
Setelah bekerja tiga jam bersama sebelas Goliath yang dikendalikan oleh Omega, akhirnya kami berhasil mengeluarkan pabrik dari kotak barang dan menempatkannya pada lantai atas pembangkit listrik.
Bagian tersulit dari proses ini adalah perakitan ulang seluruh bagian pabrik untuk menyesuaikan pada area lantai.
“Akhirnya selesai juga.” ucapku sambil mengelap keringat di dahi.
Ruangan itu terlihat begitu futuristik dengan banyaknya tangan robot dan kabel yang bergelantungan.
“Omega, coba kau nyalakan.”
[Baik Master!]
Mantra sihir yang diukir di berbagai area mulai bersinar saat energi Mana dialirkan.
Sumber energi mana saat ini masih secara langsung diberikan dari batu monster. Ini merupakan pemborosan karena tidak diolah lebih dahulu.
Tetapi karena pembangkit listrik belum siap, aku pun tidak memiliki cara lain untuk memberikan energi listrik.
Setelah bahan bakar telah terisi tangan robot pun akhirnya bisa bergerak. Sebagian percobaan, aku meminta nebula untuk membuat seratus potions dengan bahan yang aku miliki.
Hasilnya hanya dalam waktu sepuluh menit dua puluh tangan robot berhasil menyelesaikan tugas taku berikan.
“Sempurna.”
Aku tersenyum lebar melihat keberhasilan memindahkan pabrik tempat baru.
Berikutnya aku mulai menggunakan pabrik untuk memproduksi masal para Worker, yakni jenis robot yang didesain khusus untuk pekerjaan berat.
Tidak seperti tipe Goliath yang miliki tubuh besar, Worker memiliki tubuh kecil setinggi satu meter saja. Tetapi itu justru kelebihan yang dimiliki robot jenis ini.
Dengan desain yang lebih kecil, worker dapat bergerak lebih lincah dan cepat daripada Goliath, bisa menjangkau tempat yang tidak mungkin dijangkau oleh robot besar.
Worker memiliki dua varian yakni Runwork dan Flywork.
Runwork adalah robot setinggi satu meter dengan empat kaki yang membantunya berjalan lebih cepat.
Daya tahan tinggi dan hemat bahan bakar membuat Runwork menjadi robot pekerja keras.
Sementara Flywork memiliki keunggulan bisa terbang, juga dilengkapi dengan dua lengan untuk membantunya bekerja lebih efisien.
Walaupun Flywork sangat efisien, tetapi worker jenis ini memiliki kelemahan fatal yakni terlalu boros energi, sehingga tidak bisa bekerja dalam waktu lama.
***
Setelah menciptakan Pasukan Worker, Aku pun memulai melanjutkan pembangunan pembangkit listrik.
Aku tidak bisa menyia-nyiakan waktu karena tidak ingin menyia-nyiakan batu Monster yang aku gunakan sebagai sumber energi para robot.
[Sebenarnya Master hanya perlu memasukkan para robot ke dalam item box untuk melakukan isi ulang daya menggunakan energi sihir Master]
“Eh, sungguh aku bisa melakukan itu?.”
Aku sangat terkejut dengan apa yang Omega katakan. Dan saat mencobanya ternyata memang bisa.
__ADS_1
Seketika aku langsung merasa penyesalan yang mendalam saat mengingat sudah menghabiskan 10.000 batu sihir untuk mengisi energi pasukan worker.
“Tapi kenapa bisa seperti ini?.”
[Ya itu bisa dilakukan dengan kemampuan (Industri) yang master miliki]
"(Industri)? Skill seperti apa itu? Aku tidak pernah merasa mendapatkan keahlian dengan nama itu."
Omega pun menjelaskan jika skill (industri) tanpa sengaja aku buka saat pertama kali membuat potions dan Golem saat pabrik masih berada di dalam item box milikku.
“Maksudmu aku mendapatkan skill [Industri] tadi malam sebelum event dimulai?."
[Anda benar]
Keahlian [Industri] membuatku bisa membuat apa yang dapat dibuat oleh pabrik. Itu adalah kemampuan over power yang terlalu dikuasai.
Jika menginginkan pedang, aku hanya perlu memikirkan tentang pedang di dalam kepalaku.
Lalu jika bahannya sudah terpenuhi, dalam beberapa detik pedang impianku pun akan muncul di daftar barang yang tersimpan di kotak item.
Sangat simpel dan mengerikan.
Mengerikan karena Omega merupakan satu paket dengan skill [industri]. Artinya kecerdasan buatan itu juga bisa mengakses keahlian industri yang aku miliki.
