Pernikahan Puncak Balas Dendamku

Pernikahan Puncak Balas Dendamku
bab 117


__ADS_3

"aku tidak menghilang Dewi, memang setelah kejadian itu aku tidak melanjutkan sekolah lagi, aku hanya menghabiskan waktuku dikamar terus, aku mengambil paket c makaya bisa langsung kuliah"ucap kleven jujur, untuk perkataannya kali ini benar-benar jujur tanpa kebohongan sedikit pun, ia tidak melanjutkan studinya dibangku jenjang SMA sejak kejadian itu.


"aku merasa bersalah, aku sudah gagal menjaga kamu, aku membenci diriku pada saat itu"ucap kleven, kalau merasa bersalah memang ada, ia merasa bersalah karna sudah mengirimkan video itu ke grup kelas mereka, ia tidak sanggup menunjukkan wajah ke hadapan masyarakat bahkan kehadapan dewi pada saat itu.


"tolong dong ven, aku itu bukan anak kecil lagi, aku bukan anak TK lagi yang bisa selalu kamu bohongin, bisa ngk sih kalau memberi alasan itu yang logika sedikit, kalau mau berbohong itu pikirkan duluh"ucap Dewi "jangan kamu menutupi kebohongan dengan kebohongan yang baru lagi"


"aku tau semuanya kleven, aku tau kamu yang menyuruh Dion merekam itu, aku tau kamu yang mengirim video itu ke grup kelas kalian, dan setelah kamu mengirim video itu, aku tau kamu dapat apa dari teman-teman mu, jangan kamu pikir aku tidak tau kalau teman-teman mu memberikan hadiah mobil mewah karna kamu sudah mengirim video itu, bahkan teman-teman mu memberikan kamu paket liburan ke bali kan, dan itu hasil dari kamu menyebarkan video itu"ucap Dewi.


"kalau di pikir sangat gampang sekali iyh, tinggal satu tekan saja kau sudah dapat mobil mewah ples paket liburan ke Bali, jadi kamu menghabiskan waktu bukan dikamar, tapi dibali"ucap Dewi membongkar semua kebusukan kleven, sebenarnya sejak kleven meminta dirinya berbicara empat mata, ia berharap kalau kleven akan jujur kepadanya, tapi apa..?lagi dan lagi kleven menciptakan kebohongan yang baru lagi.


Sedangkan kleven hanya dia dua puluh ribu kata, ia tidak menyangka kalau Dewi tau keberadaannya selama ini, ia tidak menyangka ternyata Dewi menyelidiki sampai sejauh itu, benar-benar tidak bisa dianalogikan, benar-benar tidak bisa di percaya seorang Dewi yang duluh waktu di bangku SMA seorang siswi yang apa adanya dan polos bisa menyelidiki semua kejadian sampai sejauh itu.


"apakah bisnis keluarga mu sudah bangkrut, sampai untuk liburan ke Bali pun kamu harus menjual harga diri orang lain, apakah keluarga mu tidak sanggup lagi membelikan kamu mobil sehingga kamu lagi dan lagi menjual harga diri orang lain, apakah keluargamu tidak mampu membiayai hidupmu"ucap Dewi.


"atau bisnis keluargamu bisa berkembang pesat karna menjual harga diri orang lain"ucap Dewi "buah tidak jauh jatuh dari pohonnya"


"diam kamu Dewi, kamu tidak berhak menghina keluarga ku, kamu bukan siapa-siapa di dalam keluarga ku"bentak kleven tidak terima dengan tuduhan Dewi.


"trus apakah kamu berhak menjual harga diriku..? apakah kamu berhak menjual belikan aibku..?kamu bukan siapa-siapa dalam hidupku"bentak Dewi kembali.


"aku pacarmu pada saat itu Dewi, kamu mau bicara seperti itu..?satu hal yang harus kamu tau, penyesalan terbesarku adalah ketika aku menerima kamu sebagai pacarku, kesalahan terbesar ku adalah ketika aku belajar mati-matian untuk mencintai mu"ucap Dewi.


"aku baru menghina keluargamu, belum menjual harga diri mama dan papa, kok kamu sudah semarah itu.?kamu tidak terima..?mau lapor ke polisi..?ucap Dewi. "lapor saja dengan laporan pencemaran nama baik"


"jika aku mau, aku bisa membuka kembali kejadian itu dan melaporkan kamu ke polisi, kamu tau kan apa kesalahan kamu..?kamu tau kan pasal berapa yang kamu langgar..?kamu tau kan, kamu akan berakhir dimana nanti, kamu mau pakai cara apapun jika aku melaporkan ke polisi kamu akan tetap kalah"ucap Dewi.


