
sedangkan Li dan yang lainnya sudah kembali ke dalam ruang keluarga, untuk membahas rencana lanjutan kepada bersama yang lain.
"bibi Riska sudah lama aku tidak melihatnya, kemana dia kakek,dan apa kakek juga tidak berencana melatih bibi riska"tanya Li
"Dia pasti sedang sibuk di ruang kerja, nanti kakek akan melatihnya, bagaimana kamu akan memilih pengawal untuk Calon istrimu ini"kata Dani sambil balik bertanya.
"biar mereka saja nanti yang memilih sepuluh orang wanita yang ingin mereka mau,aku tidak akan mencampuri urusannya, dan juga setelah memilih kalian berlima harus melatihnya juga,oh ya kek apa ada pengawal wanita juga di kediaman kita"kata Li
"Ada, banyak pengawal wanita di kediaman, Raka berapa jumlah pengawal wanita yang kita punya sekarang"kata Dani sambil bertanya kepada Raka.
"ada sekitar Seribu lebih pemimpin"jawab Raka yang berdiri bersama dengan sembilan pengawal lainnya.
"Tapi ngomong-ngomong kek kenapa semua orang sekarang memanggil kakek dengan sebutan pemimpin tidak dengan sebelumnya menyebut kekek ketua"tanya Li.
"sebenarnya tidak ada bedanya mereka mau memanggil kakek pemimpin atau ketua,itu sudah ada sejak dulu"kata Dani
setelah cukup bercerita Dani mengajak pengawal pribadinya ke lapangan untuk latihan, sedangkan Li berjalan menuju ke depan kediaman di ikuti oleh kelima calon istrinya.
Li melihat sekeliling lapangan itu melihat ribuan pengawal sedang melakukan aktivitasnya yang mereka jumlahnya kurang lebih sepuluh ribu orang, Li merasa heran dari mana kakeknya mendapatkan orang sebanyak ini untuk jadi pengawal di kediamannya dan Li juga mengamati kalo kediaman ini lebih besar dari sebelumnya hampir dua kali lipat dari kediaman sebelumnya besarnya.
Li kemudian memeriksa gelang ruang miliknya apakah cukup buah darah jika membagikannya kepada seluruh sepuluh ribu pengawal tersebut.
"Sepertinya cukup karena hampir seluruh dua puluh lebih gelangku berisi buah naga dan satu gelang ini berisi seribu lebih buah naga, sebaiknya aku bagikan satu orang satu saja, siapa tau nanti akan ada orang yang terhambat kultivasinya baru aku kasih lagi"kata Li saat selesai memeriksa salah satu gelang ruang miliknya.
sebenarnya Li mempunyai hampir lima puluh lebih gelang ruang di dalam tas kecil yang sering dia bawa saat dulu dan tidak ada yang berani bertanya apa itu isi tas kecil miliknya termasuk juga kakeknya sendiri.
"Maaf tuan muda dan nyonya muda apa ada yang anda butuhkan"tanya seorang pengawal menghampiri Li dan kelima calon istrinya saat Li sedang melihat sekeliling lapangan tersebut.
"Kebetulan paman aku sekarang sudah kembali, jadi aku ingin meningkatkan kekuatan semua pengawal seperti yang aku bilang saat sebelum pergi, apakah paman bisa mengumpulkan seluruh pengawal yang ada di kediaman ini termasuk penjaga gerbang dan penjaga kediaman dan sebagainya"kata Li melihat seorang pengawal yang menghampirinya lebih tua dari Li.
"bisa tuan muda, tunggu sebentar disini"kata pengawal itu dan langsung pergi.
Dung dung dung Tek
__ADS_1
dung dung dung Tek
dung dung dung Tek
suara gendang besar berbunyi di seluruh kediaman Li sekitar tiga gendang di pukul dengan keras dan seluruh pengawal di kediaman itu dengan cepat berbaris baik laki-laki dan perempuan berbaris secara bercampur.
tak lama seluruh pengawal sudah berbaris di depan lapangan besar itu.
"Ini tuan muda mic untuk bicara agar seluruh pengawal dapat mendengarkan suara anda, saya kembali dulu ke barisan"kata seorang pengawal menyerahkan mic kepada Li
"terima kasih untuk semuanya telah bersedia berkumpul di depan kediaman, seperti yang aku katakan sebelumnya setelah aku kembali aku akan meningkatkan kekuatan kalian semua, bagi yang tidak percaya silahkan meninggalkan lapangan dan kembali ke rumahnya masing-masing, kalian bisa tetap jadi pengawal di kediamanku, tapi yang percaya silahkan diam dan lakukan apa yang aku inginkan,apa bisa di mengerti"kata Li di mic tersebut hingga terdengar oleh seluruh pengawal yang berkumpul tersebut.
"siap kami percaya pada tuan muda"ucap seluruh pengawal yang ada di lapangan itu.
"kalian bisa maju satu persatu dengan cepat dan ada yang ingin ku berikan tapi jangan memakannya sebelum ku perintahkan"kata Li sambil membuka gelang ruang miliknya.
