Pernikahan Keduaku

Pernikahan Keduaku
Bali-4


__ADS_3

Cafe Q


Daniel memesan minuman dingin dan cemilan roti bakar keju pada pelayan. Ia menunggu kliennya datang. Sebenarnya mereka janjian masih 1 jam lagi, namun karena takut melampiaskan marahnya pada Nia lebih baik Ia pergi lebih dulu saja.


Daniel mengeluarkan Hpnya dari tas selempang kecil yang Ia bawa. Dibukanya CCTV Villa yang bisa Ia pantau dari Hpnya. Hanya di ruang tamu dan ruang makan yang dilengkapi dengan CCTV, sisanya tidak ada demi menjaga privacy tamu villanya.


Terlihat Nia sedang duduk termenung sedih selepas Daniel pergi. Terselip rasa bersalah di hati Daniel. Apakah Ia menyakiti hati istrinya? Walau bagaimanapun istrinya sudah jauh-jauh menghampirinya sampai ke Bali namun Ia malah cuekkin.


Daniel melihat si Buluk yang menghampiri Nia. "Mau apa si Buluk deketin Nia?" gumam Daniel pelan. Terlihat Nia mengobrol dengan si Buluk. Mudah sekali akrab dengan orang lain itulah sifat Anton. Sepertinya percakapan mereka lumayan seru sampai raut kesedihan di wajah Nia perlahan hilang. Nia bahkan sampai beberapa kali tersenyum dan tertawa.


Daniel mematikan CCTV dengan kesal. Dicarinya nama Buluk di aplikasi WA. Ia pun langsung mengirim pesan padanya.


Daniel : Awas ya macem-macem sama Nia! Bersihin toilet sana!


Pesan pun terkirim. Namun hanya dibaca saja oleh Buluk. Daniel membuka kembali CCTV Villa. Terlihat Buluk sedang menunjuk ke arah CCTV lalu mengajak Nia pergi dari ruang tamu. "Mau apa Dia? Mau diajak kemana Nia?" curiga Daniel.


Baru saja Daniel hendak meninggalkan Cafe dan menghampiri istrinya untuk mengecek apa yang mereka sedang lakukan, klien yang Ia tunggu sudah datang. Tak ingin mengecewakan kliennya, Daniel pun memulai meeting mereka.


********


Villa XY


Nia sedang diajak melihat-lihat Villa oleh Anton. Villa ini tidak lebih mewah dari Resort Papa Darmawan yang di Puncak, namun tetap saja keren. Setiap Villanya ada private pool, fasilitas lainnya pun lengkap seperti kamar mandi dengan bath up, televisi super besar, lemari es, bahkan ada karaoke juga.


"Ini semua punya si Boss, suami you. Dan masih ada beberapa lagi Villa yang Ia punya." Anton mulai memamerkan kehebatan Daniel.


"Oh jadi Daniel bisnisnya penyewaan Villa ya?" Nia menyimpulkan bisnis yang Daniel geluti. Ia tak tau bisnis apa yang Daniel lakukan selain menjadi pengacara.


"Ya bukan sewa villa aja Non. Bos juga buka kantor pengacara disini. Cabang dari yang di Jakarta. Kalau kasusnya ringan beberapa pengacara yang satu advokat yang handle. Kalau kasus berat baru si Boss. Nah hampir 2 minggu ini si Boss lagi ngurusin kasus berat tentang perusahaan gitu kalau gak salah. Makanya Si Bos gak pulang-pulang padahal masih jadi pengantin baru." Nia mendengarkan dengan seksama penjelasan dari Anton. Sibuk sekali suaminya.

__ADS_1


Salah seorang karyawan di Villa ini menghampiri Anton dan membawakan sebuah bungkusan. Ternyata pesanan Daniel sudah sampai. Anton meminta Nia duduk manis saja di ruang tengah, Ia akan mengambilkan piring dan sendok untuk Nia.


Nia makan siang bareng dengan Anton sambil menonton TV yang menyiarkan acara gosip.


"Tau gak, Non. Si artis ini tuh sebenernya udah pernah nikah dan punya anak tapi gak diakuin tau." rumpi Anton.


"Ah, masa? kok kamu lebih tau sih?!" Nia tak percaya ternyata Anton lebih update lagi masalah pergosipan artis.


"Ih kan ada tuh foto anaknya yang beredar di akun gosip. Mukanya mirip banget. Masih mau bohong lagi. Laki-laki tuh begitu Non makanya saya gak mau sama laki-laki!"