"jadi kamu jangan coba-coba mengungkit kejadian itu, karna aku bisa bergerak sepuluh langkah dari yang kamu bayangkan, aku bisa saja membuat kamu tidur malam ini di dalam penjara"ucap Dewi mengancam kleven.


"kalau kamu masih punya muka, jangan pernh muncul dihadapan aku, kamu yang pindah kelas atau aku yang di pindah kampus"ucap Dewi lalu meninggalkan tempat itu.


"Dewi aku belum selesai berbicara"teriak kleven.


"jangan pernh panggil namaku dengan mulut sampahmu itu, anggap kita tidak pernah kenal apalagi menjalin hubungan apapun"ucap Dewi menghentikan langkahnya tapi masih membelakangi kleven, lalu ia meninggalkan taman itu dengan hati yang terluka kembali.


Dewi terus berjaln meninggalkan gezebo itu, berusaha tersenyum ketika ada mahasiswa lain yang menyapa lewat senyuman

__ADS_1


Padahal pada kenyataan ia ingin berteriak sekuat mungkin, mengeluarkan semua kekesalan lewat teriak saja.


Setelah sekian tahun ia mengubur kejadian itu harus di gali kembali dan kembali lagi merasakan sakit yang teramat dalam.


Sakit.


Sangat sakit sekali, di kucilkan dilingkungan masyarakat, mau mengadu tidak ada tempat pengaduan karna keluarga tidak ada yang percaya kepadanya, mau mencari sandaran tidak yang bisa ia jadi kan sebagai sandaran, bahkan ingin sekali ia mengakhiri hidupnya karna ia merasa tidak ada seorang pun mengharapkan kehadiran dilingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat.


Bahkan tidak dapat dipungkiri lewat kejadian memalukan itu Dewi menjadi depresi dan kerap kali hendak bunuh diri, sehingga ia harus menemui dokter spikiater, untuk mengembalikan mentalnya, karna ia juga ingin hidup normal dan melanjutkan hidupnya.


Dan sejak saat itu ia menutup diri dari banyak orang dan menutup hati dari kaum laki-laki, sampai ketika dibangku kuliah ia kembali dipertemukan dengan nama nya cinta, yang dimana ia menerima Rangga sebagai pacarnya.


Tapi lagi dan lagi ia harus menelan rasa kecewa untuk kedua kalinya, karna Rangga menghianati dirinya dengan sahabatnya sendiri bahkan menghasilkan seorang bayi dari penghianatan itu.


Dan ia harus kembali menelan rasa kecewa ketika Kevin memaksa dirinya menikah dengan embel-embel balas dendam dan ketika bersama Kevin ia benar-benar merasakan sakit dari segala penjuru, baik secara batin maupun secara lahiriah.


Ketika dia menjalin hubungan semua berakhir dengan pelecehan, baik smaa kleven, Rangga bahkan sama Kevin sekalipun, Dewi sempat berpikir dosa apa yang ia lakukan di masa lalu, dan dosa siapa yang ia tanggung sehingga ia harus merasakan kegagalan dan kegagalan lagi.


"ternyata wajah yang cantik tidak menjamin perjalanan asmara akan mulus, semulus wajah cantiknya"ucap Ryo.


Yap benar sekali, sebagian besar banyak orang beranggapan jika mempunyai wajah cantik maka kehidupan akan berjalan mulus semulus wajah cantiknya, mulai dari kehidupan asmara sampai perjalanan dari segala bidang.


"ngk kebayang tau, seperti apa keadaan Dewi pada saat itu, ngk kebayang bagaimna goncangan mental Dewi pada saat itu"ucap Remon "membayangkan saja aku sudah tidak sanggup apalagi melihat secara nyata"


"tapi duluh aku sempat mendengar berita itu dari adekku, tapi aku tidak terlalu menanggapi kukira itu hanya video biasa aja sih, ehh ternyata yang ada di dalam video itu ternyata Dewi"ucap Remon "sumpah jahat banget mereka"


Sedangkan Kevin hanya diam saja, saat ini ia menahan amarah mendengar semua perdebatan kleven dan Dewi, ia sudah mendengar bagaimana masa lalu mereka.


Ia tidak bisa bayangkan bagaimana situasi pada saat itu, jika mengingat wajah Dewi, ia tidak bisa bayangkan bagaimana sakitnya Dewi pada saat itu, ia tidak bisa bayangkan seperti apa Dewi pada saat itu.


