PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
KE KHAWATIRAN LI


__ADS_3

"Wah kalian sedang berpesta tidak mengajak kami"kata seorang yang datang dari belakang Li yang tidak lain adalah Zain yang gila dengan makanan


"Iya kalian sedang berpesta tidak menunggu kami"kata Austin menatap daging panggang yang menggiurkan


"saudara Zain panggang lah sediri itu masih ada banyak di sana"kata Li menunjuk ke arah tumpukan babi yang jumlahnya sangat banyak


"Kamu pelit sekali berbagi, aku akan memanggang satu untuk diriku"kata Zain berjalan ke tumpukan babi yang tidak jauh dari tempatnya


"wah kalian sedang berpesta aku jadi mengganggu"kata Dani keluar bersama sepuluh pengawal, dan kelima calon istri Li


"iya aku juga ingin makan"kata Shanti daging yang terlihat lezat itu


"salam pemimpin"ucap seluruh pengawal berdiri memberi salam kepada Dani seperti yang di lakukan ketika Li baru datang


"duduk lah kalian lanjutkan makannya"kata Dani menyuruh semuanya duduk untuk makan di lapangan itu


"Kalo kakek dan yang lainnya mau silahkan panggang sendiri disana masih banyak"kata Li menghiraukan Dani dan yang lainnya sambil menunjuk arah ke tumpukan babi yang jumlahnya seperti gunung kecil


Dani melihat Zain sedang berusaha membersihkan makanan untuk dia panggang sendiri lalu Dani menatap Li


"kenapa kamu tidak berbagi dengan saudaramu itu"kata Dani


"kalo mau makan ya panggang sendiri, aku juga tidak akan berbagi sama kakek, hewan best ku aja ini masih belum cukup untuk makan"kata Li melihat Dani dan menunjukkan empat hewan bestnya yang sedang asik makan


"Pemimpin biar kami siapkan"kata Raka


"baiklah silahkan, cucuku kita duduk di sini saja"kata Dani kepada kelima calon istri Li untuk duduk di dekat Li


"Cucuku bisa kah kamu membagi sedikit untuk kami"kata Dani menelan air liurnya


"ini pemimpin ada yang sudah di panggang dari tadi"ucap pengawal yang sebelumnya juga memberikan Li daging


Dani dan kelima calon istri Li mendapatkan masing-masing sepotong daging babi itu

__ADS_1


"Ini enak sekali, pantas kamu tidak mau berbagi"kata Dania memakan daging tersebut dengan lahap


"iya ini enak sekali"kata kelima istri Li bersamaan setelah itu tertawa bersama


Li makan sampai kenyang dan akhirnya berdiri sambil mengajak empat hewan bestnya juga untuk pergi


"tunggu, dari mana daging ini berasal"kata Dani menghentikan langkah Li


"besok saja ceritanya ini sudah malam"kata Li terus berjalan di ikuti empat hewan bestnya yang sudah kekenyangan


Li pergi menuju kamarnya dan duduk santai


"apakah ada yang bisa membuat hewan best pandai bicara"kata Li di dalam kamarnya


"meow meow"suara kucing kecil sambil menepuk buku di atas meja Li dan buku itu kosong


"oh jadi ada buku yang bisa membuat kalian bisa bicara"kata Li memandang empat hewan di tempat tidurnya


Li berpikir cukup lama sambil berbaring di tempat tidur sehingga tertidur di temani empat hewan best yang dia miliki sekarang


Pagi hari Li terbangun seperti biasa pada waktu yang masih pagi, Li pun bangun dari tidurnya lalu duduk di sopa setelah membersihkan diri dan mengganti pakaian


"Apa sebaiknya aku ke perpustakaan di dalam hutan best untuk mencari buku agar hewan best milikku ini bisa berbicara"kata Li sambil duduk santai di sopa kamarnya


Li pun berpikir kapan waktu yang tepat karena masalah untuk menghadapi sekte iblis sudah semakin dekat untuk menyerang negara


li berpikir cukup lama hingga jam di dinding sudah menunjukkan waktu pukul tujuh pagi baru Li keluar menuju ruang makan untuk sarapan


