PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)
Chapter 19


__ADS_3

“Cukup! Ku mohon maafkan aku, maafkan aku yang tidak memiliki naluri ini.” Zivanya menangis di punggung Arya. Ia tidak menyangka, bahwa Arya lah yang sering memberinya hadiah, bukan suaminya.


“Sekarang bagaimana? Apa yang kamu mau?” Zivanya terisak masih dengan memeluk Arya.


“Jangan menangis, aku tidak suka melihatmu menangis!” Arya melepaskan tangan Zivanya yang melingkar di dadanya. Lalu, ia membalikan tubuhnya menghadap Zivanya.


“Aku tidak akan memaksakan cinta, Zivanya. Aku tidak ingin kau bersamaku karena rasa bersalah selama ini, aku ingin kau bersamaku karena kau juga mencintaiku,” ucap Arya dengan lirih sambil mengusap air mata Zivanya.


“Aku tidak terpaksa, aku tidak terpaksa. Aku sangat beruntung memilikimu selama ini.”


*


Awal dimana Arya mengetahui hubungan Zivanya dan Valentino.


Flashback on


“Seriusan, lu udah punya pacar?” tanya Arya pada Valentino.


“Serius! Ntar gue kenalin, dia cantik, baik juga,” ucap Valentino. “Oiya, gue juga penasaran, kayak apa cewek yang lo taksir.”


“Yang pasti, dia cewek pertama yang gue kenal, dan bikin gue jatuh cinta pada pandangan pertama,” ucap Arya sembari tersenyum kala mengingat senyuman gadis yang dapat menarik perhatian seorang Arya dirgantara.


Tidak terasa, kini mobil yang di kendarai Valentino, tiba di cafe yang berada di pinggir jalan.


Dengan perasaan bahagia, Valentino merangkul bahu Arya, sahabat terbaiknya itu, memasuki cafe.


Saat sampai di dalam cafe, Valentino memanggil seseorang yang duduk membelakangi mereka dengan sebutan sayang. Terlihat gadis itu sedang duduk memanggu dagunya dengan kedua tangan.


“Sayang!” panggil Valentino. Gadis itu berbalik lalu tersenyum manis ke arah Valentino dan Arya.


“Sayang, kamu udah sampe?” tanya Gadis itu yang tak lain adalah Zivanya.


Deg! Arya terkejut, jantungnya terasa berhenti berdetag. Senyuman bahagia yang terpancar dari bibirnya perlahan memudar. Ia menatap sendu pada Valentino dan Zivanya secara bergantian.


“Ar, kenalin! Ini pacar gue, yang gue ceritain tadi.”


“Bang Arya!” sebut Zivanya.

__ADS_1


“Vanya, selamat ya buat kalian berdua,” ucap Arya dengan senyum yang di paksakan.


“Yank, kamu kenal sama Arya?” tanya Valentino pada Zivanya.


“Iya, Bang Arya ini yang sering bantuin aku jualan di dekat taman indah,” jelas Zivanya.


Sedangkan Arya, pemuda itu berpura-pura menerima telpon dan berjalan sedikit menjauh dari Valentino dan Zivanya, tak lama kemudian ia kembali dan berpamitan kepada kedua orang yang sedang kasmaran itu.


“Sekali lagi, aku ucapkan selamat,” ucap Arya. “Val, gue cabut duluan ya. Nenek gue nelpon, katanya minta anter ke dokter.” Bohong Arya pada Valentino dan Zivanya.


Dan dari saat itu, Arya mulai menjauhi Zivanya. Hingga akhirnya, Zivanya menikah dengan Valentino dan di karunia anak pertama yaitu Nino Ajisaka. Selang beberapa waktu setelah Zivanya melahirkan, Valentino curiga, karena sudah hampir 2 tahun. Arya tidak pernah mengungkit masalah kekasih apalagi mengenalkan nya padanya. Dan pada akhirnya, Valentino mengetahui bahwa gadis yang sering di ceritakan oleh Arya adalah Zivanya, gadis yang kini telah menjadi istrinya ibu dari putranya.


Rahasia itu di ketahui oleh Valentino, saat ia mendatangi kediaman nenek Arya. Ia memasuki kamar Arya tanpa izin, dan menemukan banyak foto Zivanya yang di simpan oleh Arya.


Valentino begitu terkejut, ia merasa menjadi sahabat paling buruk bagi Arya. Ia merasa menjadi orang yang telah merebut wanita yang di cintai oleh sahabatnya itu. Tapi, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Hingga, ia memilih berpura-pura tidak mengetahui gadis pujaan hati sahabatnya itu.


Flashback off


.


.


.


“Aku gak papa!” sahut Danu. Ini sudah kesekian kalinya Kinanti bertanya pada Danu dalam kurun waktu 2 jam.


“Danu! Lihat aku, aku kenapa sih? Gak biasa banget kaya gini,” ucap Kinanti. Ia menatap curiga pada Danu.


“Jangan-jangan, kamu kepikiran sama janda gatel itu, ya!” tuding Kinanti.


Mendengar nama Zivanya di bawa-bawa. Danu segera bangkit dari kursi kerjanya, “Kenapa kamu selalu bawa-bawa nama Zivanya? Semua ini gak ada hubungannya sama dia!” bentak Danu.


Kinanti yang di bentak oleh Danu, begitu terkejut. Pasalnya, selama ini Danu tidak pernah berbicara kasar sekalipun terhadapnya.


“Aku ingatkan sama kamu, jangan pernah sebut nama Zivanya ataupun janda di hadapanku! Aku tidak suka.”


“Kok kamu kayak belain janda itu sih!” Kinanti hendak protes. Tapi, Danu menghentikannya.

__ADS_1


“Cukup! Kalau kamu masih mau berhubungan sama aku, tolong! Berenti bersikap kekanak-kanakan kaya gini.”


“Danu!”


“Sekarang kamu keluar, aku mau fokus kerja!” usir Danu.


Dengan marah, Kinanti keluar dan membanting pintu ruangan kerja Danu.


“Aku yakin, Danu punya perasaan sama janda gatel itu!” gerutu Kinanti sambil berjalan meninggalkan kantor Danu.


Sedangkan Danu yang masih berada di dalam ruangan kerjanya, sedang mengacak-acak ruang kerja itu. Ia membanting barang-barang yang ada di atas meja kerjanya.


“Sial! Kenapa wajah Zivanya selalu terbayang dalam ingatanku!”


“Apakah aku menyukai janda itu? Tapi kenapa? Kenapa baru sekarang aku menyadarinya?” gerutunya.


Niat ingin menghancurkan Zivanya demi Kinanti. Tapi, ia malah terjebak dalam dalam permainan hatinya sendiri. Perasaannya tidak dapat di bohongi, bahwa dalam waktu setahun belakangan, ia mulai merasa nyaman bersama Zivanya yang selalu bersikap lembut dan pengertian padanya.


“Aku tidak bisa membirakan Zivanya bersama pria lain, siapapun itu! Aku akan membuatnya kembali, aku yakin dia masih mencintai aku, aku akan mencari nya dan memintanya kembali!”


BERSAMBUNG!


.


.


.


SEMBARI NUNGGU UP, BISA MAMPIR DI KARYA KAKAK ONLINE NENG SYANTIK YANG ADA DI BAWAH INI YA!


JUDUL: SAHABAT JADI MENIKAH


PENULIS: ZAFA


Kisah dua anak SMA yang bersahabat tapi di takdirkan menikah karena perjodohan. Bagaimana kisah selanjutnya, saksikan setelah ini.


__ADS_1


__ADS_2