PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)
Chapter 49


__ADS_3

“Mohon maaf, saya tinggal sebentar!” Arya pamit kepada rekan kerjanya, lalu dengan cepat ia masuk kedalam kamar. Menyusul istrinya.


“Siapa perempuan itu? Boleh juga,” kata salah satu rekan Arya yang memang seorang Cassanova.


“Jangan macam-macam dengan barang milik, Tuan Arya! Dia tidak akan pernah main-main, jika ia merasa terganggu.” Rekan yang lain mengingatkan, bagaimana sepak terjang Arya dalam dunia bisnis. Sikap dan karakter Arya yang tidak pernah main-main, memang sudah terkenal dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini. Terlebih lagi, Arya tidak hanya di kenal sebagai Presdir DIRGANTARA GRUP. Tapi juga, di duga memiliki andil dalam perusahaan VALES'T GRUP yang tidak di ketahui siapa pemilik asli dari perusahaan itu.


Sedangkan di dalam kamar, Zivanya menyembunyikan tubuhnya di dalam selimut. Ia takut, Arya murka dengan apa yang ia lakukan.


Mendengar langkah kaki Arya yang semakin mendekat. Zivanya semakin takut. “Beng, maafin aku,” ucap Zivanya dengan lirih.


Arya menyibak selimut tebal yang menutup seluruh tubuh istrinya. Arya menatapnya dengan gemas.


“Kenapa minta maaf? Hmmm?” Arya menyentuh dagu istrinya.


“Aku tadi keluar, mau nanyain anak-anak juga baju ganti aku,” ucap Zivanya.


“Anak-anak udah di antar pulang. Willy juga udah aku pesenin, buat bawa baju ganti kita. Karena abis ini, aku mau ajak kamu makan malam bareng sama client.”


“Kamu gak marah?” tanya Zivanya sembari menatap mata Arya.


“No! Aku gak marah, sayang!”


Zivanya memeluk lengan suaminya, lalu mencium pipi Arya dengan lembut.

__ADS_1


“Aku keluar dulu, ya! Gak enak sama mereka,” kata Arya sembari menutupi kembali tubuh istrinya dengan selimut.


Arya segera keluar dari kamar itu, menuju ke kursi kebesarannya.


“Siapa cewek tadi, boleh juga,” ucap rekan Arya.


“Jangan macam-macam pada istriku, Ju!” Arya menatap tidak suka pada rekannya yang bernama Juhim itu.


“Istri, sejak kapan kau menikah?” tanya kedua rekannya yang llain.


“Sudah lama, sebelum perusahaan ini berkembang. Anak ku yang sulung sudah berusia hampir 7 tahun,” kata Arya..


“Hah? Benarkah?” Juhim terkejut mendengar perkataan Arya.


“Lalu, kenapa kami tidak tahu?” Juhim menatap Arya dengan tatapan menyelidik.


“Sengaja, karena istriku tidak ingin terusik oleh media. Apa lagi di ganggu oleh pria Cassanova seperti dirimu!” Arya tersenyum sembari menujuk ke arah Juhim.


“Sialan! Kenapa semuanya malah berbalik padaku!” Juhim ikut terkekeh mendengar perkataan Arya. Begitu juga kedua rekannya yang lain.


Mereka ber 4 pun membahas kembali masalah proyek yang akan mereka kerjakan.


Tak lama kemudian, Willy tiba dengan membawa paper bag yang berisi pakaian ganti Zivanya dan juga Arya.

__ADS_1


Setelah Willy datang, Arya meminta Willy untuk menggantikan dirinya. Ia pun segera membawa baju ganti itu pada istrinya.


“Willy, benarkah Arya sudah menikah dan memiliki dua orang anak? Kenapa selama ini dia menyembunyikan anak dan istrinya begitu rapat. Bahkan kami semua tidak tau,” jiwa kepo Juhim meronta-ronta. Hingga mulutnya begitu tidak sabar untuk bertanya pada Willy.


“Cih, Juhim ini membuatku kesal. Bang Arya pasti mengatakan bahwa ia memiliki dua anak, berarti ia memberitahu orang ini bahwa ia telah lama menikah.” Batin Willy.


“Iya, sudah lama menikah. Sengaja tidak di publikasikan, karena istrinya tidak ingin terusik!” ujar Willy.


“Jadi begitu!” Juhim nampak manggut-manggut. Membuat Willy sangat jengkel.


Cassanova gila dengan tampang pas-pasan. Mendekati wanita dengan uangnya, jika hanya bermodalan tampang. Mungkin tidak akan ada gadis yang mau dengannya, jika pun mau. Sudah bisa di pastikan gadis itu 11 12 dengan dirinya yang pas-pasan. Ada saja, kebanyakan gadis sekarang ada uang abang sayang. Gak ada uang, cari yang lain!


Hehehe, begitu kan pepatah sekarang. Tampang bukan rintangan selagi duit berjalan. Jadi, tidak usah pilih yang tampan tapi tidak berduit, yang tampan belum tentu lebih baik dari yang berduit. Karena banyak yang berasumsi bahwa duit adalah hal yang paling nomor satu.


BERSAMBUNG!


.


.


.


Tinggalkan jejak kepemilikan ehh salah, jejak like coment maksudnya.

__ADS_1


Wkwkwk!


__ADS_2