuju ke kediaman Milik Zain yang jarak antara kediaman Li dan Zain hanya Sekitar lima puluh meter dan baru saja berjalan sudah terlihat kemewahan yang Ada di sebelah kediaman milik Li dan itu adalah kediaman mili Zain


"Wah ini lebih indah, benar katamu cucuku"kata Dani terkejut untuk kedua kalinya setelah melihat kediaman milik Zain ketika sampai di depannya


"Kan benar apa yang aku katakan ini lebih indah dan lebih mewah"kata Li


"Iya


Iya iya


Iya iya


iya iya "kata semuanya Karena merasa terkejut kembali karena kediaman milik Zain memang lebih mewah dari milik Li


"Silahkan lihat-lihat ke dalam aku dan saudara Li akan menunggu di luar"kata Zain membuka pintu kediaman miliknya sama halnya dengan pintu rumah milik Li Zain juga menggunakan sidik jari dan wajahnya untuk membuka pintu tersebut


Setelah pintu terbuka, semuanya masuk dan di dalam terdengar cukup keras suara semuanya saking terkejutnya, sedangkan Li dan Zain hanya menunggu di luar


"Wah memang tidak salah ini memang indah"kata Riska saat sudah keluar bersama semuanya sambil melihat kediaman Zain dari luar


"Apa bibi tidak ingin membangun yang sepeti ini"kata Li


"Hahahhahah apa kamu ngelawak, darimana bibi bisa mendapatkan uang untuk membangun rumah seperti ini"kata Riska tertawa


"kan ada kakek"Kata Li


"Benar, sejak lama kamu selalu menahan diri untuk meminta padaku, jika istana lebih mewah dari ini maka aku akan bangunkan untukmu"kata Dani

__ADS_1


"Nanti aku akan bicarakan sama kakakku dulu"kata Riska


__ADS_2