
Menjadi anak tunggal dari seorang pengacara ternama tak membuat Daniel tumbuh menjadi anak yang manja dan hanya mengandalkan harta orangtuanya saja. Ia terbiasa mandiri, bahkan bisa mencari uang sejak masih kuliah.
Daniel sudah dididik oleh Papanya untuk menjadi seorang pengacara, mengikuti jejak sukses Papa. Ia tak melawan keinginan orang tuanya, akhirnya Ia kuliah mengambil jurusan hukum.
Papa tak mengizinkan Daniel kuliah di luar negeri, karena menurutnya pergaulan di luar sana sangat bebas, tidak sesuai dengan adat dan budaya timur orang Indonesia. Ia menyuruh Daniel kuliah saja di Indonesia.
Berkat kepintaran Daniel, tak sulit baginya untuk masuk ke Universitas No.1 di Indonesia. Popularitasnya melambung berkat ketampanannya, banyak cewek yang mengejar-ngejarnya. Namun tak dihiraukan oleh Daniel. Ia lebih tertarik belajar hukum lebih dalam agar dapat sehebat Papa.
Gosip pun mulai berhembus. Banyak yang menggosipkan bahwa Ia penyuka sesama jenis. Perlahan, cewek-cewek pun mulai menjauhinya dan under estimate padanya. Dan cowok-cowok yang menyukai sesama jenis justru banyak yang mendekatinya, berharap akan mendapatkannya.
Apakah Daniel penyuka sesama jenis? Tentu saja tidak. Selama ini tak ada seorang pun cewek yang berhasil menarik perhatiannya. Mereka kebanyakan mendekatinya karena ada maksud tersendiri. Ada yang bertujuan agar tenar karena berhasil mendapatkan salah satu cowok ganteng di kampus, ada juga yang mendekatinya setelah tau Ia adalah anak pengacara terkenal. Loh tahu darimana? Ya tahulah, di jurusannya yaitu fakultas hukum ada komunitas pengacara se-Indonesia. Komunitas tersebut mendapat informasi bahwa anak kandung Pak Darmawan kuliah di kampus tersebut, mulailah mereka stalking dan karena nama panjamg Daniel mencantumkan nama Papanya yasudahlah terbongkar rahasia yang selama ini Ia tutupi.
Dengan semua ketenaran dan keberuntungan yang dimilikinya tak membuat Ia menjadi star syndrom seperti orang kebanyakan. Malah Ia rendah diri dan suka menolong, namun karena gosip buruk yang beredar tentangnya akhirnya malah citra buruk yang didapat.
__ADS_1
Mama dan Papa selalu menyayangi Daniel, hal itu yang membuat Daniel merasa harus membalas jasa kedua orang tuanya. Ia tak mau mengecewakan Mama dan Papa, karena Ia sangat menyayangi keduanya.
Saat Papanya hampir saja meninggal, Ia bertekad akan membalas jasa orang yang telah menyelamatkan nyawa Papanya tersebut. Ternyata orang tersebut adalah Pak Adi, Papanya Nia. Pak Adi orang yang tulus, Ia tak pernah meminta apapun pada Papa karena jasanya. Papa bahkan ingin menjodohkan Daniel dengan salah seorang puteri Pak Adi, namun ditolaknya. Dengan alasan anak pertamanya sudah menikah, anak bungsunya masih kuliah dan anak keduanya sudah ada yang mau melamar namun Ia seperti ragu menerima lamaran tersebut. Karena Nia sangat mencintai lelaki pilihannya maka Ia merestui pernikahan anaknya dan perjodohan mereka pun batal. Pak Adi juga tak meminta imbalan harta benda. Ia ikhlas menolong, hal itu yang membuat keluarga Darmawan berhutang budi sampai kapanpun.
Setelah perjodohan Daniel dengan anak Pak Adi batal, Papa lalu menjodohkan Daniel dengan anak rekan bisnisnya. Daniel hanya bertemu sekali dengan Astri lalu langsung melangsungkan pernikahan. Semua prosesi pesta sudah disiapkan oleh wedding organizer, Ia hanya perlu duduk manis bak raja dan ratu sehari.
