
Pertandingan berlanjut dan semua murid bertemu satu persatu dengan saling mengalahkan satu sama lain, bagi yang bertemu dengan Li sebagian besar menyerah dan sebagian masih ada yang melawan, pertandingan itu berlanjut hingga sore hari.
"Baiklah karena semua murid sudah bertemu satu sama lain saatnya mengumumkan peringkat, Peringkat pertama Li Chang Rettes, kedua Zain Long, ketiga Zi Lang, keempat Dewi wang, kelima Sandra kol, keenam Dika Mon , ketujuh Man sall, kedelapan Zuan sang, kesembilan Mor dung, dan kesepuluh Kain rang, sepuluh orang silahkan pindah ke perumahan murid inti yang sudah di siapkan dan untuk pengumuman selanjutnya akan di serahkan kepada kepala sekte"kata Cakra sambil meninggalkan arena
"karena penentuan kelima teratas sudah ada, jadi dalam tiga hari kita semua akan berangkat menuju tempat pertandingan Lima bintang yang tidak jauh dari sekte kita jadi harap semua murid kehadirannya karena semua murid seperti biasa akan menjadi penonton dan semua murid dari semua sekte juga akan ada seperti biasanya,dan silahkan kembali ke tempat masing masing"kata Liman Great sebagai kepala sekte.
semua murid bubar setelah mendengar itu termasuk Li.
"aku tidak menyangka saudara Li akan mendapat peringkat pertama"kata sul yang sambil berjalan bersama Li dan teman-teman lainnya.
sedangkan Lila, Len dan Nina melekat di dekat Li dan memandang Li dengan banyak pertanyaan di kepala mereka masing-masing. setelah Li berpisah dengan sul, Ten,Ben dan yang, tinggallah Li , Lila, Len ,Nina dan den masih mengikuti Li sampai ke aula pusaka.
__ADS_1
"apa kalian bertiga tidak pulang kenapa masih mengikutiku ke aula pusaka"tanya Li. melihat Lila,Len dan den.
"Baiklah saudara Li aku akan pulang dulu,ayo kak"kata den sambil menarik tangan Len yang tidak mau pulang dan masih melihat Li.
Len yang di tarik den hanya mengikutinya.
"Nina masuklah dulu, aku akan mengantar Lila ke perumahan murid luar"kata Li sambil berjalan mengajak Lila.
"Apa yang ingin kamu tanyakan, tanyakanlah"kata Li sambil berjalan bersama Lila
"Tidak ada"kata Lila dengan malu
__ADS_1
"Sebenarnya aku akan menikahi Nina, Len dan ada dua orang lainnya yang bernama Shanti dan Lisa, mereka mungkin tidak akan keberatan tapi aku tidak tau bagaimana dengan dirimu"kata Li terus terang kepada Lila
"Aku juga.... mau menikah denganmu"kata Lila sambil gugup.
"baiklah, sepertinya setelah menyelesaikan urusanku aku akan membawa kalian ke rumahku"kata Li saat sudah sampai di depan perumahan murid luar.
"aku akan masuk dulu ini sudah malam"kata Lila
"masuk lah aku juga akan pergi dulu"kata Li sambil berjalan tanpa menoleh
Li menuju kamar tempat sul dan temannya yang lain setelah berbicara dan memberikan pil kepada sul dan yang lainnya Li kembali ke aula pusaka, karena besok dia harus belajar bagaimana menggunakan array untuk perkembangannya, di dalam kamar setelah sampah di aula pusaka Li berbaring di tempat tidur memikirkan banyak hal yang terjadi dalam hidupnya, baik dari perjalanannya di panti menuju rumah kakeknya, menuju arah sekte, pertandingan, belajar membuat pil, dan sekarang dia akan belajar tentang menggunakan array. Li berpikir sambil merebahkan tubuhnya di tempat tidur dan Li tanpa sadar tertidur.
__ADS_1