Pernikahan Puncak Balas Dendamku

Pernikahan Puncak Balas Dendamku
125


__ADS_3

Mengingat baru tadi pagi Kevin memposting foto Dewi diakun Instagram pribadinya tanpa wajah Dewi di blur sedikit, bedanya waktu difoto itu Dewi memaki mukena.


Jadi cukup banyak mahasiswa yang menyakini kalau wanita dalam foto itu adalah Dewi, tapi ada juga yang menyangkal kalau itu bukan Dewi, karna mereka belum pernh melihat Dewi memakai mukena itulah sebabnya mereka cukup yakin kalau itu bukan Dewi.


Dewi terus berjalan menuju kelas tanpa menghiraukan orang-orang yang menatapnya.


Ternyata sampai di kelas Angel dan gengnya sudah menunggu tepat di meja Dewi, entah gapain mereka Dewi sendiri bingung, padahl setau Dewi mereka beda kelas.


"ehhh ternyata Lo datang juga"ucap Angel menatap tajam Dewi yang sedang berdiri diambang pintu.


"kenapa..?"ucap Dewi bingung.


"ternyata Lo suka ngoda Kevin juga iyh, sampai harus tidur berdua ngituh"ucap Angel menatap tajam Dewi.


"ngegoda..?tidur berdua..?"guman Dewi semakin bingung.


Sejak kapan dia menggoda Kevin..?yang ada Kevin yang sering menggodanya, kalau soal tidur berdua!! bukan kah selama ini mereka sering tidur berdua..?


"maksudnya goda Kevin apa iyah..?ucap Dewi semakin bingung.


"ngk usah bagala ngk tau kamu, dasar wanita murahan, kamu ngk tau kah kalau Kevin tuh sudah punya istri, sekali ****** bakal tetap jalan kali"ucap Angel.


"betulan kamu ngk tau wi apa yang terjadi"ucap salah satu teman kelas Dewi.


"ngk tau, emng kenapa sih"ucap Dewi bingung


"kamu udah cek media sosial ngk..?"ucap salah satu temanya Dewi.


"kalau belum saranku kamu langsung cek aja wi, kita semua yang ada disini penasaran juga"


"mampus, ponselku ketinggalan di mobilnya Kevin lagi, ngimna aku hubungin minta jemput nanti"batin Dewi ketika menyadari kalau ponsel tidak ada di kantong celana.


"wi, Dewi, kok malah bengong sih"


"ahh nanti aja, lagian ponselku ketinggalan di taksi tadi"ucap Dewi cuek, sejujurnya ia juga tidak terlalu penasaran dengan berita apa yang treding topik di kampus pagi ini.


"ketinggalan di taksi kah atau ketinggalan di mobil simpanan Lo..?gue lihat tadi Lo diantar sama mobil yang berbeda dengan mobil yang kemarin, segitu banyaknya om-om simpanan Lo"ucap Angel menghadang langkah Dewi ketika hendak duduk.


"Lo kenapa sih jel, heboh banget, Lo tau kan ini kota besar, aku ke kampus naik taksi, banyak taksi disini, jadi wajar kalau mobilnya ganti-gangi"ucap Dewi.


"ngk ada sopir taksi menggunakan mobil sport keluar terbaru tiap hari"ucap anget mendesak Dewi


"perasaan gue ngk pernh punya masalah sama Lo, dan satu hal yang harus Lo tau, gue ngk pernh jadi simpanan om-om"ucap Dewi kesal.


"lagian kalau pun gue simpanan om-om Lo merasa dirugikan..?kalau pun gue tidur berdua smaa Kevin Lo merasakan dirugikan..?kalau gue menggoda Kevin Lo ngk merasakan dirugikan juga kan..?"ucap Dewi menatap Angel.

__ADS_1


"trus kenapa Lo heboh sendiri, kenapa Lo yang kebakaran jenggot.?Lo punya hak apa ngurusin hidup gue"ucap Dewi.


"gue memang tidak dirugikan, tapi nama baik kampus ini akan tercemar dengan mahasiswa seperti Lo disini, kampus terbaik di kota ini tidak menerima mahasiswa ****** seperti Lo"ucap Angel.


"dengar gue, pasang tuh telinga baik-baik, trus pikirkan, Yang pertama Lo tanya sama pihak kampus, nama kampus tercemar ngk gara-gara gue, yang kedua gue disini bayar pakai uang bukan pakai beasiswa lagi, dan yang ketiga apapun pekerjaan gue diluaran sana gue ngk pernh bawa-bawa nama instansi kampus ini, jadi sekarang sudah paham kan..?"ucap Dewi menjelaskan panjang kali lebar.


"jadi kalau ngk ada kepetingan disini lagi kalian bisa keluar dari kelas ini, tau kan dimana pintu keluarnya, belum pindah kok, masih sama letaknya waktu kalian masuk kesini"ucap Dewi.


"mimpi bengat Lo iyh bisa tidur berdua sama Kevin, asal Lo tau Kevin tuh udah nikah, ngk mungkin Kevin mau tidur berdua sama Lo, lagian Kevin juga ngk mungkin kegoda sama Lo"ucap Angel tidak menghiraukan ucapannya Kevin.


