
Li dan Austin menuju ruang keluarga di sana sudah ada Dani, Riska dan sepuluh pengawal pribadi Dani
"oh saudara Austin, bagaimana kabarmu setelah tinggal di sini"kata Dani melihat Austin berjalan bersama dengan Li
"saya baik-baik saja pemimpin"kata Austin Wang
"Bukankah aku sudah katakan jangan panggil aku pemimpin, aku tidak suka mendengar itu dari saudara seperguruan dan satu lagi bukankah saudara Austin dari keluarga Wang apa anda kenal dengan calon istri cucuku ini yang bernama Lila wang itu"kata Dani sambil bertanya lagi setelah melihat Austin dan Li duduk di sopa.
"Dia keponakan saya anak dari kakak saya"kata Austin Wang
"Sudahlah kakek , paman Austin sudah aku tunjuk menjadi pemimpin seluruh pengawal kecuali pengawal pribadi"kata Li menyela
"benarkah, mmmm bagaimana menurutmu cucuku ini saudara Austin"tanya Dani
"dia akan menjadi orang hebat dan mungkin akan memimpin dunia ini lebih baik"kata Austin sambil mengamati Li
"Mmmmmm seperti yang saudara Austin pikirkan sama seperti ku"kata Dani
"Ngomong-ngomong kakek tau berapa orang dari adik seperguruan kakek menjadi pengawal keluarga kita"tanya Li
"tidak aku hanya mengenal saudaraku Austin karena pernah bertemu dengannya, apa ada yang lain yang pernah di sekte selain dirimu yang menjadi pengawal keluargaku saudara Austin"kata Dani sambil balik bertanya pada Austin Wang
"ada tuan muda, saudara Dani sekitar delapan orang lagi sembilan termasuk saya yang pernah belajar di sekte, dan sekarang mereka sudah membuka kembali kultivasi berkat buah darah dari tuan muda"kata Austin Wang
"mmmmm delapan, bagaimana kalo paman Austin memanggil ke delapan orang lainnya kesini ada hal yang ingin aku sampaikan"kata Li
"baik saya akan manggil mereka dan membawanya ke sini permisi tuan muda,saudara Dani"kata Austin Wang sambil berdiri dan keluar untuk memanggil delapan orang lainnya
sedangkan Li dan Dani berbicara banyak hal di ruang keluarga itu tentang rencana selanjutnya, apa yang akan mereka lakukan
setelah menunggu cukup lama Austin datang bersama dengan delapan pengawal lainnya yang laki-laki semua
"salam tuan muda dan pemimpin"kata delapan orang itu serempak
__ADS_1
"Aidan, Bani, Bahi, Alvan, Cody,Cal,Eza dan Faqi"kata Dani sedikit terkejut melihat siapa yang Austin bawa saat sampai di depan Dani dan Li
"apa kakek mengenal mereka semua paman ini"kata Li sambil melihat ke arah Austin Wang dan Delapan lainnya
"Mereka sama seperti Austin adalah adik seperguruan kakek dulu di sekte bulan bersinar, silahkan kalian duduk"kata Dani sambil menyuruh ke sembilan orang itu duduk
"Aku jadi ingat dulu kita semua pernah berkumpul begini bersama Master Zao juga"kata Austin sambil duduk
"Iya aku juga ingat bagaimana dulu pemimpin dan master Zao menyelamatkan kami dari pertempuran melawan hewan best level lima belas, maaf sebelumnya tuan muda nama saya Aidan Baret dan ini adik saya Alvan baret"kata Aidan sambil melihat Li dan memperkenalkan adiknya
"Sudah jangan panggil aku pemimpin sebut saja namaku, dan yang belum berkenalan ini cucuku satu-satunya namanya Li Chang Rettes, silahkan kalian perkenalkan diri"kata Dani sambil menepuk bahu Li
"Oh ya maaf nama saya Bani sin dan ini adik saya Bahi sin tuan muda"kata Bani sambil memperkenalkan adiknya
"Nama saya Cody rus dan ini adik saya cal ras tuan muda"kata Cody juga memperkenalkan adiknya
"nama saya Eza Won dan ini adik saya Faqi won tuan muda"kata Eza juga memperkenalkan diri pada Li dan juga menyebut nama adiknya
"paman apa bisa tidak memanggil aku dengan sebutan tuan muda, panggil saja dengan namaku saja"kata Li dengan tidak enak hati bila adik seperguruan kakeknya menyebutnya tuan muda
"kenapa"tanya Li
"Karena kami akan mengabdikan diri pada tuan muda karena mampu membuka kembali kultivasi kami, kalo bukan karena tuan muda mungkin kami masih belum bisa menerobos kultivasi kami yang terhambat atau sudah tidak bisa berkembang lagi"kata Austin
