
Setelah mereka semua melaksanakan Shalat Shubuh berjamaah. Tiba- tiba Mama Anggel Menyuruh Anak beserta Suaminya untuk Mengunjungi Makam Mantan suaminya.
Mama Anggel pun kini kedapur untuk memasak. Mama Anggel memasak untuk sarapan pagi Mereka Semua.
"Mama duduk saja, Jesi dan Kak Almira Saja Yang Memasak untuk sarapan." ucap Jesica
"Kalian berdua yang duduk saja, Mamah ingin Memasak Nasi Goreng Seafood. Kesukaan Almahum Papah kalian." ucap Mamah Anggel
Mama Anggel pun kini memasak Nasi Goreng Seafood tersebut dengan semangat. Dan Mengingatkan nya ke masa dirinya masih pacaran Dulu dengan mendiang suaminya.
"Aku sangat merindukan kamu Mas. Kau adalah Satu-satunya untukku. Aku setia buktinya hingga Detik ini aku masih menjanda." ucap Mama Anggel Disela kegiatan memasaknya
Setelah Masakan nya Jadi Kini Mama Anggel Pun Menyediakan masakan tersebut ke Meja Makan.
"Ayo Sayang. Selagi Masih hangat. Kita Segeralah Sarapan." ucap Mamah Anggel
"Makasih Iya Mah, Nasi Goreng Buatan Mamah Lezat Sekali. Seperti Bayi yang ada Dalam Kandungan Almira Sangat menyukai Masakan Buatan Neneknya." ucap Almira
"Makasih Iya Mah. Nasi Goreng nya enak banget. Jesi Senang banget Mah. Apalagi ini Adalah Nasi Goreng kesukaan Papah." ucap Jesica
__ADS_1
Jesica pun kini menangis. Mengingat Masa Kecilnya, Waktu Papahnya masih hidup.
"Sudah Jesi Kau jangan menangis lagi. Jika Kau Rindu Papah kita dapat ke Makamnya hari ini. Mumpung kita semua berkumpul." ucap Danu
"Iya Mas. Jesi dan Kak Almira Gak bisa Ikut Kalian. Kami berdua sedang hamil Mas Danu. Jadi Kami Gak bisa ikut." ucap Jesica
"Sudah Jesi jangan sedih sayang. Gimana Kalau Kita Kirim Doa Untuk mendiang Papah mu dan Papah ku di rumah. S-edangkan Mamah Suami Kamu dan Mas Danu ke makam saja. Biarkan Mereka." ucap Almira
Kini Almira pun menenangkan Jesica Yang Menangis dengan Memeluk dan Menghapus Air Matanya.
Kini Mama Anggel, Danu beserta Bram Sudah Bersiap-siap Ke Makam Papah Mereka.
"Pah maafkan Mamah. Baru sempat mengunjungi Makam Papah." ucap Mamah Anggel
"Pah Maafin Danu Iya. Baru Sempat Jengukin Makam Papah." ucap Danu
"Pah Maafkan Bram Baru Sempat kemari Lagi. Mungkin Setelah Jesica dan Kak Almira lahiran. Baru mereka berdua bisa mengunjungi Makam Papah." ucap Bram
Kini mereka pun berdoa dan membacakan Yasin Dengan Khusu dan khidmad.
__ADS_1
"Mah udah jangan nangis terus. Mamah Gak usah Sedih lagi." ucap Danu
"Iya Nak Mamah agak sedih. Mamah ke ingetan Papah." ucap Mamah Anggel
"Papah pasti sudah tenang di Sisi Allah SWT. Kita Harus mendoakan Papah. jika Mamah Merindukan Papah Mamah bisa mendoakan Dan Mamah bisa mendatangi Makam Papah." ucap Bram
"Iya Sayang. Makasih iya Kalian berdua Menyempatkan diri Kemakam Papah." ucap Mamah Anggel
"Mah Ayo Segera kita pulang. Kasian Jesica dan Almira. Apalagi mereka sedang hamil." ucap Danu
"Yasudah Nak. Ayo kita pulang. Kasian mereka. Nanti kita belikan Jesica dan Almira Buah-buahan." ucap Mamah Anggel
Pada Saat Mamah Anggel, Danu dan Bram Menuju Parkiran. Pada Saat menyebarangi Jalan Tiba-tiba Mamah Anggel Ketabrak Sebuah Mobil BMW berwarna hitam. Danu dan Bram yang Sangat Panik pun Segera Membawa Mamah Anggel Ke rumah sakit.
Bersambung.
Jangan lupa like
Coment Vote
__ADS_1
Beserta Dukungannya