PEMIMPIN DUNIA

PEMIMPIN DUNIA
PERTANDINGAN


__ADS_3

pertandingan Reza dan zi di arena itu masih berlangsung dan saling melancarkan serangan terbaik mereka, hingga berapa waktu berlalu akhirnya Reza Rom terkalahkan dengan sebuah tendangan dari zi Lang yang cukup untuk merobohkan sebuah benteng besar, Reza Rom terjatuh dan tak bangkit lagi karena sudah babak belur.


"Sungguh persaingan yang sangat sengit di pertandingan pembuka dan pemenangnya adalah zi lang, baiklah peserta nomer dua silahkan naik ke atas panggung"teriak Cakra dengan keras sebagai pembawa acara sekaligus juri pertandingan tersebut.


"Dewi wang melawan Dani sol, pertanian kedua ini mempertemukan dua murid dalam, pertandingan di mulai"kata Cakra dengan keras dan menyingkir dari arena


Mendengar itu kedua orang di atas arena langsung saling menyerang dengan berbagai jurus yang mereka gunakan dan menggunakan elemen yang mereka kuasai.


"Sepertinya, itu murid dalam peringkat lima dan enam kali tidak salah"kata den kepada Li yang duduk di panggung melihat kedua murid yang sedang beradu jurus di atas arena


"Mereka terlihat sangat bagus menggunakan jurus dan menyimpan stamina"kata Li sambil memperhatikan juga.


"saudara Li apa kamu yakin akan bisa masuk lima besar, musuhnya seperti itu semua"kata sul yang melihat sengitnya pertandingan itu.


"jangan khawatir saudara sul, Li sebenarnya berada di kultivasiiii......"Kata den terhenti saat mulutnya di sumpal oleh tangan Li


"Berada di kultivasi apa........."Kata sul, Ten Ben dan Yang bertanya bersamaan.


"Tidak ada....."kata den mengelak.


"sebaiknya kalian perhatikan pertandingan, agar belajar lebih banyak, tapi akhir-akhir ini aku tidak melihat Lila kemana dia.."kata Li sambil bertanya dan masih pokus melihat kedua orang di arena itu bertukar jurus.


"Sebenarnya dia mencari mu tiap hari ke kamar tapi aku gak tau sudah berapa hari dia tidak di kamar"kata sul

__ADS_1


"mmmmmmm"gumam Li


Mereka asik mengobrol sambil memperhatikan jalannya pertandingan dan beberapa waktu terus berjalan, Dewi wang dan Dani sol masih saling bertukar jurus.


setelah satu jam lebih akhirnya Dani sol terkena pukulan telak di mukanya dan terlempar keluar arena dengan keras.


"pemenangnya Dewi wang dan dia lanjut ke babak berikutnya, selanjutnya pertandingan nomer tiga silahkan naik ke atas panggung"kata Cakra


Pertandingan berlanjut ketiga Roma Rom melawan Dika Mon mempertemukan murid luar dan murid dalam lagi, pertandingan di menangkan Dika Mon dengan mudah karena dia peringkat ke lima di murid inti.


pertandingan ke empat Zain Long melawan Pen Dar mempertemukan peringkat satu murid inti Zain Long dan peringkat ke sepuluh murid inti Pen Dar, perlawanan yang di lakukan pendar sangat memuaskan tapi tetap saja kalah dari Zain Long karena kultivasi mereka berbeda satu tahap.


"Silahkan nomer Lima menuju ke atas arena"kata cakra yang sudah ada di atas arena.


"Salam kenal saya Li Chang Rettes, mohon bimbingannya"kata Li dengan sopan.


"Salam kenal juga nama saya Niko Rom, mohon bimbingannya juga"kata Niko Rom


mendengar itu Li menjadi kaget karena mendengar nama keluarga Niko yang sama dengan Roma.


"Mungkin dia kakaknya Roma Rom "gumam Li dalam pikirannya.


"baiklah karena kalian berdua sudah ada di panggung,pertandingan di mulai"kata Cakra sambil menyingkir.

__ADS_1


Mendengar itu dengan cepat Niko Rom menuju ke arah Li ingin menghabisi Li dengan satu pukulan terkuatnya, Li yang melihat itu tidak tinggal diam dan menggunakan sedikit energi qi nya untuk melindungi dirinya, karena tidak siap akhirnya Li terpaksa terlempar jauh dan memuntahkan sedikit darah dari mulutnya.


"Aku tidak berharap banyak darimu, aku tidak dendam karena kamu telah menghajar saudaraku tapi ini tentang pertandingan dan terima kasih telah menghajar adikku itu untuk memberikannya pelajaran"kata Niko Rom dengan sopan


"Terima kasih pengertiannya saudara Niko, aku akan berusaha memuaskan mu dengan pertandingan ini"kata Li sambil berdiri.


Li menggunakan jurus pelindung tubuh surgawi miliknya dengan melapisi tubuhnya dengan energi qi, Niko Rom melaju dan menyerang Li dengan kuat dan cepat tapi Li masih bisa menukar beberapa pukulan dengan Niko walau hanya menggunakan jurus pelindung tubuh miliknya, Li sengaja berbuat demikian agar tau sampai mana batas pertahanan pelindung tubuh miliknya.


"ini bukan sembarangan orang, mendekatinya saja aku sudah sangat sulit karena pertahanannya tidak ada celah"ucap Niko yang masih terus bertukar pukulan dengan Li.


"Sebaiknya aku akhiri disini, jurus tendangan surgawi" gumam Li sambil menendang ke arah perut Niko yang mempunyai celah dengan di tambah kecepatan Li, Niko tidak sempat menghalangi tendangan Li.


bammmmmmmm


Niko terkena tendangan Li dan terlempar keluar Arena dengan banyak menyemburkan darah dari mulutnya, Niko merasakan perutnya yang seperti gunung yang menghantamnya dan tidak mampu berdiri lagi.


"aku menyerah"ucap Niko


Cakra naik ke arena dan mengumumkan kemenangan Li dan melaju ke babak berikutnya.


lalu pertandingan ke enam Roma Rom melawan Man sall yang berada di peringkat ke tiga murid inti dan pertandingan di menangkan man sall dengan bertukar beberapa gerakan dengan Roma Rom.


pertandingan ke tujuh Zuan dang melawan Riki san, Zuan sang yang berada di peringkat ke empat murid inti cukup mudah mengalahkan Riki san. Zuan dang melaju ke babak berikutnya.

__ADS_1


__ADS_2