Bukankah itu sangat berbahaya?, dia akan mengetahui semua rahasia yang aku miliki.
Tidak ada privasi untukku lagi, mungkin saat ini dia juga sedang membaca pikiranku.
“Tidak, tidak apa pun terserah tapi jangan membaca pikiran!.”
Tanpa sadar aku mengatakan apa yang aku pikirkan dengan begitu histeris.
Semua Goliath yang dikendalikan Omega menatapku dengan khawatir.
Dia bertanya.
Dia bertanya-tanya.
Apa itu artinya Omega tidak dapat membaca pikiranku?. Karena penasaran aku pun bertanya secara langsung, tetapi jawaban Nebula membuatku terkejut.
[Jika master memberikan izin aku bisa melakukannya]
Dia biasa melakukannya, tetapi jika mendapat izin. Apa itu artinya jika Omega tidak diberikan izin maka rahasiaku akan tetap terjaga?.
“Omega dengar!.”
[Ya master!]
“Jangan pernah memasuki kepalaku tanpa izin!.”
[Siap laksanakan!]
Sebelas Goliath dan enam puluh worker memberikan hormat secara bersamaan. Sungguh kecerdasan buatan itu membuatku takut.
Bagaimana jika ternyata dia menipuku lalu diam diam meretas otakku untuk di kendalikan?. Hanya dengan memikirkannya saja sudah membuatku ketakutan.
***
__ADS_1
Berpindah dari lantai Pabrik, kami turun ke bawah dimana pembangkit akan segera dibangun.
Menggunakan keahlian [Industri] aku mengolah biji besi menjadi besi siap pakan yang akan digunakan untuk menciptakan kerangka mesin dan sparepart.
Awalnya pekerjaan itu akan dilakukan oleh Omega menggunakan Pabrik, namun karena aku memilih keahlian yang sama membuat kecepatan produksi meningkat dua kali lipat.
Tidak terasa hari telah petang, pembangunan yang kami kerjakan telah mencapai tahap akhir.
Sudah 95% proyek di selesaikan, jika aku lembur bisa saja pekerjaan selesai hari ini. Namun sayangnya aku memiliki janji yang harus aku tempati pada Siti.
Rencana awal aku ingin mengajaknya melihat area terlarang, tetapi itu terpaksa dibatalkan karena pembangkit listrik hampir selesai.
Bukannya aku tidak mempercayai Siti. Namun aku hanya berusaha melakukan tindakan pencegahan.
Bisa saja tiba-tiba muncul seseorang yang ahli dalam menghipnotis atau seorang Hunter dengan kemampuan membaca ingatan.
Mereka menggunakan kemampuan pada Siti gan membuat gadis itu tanpa sadar membocorkan rahasia area terlarang.
Karena terlalu beresiko aku pun meminta makan malam dilakukan di dalam Toko.
Seperti biasa Goliath menjadi penjaga saat aku pergi dari wilayah terlarang, sedangkan para worker sedang beristirahat di dalam kotak barang.
Aku tidak akan membiarkan mereka bekerja tanpa aku. Setiap pekerjaan yang di lakukan berkaitan dengan pembangkit listrik harus berada dibawah pengawasan Ku.
Walaupun Omega bisa menyelesaikan pembangunan tanpa aku, tetapi tidak mungkin aku membiarkannya melakukan itu.
Bukannya aku takut dia melakukan sesuatu yang tidak aku ketahui.
Hanya saja aku tidak ingin melewatkan apapun.
Aku yang memulai pembangunan ini. Maka orang yang akan mengakhirinya juga adalah aku.
“Aku, aku, aku dan aku....”
Pushrank berlari cepat menuju kota.
Di jalan menyempatkan mampir ke mansion Liliana untuk menepati janji duel.
Pertarungan berlangsung lebih cepat dari sebelumnya, ini pasti karena efek pekerjaan Champions.
Walaupun pertarungan kami singkat aku dapat merasakan peningkatan teknik pedang dan sihir cahaya gadis itu.
“Liliana, apa kau tidak tertarik dengan even?.” tanyaku.
“Tentu saja aku tertarik, namun aku saat ini memiliki banyak pekerjaan.”
Dia ebih memilih untuk melakukan apa yang saat ini lebih penting daripada mengikuti turnamen yang belum tentu akan ia menangkan.
Sifat Liliana lebih dewasa dari usianya.
Terakhir, Liliana menceritakan jika sempat ada kekacauan karena kedatangan 3.000 pengungsi.
Pihak militer sepertinya mengecam sikap Wali Kota Yuki yang menerima warga kota Jati sebagai budak.
"Seperti konflik lain akan segera pecah." ucap Liliana.
***
__ADS_1
Bersambung.