Bahkan ia juga tidak pernh berpikir kalau Dewi mempunyai masa lalu yang cukup kelap.


"Bangs*k, dasar manusia tidak punya otak"ucap Kevin hendak berjalan nyamperi kleven.


"eit, mau kemana sih Vin"ucap Ryo menahan Kevin.

__ADS_1


"aku mau kasih pelajaran sama manusia binatang itu, aku tidak terima dia memperlakukan Dewi begitu"ucap Kevin yang sudah tingkat kemarahan berada di level paling atas.


"sabar-sabar, jangan gegabah, kita harus main cantik Kevin"ucap Ryo.


"main cantik bagaimana..?sudah jelas-jelas dia melecehkan Dewi, bagaimna aku bisa bermain cantik lagi"ucap Kevin menatap tajam Ryo dan Remon.


"Kevin Mahendra tolong dong, kalau kamu sudah bucin jangan langsung bodoh begini, aku tau kamu marah, kami juga sama , setelah mendengar perdebatan mereka, kami juga marah bukan karna Dewi istri dari sahabat kami, tapi siapa pun pasti marah jika mendengar kenyataan seperti itu"ucap Remon sedikit kesal, karna ketika berurusan dengan hati otaknya Kevin tidak bisa berpikir apapun.


"tapi kau harus main cantik, kau harus bisa membalas tanpa menyentuh kleven atau tanpa berbicara sedikit pun kepadanya, anggap sjaa kau tidak tau dengan masa lalu mereka"ucap Remon.


"caranya"ucap Kevin dan Ryo secara bersamaan, karna secara logika nya bagaimana caranya mau balas dendam tanpa bersentuhan atau pun berbicara sedikit pun.


"astaga, kamu kok malah ikut bodoh sih Ryo, yang bucin siapa yang ikutan bodoh siapa"ucap Remon memukul bahu Ryo pelan.


"ngk usah basa-basi, langsung ke intinya aja"ucap Kevin kesal.


"kau kan seorang pebisnis, dan cabang bisinismu sudah berada dimana-mana, sedangkan orang tuanya kleven juga termasuk pebisnis sukses"ucap Remon.


"lalu hubungannya apa kampret"ucap Ryo.


"sabar, aku belum selesai berbicara Bambang"ucap Remon kesal karna omongan langsung dipotong.


"kamu hancur keluarganya lewat bisnisnya, kamu masuk ke dalam bisnisnya keluarga mereka, lalu secara perlahan kamu ambil alih semua sahamnya dan kamu tendang mereka semua dari perusahaan itu, bahkan kamu tendang mereka semua dari negeri ini"ucap Remon.


"boleh juga ide Lo, kenapa gue ngk kepikiran sampai kesana"ucap Kevin langsung menyetujui ide cemerlangnya Remon.


"Iyah harus dong, kita harus bermain cantik tanpa harus berbuat kasar, kita harus bermain cantik tanpa harus mengeluarkan tenaga"ucap Remon tersenyum licik, karna ia bisa membayangkan bagaimana berjalan dengan sangat lancarnya rencana mereka nantinya. "kita balas dendam pakai otak saja"


"lihat aja kleven, aku bakal hancur keluargamu sampai ke akar-akarnya, aku akan membalaskan semua kesakitan Dewi tanpa sisa, sejak duluh kamu sudah salah bermain-main dengan Dewi"batin Kevin.


Ia juga mulai menyusun rencana supaya bisa masuk ke dunia bisnis kelurga kleven, bahkan ia cukup penasaran seperti apa perusahaan keluarga kleven.


"iyh sudah, kamu pulang ngih Vin, saat ini Dewi sedang membutuhkan mu, perlakukan dia dengan baik, jika aku tau kau menyakitinya kembali seperti awal pernikahan, aku adalah orang pertama yang merebutnya darimu"ucap Ryo menatap tajam kevin.


"coba aja kalau berani, aku pastikan kepala smaa leher terpisah pada saat itu juga"ucap Kevin.

__ADS_1


"baik lah kawan, kami percaya kepada mu, ingat anggap saja kau tidak mengetahui masa lalu Dewi, jangan sampai Dewi curiga"ucap Ryo.


Bahkan tidak pernah terlintas di pikirannya untuk merebut Dewi dari Kevin, tapi kalau memang Kevin kembali memperlakukan Dewi dengan cara tidak wajar, maka ia akan bertekad akan merebut Dewi darinya.


__ADS_2