"Ya kan situ emang laki-laki jadi sukanya sama perempuan keles. Oh iya dulu aku sempat mikir kalau kamu tuh ada hubungan spesial loh sama Daniel."


"Itu kan sebelum Non liat sendiri gimana perlakuan Si Bos sama saya kan? kalau udah liat juga bisa langsung tau, mana ada orang pacaran berlaku semena-mena gitu sama pacarnya. Huh.... Tapi memang Si Bos itu kasihan loh. Punya wajah tampan tapi malah apes. Ha..ha..ha.." Anton tertawa puas sekali karena berhasil menghina atasannya.


"Apes gimana?" selidik Nia lagi. Makan ayam yang rasanya pedas ini ternyata lebih nikmat lagi sambil ngegosip. Tanpa terasa Nia bahkan menghabiskan makanannya.


"Terus?"


"Ya terus makin banyak yang berebut pengen jadi pacarnya Si Bos. Akhirnya untuk meredam gosip tersebut Si Bos pilih deh salah satu cewek yang akhirnya Ia jadiin pacar."


"Siapa namanya?"


"Namanya Clarissa. Dipanggil Rissa. Nah Si Bos pilihnya juga kembang kampus. Pinter juga tuh orang. Mereka mulai deh jadi bahan perbincangan publik. Mereka dijuluki pasangan serasi sejagat raya. Mengalahkan Romeo dan Juliet deh pokoknya." Anton meneguk dulu es kuwutnya. Membasahi tenggorokannya yang kering.


"Pacaranlah tuh mereka. Emang dasarnya Si Bos gak suka ya, mau secantik apapun tetep aja gak suka. Nah si Rissa ini maunya nyosor Si Bos melulu. Makin bikin Si Bos geuleuh. Si Bos mulai ngehindarin eh malah makin bikin Rissa cinta metong. Dipepet terus Si Bos. Manjanya naujubileh. Mana demen Si Bos sama cewek kayak gitu."


"Tapi Daniel gak pernah cerita kalau Dia pernah pacaran sama aku?" tanya Nia heran.


"Iyalah. Itukan kenangan pahit Dia. Si Rissa gak cuma sampai situ aja. Dia ngegodain Si Bos juga. Bilangnya ngajak belajar bareng di rumahnya, eh malah di rumah Rissa Si Bos dipancing-pancing. Bos gak suka liat kok bisa cewek seagresif itu sama cowok. Bahkan nih ya si Rissa itu sampai buka jaketnya dan pakai tanktop aja buat ngegoda Si Bos."

__ADS_1


"Terus... terus...?" Nia makin penasaran.


"Selanjutnya setelah iklan berikut ini! ha..ha..ha.." tok.. kepala Anton digetok sama Nia pakai gelas bekas es kuwut yang kosong.


"Ampun.. ampun.... Nyai Bos lebih galak dari Si Bos nih!" Anton mengusap-usap kepalanya yang tidak sakit itu. Cuma gelas plastik aja kok kesakitan lebay deh.


"Cepetan cerita lagi. Penasaran tau!" omel Nia.


"Iya... iya... terus menurut cerita Si Bos nih, Rissa bahkan mencoba mencium paksa Bos. Tapi Bos nolak. Ah kalau saya jadi Bos mah saya sosor juga tuh, Rissa cakep gile."


Mata Nia mendelik seakan tak terima perkataan Anton.


"Selow atuh Non. Itu kan kalau saya. Tau sendiri saya mah celamitan met met... Kalau Si Bos mah nolak. Terus Si Bos langsung beresin barangnya dan pulang. Sebelum pulang, Si Bos putusin hubungannya sama Rissa. Nah karena malu udah seagresif itu sama Si Bos akhirnya Rissa nyebarin gosip deh kalau Si Bos itu gak suka sama cewek dan suka sesama jenis. Bos mah nyantai, gosip kayak gitu malah bikin Dia dijauhin cewek-cewek yang awalnya ngejar-ngejar Dia dan bikin risih. Malah yang ada kaum cowok yang suka sesama jenis deh yang


ngejar Dia."


*****


Hayo siapa yang bilang ini pendek? terlalu menikmati ya gak terasa udah 1 halaman. Tenang aja hari ini akan ada double update.


tapi


kalau votenya banyak 🤣🤣🤣🤣🤣🤣


kalau votenya dikit gimana?


hmm.... kasih tau gak ya? pengennya sih up sampai 3 episode. Kalau votenya dikit Up nya 1 aja, oke? hehehehe...


Hayo emangnya gak kangen sama Abang Daniel sayang??? Makanya vote dan like yang banyak oke?

__ADS_1


__ADS_2