"Saudara Li bagaimana keadaanmu"tanya Zain


"aku baik-baik saja"kata Li saat sampai di ruang makan dan semua orang sudah ada di sana termasuk Dani


"Sudah mending sarapan dulu, nanti di ruang keluarga kita bicara"kata Dani mengajak semuanya untuk sarapan

__ADS_1


Li dan semua orang pun mulai sarapan di ruang makan tersebut hingga selesai baru mereka menuju ruang keluarga bersama sama


"Bagaimana apa semua sudah mengambil buku jurus"tanya Li yang baru saja duduk di ruang keluarga bersama dengan yang lainnya


"sudah kamu tidak perlu khawatir, yang perlu kamu ceritakan adalah ada kejadian apa kemarin sehingga tembok tinggi itu bisa roboh"kata Dani


"Ada sedikit gangguan, kalo tidak salah aku menyimpannya di sini, ini adalah topeng orang tersebut orang itu datang menyerang kemarin ke kediaman dan mengatakan bahwa dirinya dari sekte iblis"kata Li


mendengar itu semuanya merasa khawatir dengan kedatangan sekte iblis ke negara bunga mekar


Semua tampak berpikir setelah mendengar apa yang Li katakan


"Dari pada kalian semua memikirkan apa yang aku katakan sebaiknya kalian bersiap karena orang kemarin mampu mengendalikan hewan best dalam jumlah banyak, jadi aku khawatir kalo kalian semua tidak berlatih aku tidak yakin bisa melindungi kalian semua, dan kalo bisa shanti,Lisa,Lila Nina ,Len dan Zain kalian harus segera mencapai tingkat fana surgawi tahap kedua walaupun menurut kalian mustahil coba gunakan beberapa pil untuk meningkatkan kultivasi dan juga jangan lupa belajar jurus dari buku yang kalian ambil, begitu juga dengan pengawal pribadi kakekku dan paman Austin dan juga yang lainnya segera kalo bisa capai tingkat fana surgawi tahap kedua, dan kalo bisa paman Austin melatih Agar pengawal bisa mencapai fana surgawi tahap awal"kata Li panjang lebar karena khawatir sekte iblis sudah dekat


"Baik saya akan usahakan tuan muda, kami pamit dulu untuk melatih pengawal dan sambil melatih jurus dari buku yang kami ambil"kata Austin mengajak pemimpin pengawal lainnya untuk pamit segera melakukan latihan


"tunggu, kakek masihkah pil yang sebelumnya aku berikan tolong berikan beberapa untuk paman Austin dan yang lainnya agar bisa mencapai tingkag fana surgawi tahap ke dua"kata Li


"ini kalian bawa tiga gelang"kata Dani memberikan kepada Austin sambil meletakkannya di meja


setelah menerima pil kultivasi dan pil lainnya Austin pergi menuju ke lapangan di halaman depan


"kami juga akan pamit untuk melatih saudara Lisa dan melatih pengawal pribadi kami, ayo kita pergi"kata Shanti sambil berdiri mengajak ke empat wanita lainnya


"apa pil kalian masih ada"tanya Li


"tentu kakek memberikan kami sangat banyak"kata Shanti sambil pergi ke lapangan sambil mencari pengawal pribadi mereka masing-masing


"Bagaimana denganmu cucu Zain apa kamu akan meningkatkan kultivasi juga, dan membutuhkan pil juga"kata Dani


"Kakek jangan menghawatirkan saudara Zain akan segera mencapai tingkat fana surgawi tahap ke dua"kata Li


"baiklah jika tidak ada lagi, ayo Raka kita pergi agar kalian bisa mencapai tingkat fana surgawi tahap kedua dan mempelajari buku jurus yang kalian ambil"kata Dani berdiri sambil mengajak pengawal pribadi miliknya untuk pergi berlatih

__ADS_1


__ADS_2