Tak kenal maka tak sayang, hanya bertemu sekali lalu langsung menikah tak menimbulkan perasaan apapun di hati Daniel terhadap Astri. Ya, Astri memang cantik, namun cinta bukan hanya tentang fisik belaka. Ternyata Tuhan berkehendak lain, selesai resepsi rupanya Astri kelelahan lalu jatuh pingsan. Daniel membawa wanita yang baru saja menjadi istrinya ke Rumah Sakit. Entah penyakit apa yang dideritanya, malam itu juga Astri langsung pindah ke ruang ICU. Daniel tetap setia menunggu istrinya, seharusnya mereka tengah menikmati malam pertama sebagai pasangan suami istri tapi malah bermalam di Rumah Sakit. Menjelang subuh kondisi Astri drop, Daniel melihat dokter dan perawat berlari menuju tempat Astri, berbagai upaya telah dilakukan namun nyawa Astri tak tertolong.
Daniel hanya terdiam meratapi nasibnya. Tidak ada air mata yang mengalir melepas kepergian istri seharinya. Tawa canda saat pesta berubah dalam semalam menjadi derai air mata. Ya, itulah takdir hidupnya. Daniel menerimanya dengan ikhlas. Ia pun melanjutkan kembali hidupnya dengan titel baru yaitu seorang Duda. Ia menyibukkan diri dengan bisnis baru selain pekerjaannya sebagai pengacara dan tak memikirkan tentang jodohnya lagi.
Saat itulah Ia berpikir bahwa memang anak Pak Adi adalah jodohnya dari awal. Ia menunggu kedatangan Pak Adi lagi dengan putrinya yang akan bercerai, namun tak kunjung datang. Harapannya hampir pupus, kembali Ia menyibukkan diri dengan bisnis barunya dan akhirnya bertemu Nia. Semua seakan sudah di rencanakan oleh Tuhan.
Pertama kalinya Ia melihat Nia, Ia ingat wanita itu pernah menabraknya dulu dan berjanji akan mengganti kopi yang ditumpahkannya. Beberapa waktu berlalu ternyata mereka bertemu kembali dengan keadaan yang sama. Daniel bisa mengenalinya dalam sekali lihat, karena baru pertama kalinya Daniel benar-benar tertarik pada seorang wanita.
__ADS_1
Saat Nia ingat siapa dirinya dan mau mentraktir Ia minuman dengan senang hati Ia menerimanya. Daniel melihat gadis cantik yang dulu Ia temui tengah muram, matanya bengkak dan sorot matanya kosong. Daniel lalu mengesampingkan pekerjaannya dan mulai mendengarkan curhat Nia.
Semakin mengobrol dengan Nia, semakin tertariklah Daniel. Nia semakin imut dan menggemaskan manakala Ia menggodanya. Tanpa Nia sadari, Daniel mencoba mengajak ketemuan lagi minggu depan dengan iming-iming akan membantu Nia memecahkan masalah perselingkuhan suaminya. Ah, suami bodoh mana yang melepaskan wanita secantik Nia demi wanita lain yang hanya menang body sexy saja.
Kebodohan suami Nia adalah suatu peluang baginya. Namun Ia tak mau membuat Nia merusak pernikahannya, Ia mau Nia sendiri yang memutuskan ke arah mana pernikahannya akan berujung. Selama seminggu ini harap-harap cemas, jika Nia memutuskan mempertahankan pernikahannya maka pupuslah sudah harapannya. Tapi ternyata Nia datang dan memutuskan untuk bercerai dengan suaminya. Secercah harapan muncul, Ia pun membuka identitasnya sebagai seorang pengacara. Betapa kagetnya Ia ternyata Nia memiliki kartu nama sakti milik Papa yang hanya diberikan untuk orang spesial karena kartu nama tersebut dilapisi dengan emas. Ternyata Nia adalah anak Pak Adi, yang seharusnya dijodohkan dengannya dulu.
*
*
*
*
__ADS_1
Maaf telat update, saya lagi banyak kerjaan di dunia nyata. Tetap dukung saya ya dengan like dan vote. luv u all.