"sudah sebaiknya kamu terima saja cucuku, mereka adalah orang baik semua"kata Dani
"baiklah"kata Li dengan pasrah
setelah itu mereka mengobrol di ruang keluarga dengan canda dan tawa di ruang keluarga itu, Dani juga menjelaskan tentang kemunculan sekte iblis kepada Austin dan yang lainnya membuat suasana menjadi hening seketika
"Kek dimana saudara Zain dan kak Riska sudah lama aku tidak melihat mereka"tanya Li menghilangkan keheningan
"Riska mungkin masih ada di kantor di atas tapi kalo Zain kakek tidak melihatnya beberapa hari ini, Raka apa kamu melihatnya"kata Dani menjelaskan pada Li dan berbalik bertanya kepada Raka yang duduk di belakangnya
__ADS_1
"Tuan muda, Tuan Zain sedang berlatih beberapa hari di lapangan tapi tempatnya di dekat dinding"jawab Raka
"biarlah nanti juga kalo dia bosan pulang sendiri"kata Li
"jadi bagaimana rencana mu cucuku menghadapi kedatangan sekte iblis"tanya Dani
"Pertama aku akan tanya dulu kepada kedelapan paman siapa yang rumahnya dekat dengan empat kota di negara ini di antara paman"tanya Li
"Saya dekat dengan kota sungai bulan tuan muda"kata Cody
"saya dekat dengan kota Mata naga tuan muda"kata Eza
"saya dekat dengan kota malam terang tuan muda"kata Bani
"kalo saya dekat dan tinggal di ibu kota maju terus tuan muda"kata Aidan
"Baiklah terima kasih, saya akan jelaskan rincian rencananya, pertama paman Cody dan cal akan menjadi pemimpin pengawal yang akan menghadapi datangnya orang-orang dari sekte matahari di kota Sungai bulan agar juga bisa melindungi keluarganya, begitu juga dengan paman Eza dan Faqi menjadi pemimpin pengawal di kota mata naga, paman Bani dan bahi ke kota malam terang dan paman Aidan dan Alvan akan berada di kota maju terus, kedua pengawal yang akan berangkat bersama dengan kalian ke tiga kota selain kota maju terus yaitu akan membawa masing-masing 3000 pengawal laki-laki maupun perempuan dan sisakan 1000 pengawal untuk tetap di kota maju terus, sedangkan tugas dari paman Austin akan menjadi pemimpin seluruh pengawal dan bertugas mengaturnya setelah kultivasi paman mencapai fana surgawi dan pengawal mencapai Kekuatan ilahi tahap 3, dan juga mulai hari ini aku yang akan menugaskan paman Austin untum memberi paman-paman pil dariku dan pil untuk pengawal lainnya"kata Li
"terima kasih atas kebaikan tuan muda"kata Austin
"Karena paman-paman sudah berada di kultivasi kekuatan ilahi tahap tiga berarti tidak lama lagi menerobos ke fana surgawi jadi ini buah darah buat paman-paman agar paman sekalian bisa cepat menerobos ke fana surgawi dan juga ikut melatih kekuatan pengawal lainnya juga"kata Li sambil mengeluarkan sembilan buah darah dari gelang ruang miliknya dan menaruhnya di atas meja
"terima kasih tuan muda"kata Austin dan lainnya bersamaan
"Sebenarnya sudah lama aku ingin menanyakan ini cucuku berapa buah darah yang kamu miliki sebenarnya"kata Dani sambil bertanya
"kalo tidak salah masih sekitar dua puluh lebih di dalam gelang, jadi sekitar dua puluh ribu lebih karena gelang hanya bisa menampung seribu lebih saja"jawab Li
"bolehkah kakek memintanya lagi buat pengawal kakek nanti agar juga bisa menerobos ke tingkat fana surgawi"kata Dani
"ini dua puluh satu buat kakek tapi ingat pesanku kakek sudah memakan satu jadi jangan lebih dari lima kalo tidak tubuh kakek akan meledak, dan kakek juga kalo mau menerobos ke tahap dua bisa menggunakan buah ini, tapi aku lihat paman Raka dan lainnya sudah berada di kultivasi tingkat tubuh emas tahap tiga jadi sekarang sudah waktunya kakek memberikan ini untuk menerobos, dan kalo bisa nanti lagi kakek berikan kepada mereka saat mau menerobos ke tingkat fana surgawi"kata Li sambil menaruh dua puluh satu buah darah di atas meja depan Dani
"memang kamu cucu terbaikku"kata Dani sambil tersenyum
__ADS_1
setelah itu sampai sore hari mereka berada di ruang keluarga itu mengobrol banyak hal, Li sendiri karena ada yang ingin di kerjakan pamit duluan menuju kamarnya