Satu persatu dengan cepat pengawal itu berbaris mengambil buah yang di berikan Li, dengan cepat Li membagikan dan membuka gelang ruang lainnya ketika satu gelang ruang buah darah itu habis.
dalam waktu kurang lebih satu jam sepuluh ribu kurang lebih pengawal sudah Li bagikan buah itu.
"Sekarang telanlah buah itu dan rasakan energi di dalam tubuh kalian"kata Li di mic
semua pengawal itu melaksanakan apa yang Li perintahkan, setelah semua pengawal itu menelan buah itu mereka merasakan energi di dalam tubuh mereka masing-masing dan merasa ada energi kuat di dalam tubuh mereka dan tenaga mereka seperti bertambah bagaikan sebuah kekuatan.
sedangkan Li melihat seluruhnya tampak bahagia,dan melihat seluruh pengawal itu kultivasinya berada di tingkat pembentukan jiwa tahap awal atau pertama.
"Kalian semua memiliki potensi dalam kekuatan masing masing pertama akan aku tunjukkan tentang elemen yang kalian kuasai, dan perhatian baik-baik"kata Li di mic dan menuju tempat yang lebih tinggi agar semua pengawal dapat melihatnya.
"pertama rasakan tentang air, angin,tanah,api,cahaya,dan kegelapan,rasakan keenam elemen itu di tubuh kalian, hari ini pembelajaran tentang elemen ini,kalo kalian menguasai dua atau tiga elemen atau setidaknya satu jangan berkecil hati karena kekuatan tidak di ukur dari elemen ini tapi dari latihan yang kita lakukan,silahkan pelajari apa yang aku katakan tadi, besok pagi semua pagi-pagi jam delapan sudah ada disini, aku akan menjelaskan banyak hal, mengenai meningkatkan kekuatan kalian, silahkan bubar"kata Li sambil berdiri dan merasakan elemen dalam dirinya sambil membuka telapak tangannya dan memunculkan enam elemen yang Li kuasai lalu menunjukkannya kepada seluruh pengawasnya, Li juga tidak lupa menyuruh calon istrinya yang dari sekte menunjukkan hal yang sama.
melihat elemen yang Li kuasai kelima calon istri Li merasa terkejut karena Li menguasai enam elemen sekaligus.
sedangkan seluruh pengawal yang di lapangan itu mulai melakukan apa yang Li perintahkan dan ada yang juga pergi berlatih di tempat lain.
__ADS_1
"Sayang, ternyata kamu menguasai seluruh elemen, apa kamu sudah bisa teleportasi dengan elemen cahaya campur elemen kegelapan itu"kata Shanti yang ada di dekat Li.
"teleportasi, berpindah tempat maksudmu sayang, mana ada yang begituan"kata Li tidak percaya dengan Shanti.
"Ada sayang aku pernah membacanya di buku di sekte bintang, kalo ada yang menguasai elemen kegelapan dan cahaya bisa teleportasi, tapi buku itu hanya menjelaskan itu dan..."kata Shanti terhenti
"dan apa sayang"tanya Li penasaran
"dan Ada buku namanya buku Dunia fana"kata Shanti
"apa mungkin buku itu menjelaskan cara teleportasi menggunakan elemen kegelapan dan cahaya"pikir Li sambil melamun
"Baiklah sayang-sayangku aku ke kamar dulu,Shan,Lila,Nina dan Len kalian bisa latih Lisa kan dan menjelaskan semuanya,tentang pengawal pribadi kalian besok kita umumkan pagi-pagi"kata Li berjalan masuk kedalam rumah.
sedangkan Kelima istrinya malah menuju ke lapangan untuk melihat-lihat kediaman itu dan berkeliling sambil melihat pengawal yang sedang latihan tentang elemen itu, dan mereka berlima terhenti saat melihat Dani sedang melatih sepuluh pengawal pribadinya di lapangan belakang kediaman.
"Apa yang membawa kelima calon cucuku kemari"kata Dani saat kelima wanita muda berada tidak jauh darinya.
"tidak ada Kakek, aku hanya sedang mengajak saudari-saudariku berkeliling"kata Lisa.
"Aku lihat Kalian berempat berada di kultivasi fana surgawi tahap pertama sama denganku sungguh hebat, Tapi aku heran kenapa Li berada masih di kultivasi tubuh emas"kata Dani
hahahaha
hahahaha
hahahaha
tawa Lila Nina Len dan Shanti bersamaan mendengar apa yang di ucapkan Dani
"Hehe kalian ketawa pasti tahu sesuatu"kata Dani sedikit ingin tahu rahasia Li
"Karena yang dekat dengan Li saja yang ada di sini aku akan jelaskan, sebenarnya Li sudah berada di fana surgawi tahap ketiga dan itu orang terkuat di dunia sekarang kek, kenapa kita tidak bisa melihat kultivasi Li sebenarnya karena dia menyembunyikannya sudah sejak lama, mungkin kalo kakek setara dengan Li baru bisa melihat kultivasinya, sedangkan kepala sekte bulan bersinar saja yang sudah ada di kultivasi tingkat fana surgawi tahap ke dua tidak bisa melihat kultivasi Li"kata Len menjelaskan.
__ADS_1
Bagi semua yang ada disana terkejut, dengan apa yang Len katakan, Dani pun merasa terkejut mendengar itu.