"astagfirullah Angel, tobat-tobat Lo, siapa yg mimpi tidur berdua dengan Kevin..? lagian itu Lo tau sendiri Kevin tidak mungkin tidur berdua smaa gue, dan Lo juga tau kalau Kevin sudah menikah, trus buat apa Lo heboh sendiri datang ke kelas gue..?Lo kurang kerjaan apa ngimna..?situ punya otak di pakai buat apa sih jel"ucap Dewi gemas sendiri dengan tingkah angel yang menurut sangat kurang kerjaan.


"satu hal yang perlu lo catat baik-baik, gue kenal baik dengan istrinya Kevin, dan gue yakin Lo bakal terkejut kalau tau siapa istrinya Kevin"ucap Dewi.


"Lo tau kevin sudah menikah, lalu apa lagi yang Lo hebohkan, sudahlah, kalau memang lo ngk bisa mendapatkan Kevin mundur aja lah, gapain menjatuhkan harga diri demi laki-laki yang tidak memandang Lo sedikit pun"ucap Dewi yang memang sudah tau betul kalau selama ini Angel berusaha mendekati Kevin, bukan hanya dia saja tapi semua mahasiswa tau kalau angel mengejar-ngejar Kevin.


"kurang ajar Lo, gue pastikan pihak kampus akan segera tau tentang Lo yang menjadi simpanan om-om, bahkan gue pastikan Lo bakal lama kuliah disini"ucap Angel kesal.


"Lo tau kenapa gue ambil semester atas..? supaya gue cepat lulus dan ngk lama kuliah disini, jadi gue sangat berterima kasih sekali kalau Lo bisa membantu gue supaya tidak lama kuliah disini, karna gue cukup muak melihat tingkah Lo yang seperti anak kecil saja"ucap Dewi menatap sini angel.


Kalau Angel saja bisa bersikap sinis kepadanya, maka dia harus bisa lebih sinis lagi kepada Angel, cukuplah selama ini Angel menghina dan merendahkan, tapi untuk kali ia tidak akan biarkan hal itu terjadi, cukup sudah Angel bermain-main dengannya.


"awas Lo iyh, gue akan membuat perhitungan sama Lo, urusan kita belum selesai"ucap Angel kesal lalu pergi meninggalkan kelas itu diikuti oleh dayang-dayangnya.


"uhhh"guman Dewi menarik napas panjang.


Melihat kehebohan yang dilakukan Icha membuat Dewi sedikit penasaran dengan berita pagi ini.


Setelah selsai mata kuliah pagi ini, Dewi langsung buru-buru pergi kekanti.


Tujuannya sekarang mencari keberadaan Ryo dan Remon.


Sampai dikantin Dewi tidak melihat Ryo dan Remon, padahal jika mengingat waktu harusnya mereka sudah ada di kampus mengingat jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang, karna tidak melihat Ryo dan Remon, akhrinya Dewi memutuskan untuk pergi kelasnya langsung.


"permisi, kak Ryo sama kak Remon ada di dalam kah"ucap Dewi kepada sekelompok mahasiswa yang kebetulan sedang kumpul di depan pintu.


"ada, wah tumben nih seorang Dewi datang kesini..?ternyata rumor anak-anak yang mengatakan kamu cantik itu benar iyh, ada angin apa nih kamu datang kesini..?"ucap seorang mahasiswa yang merupakan ketua BEM.


"saya kesini mau cari kak Ryo kak, ada yang mau saya bicarakan, boleh saya masuk"ucap Dewi.


"harusnya sih boleh iyh, tapi ada syaratnya sih biasanya"


"boleh dong kita tukaran nomor ponsel"


"maaf kak, saya ngk punya nomor ponsel"ucap Dewi sopan.

__ADS_1


"cukup menarik, cuma dia mahasiswi yang tidak mau bertukar ponsel denganku"batin Ciko sambil mengangkat bibir membentuk senyuman.


Ternyata mahasiswa yang menahan Dewi adalah Ciko seorang ketua BEM dikampus itu, ia cukup populer dikampus itu mengingat dia ank dari konglomerat dan mempunyai wajah yang cukup tampan dikalangan mahasiswa di tambah lagi Ciko menduduki jabatan ketua BEM, jika Kevin paling populer maka Ciko ada dibawah Kevin satu tingkat.


"mmm Instragram aja deh kalau ngk punya nomor ponsel"ucap Ciko lagi.


"maaf syaa ngk main Instragram kak"ucap Dewi.


"ternyata masih ada iyh, anak zaman sekarang tidak bermain Instragram, padahal itu sudah menjadi hal umum loh, rata-rata semua orang punya akun Instagram"ucap Ciko, karna sikap cueknya Dewi membuat Ciko cukup tertarik.


"masih banyak kok kak orang-orang yang tidak bermain Instragram, tidak semua yang bersifat umum menjadi konsumsi publik"ucap Dewi dingin yang membuat Ciko bungkam seketika, hanya Dewi yang bisa membuat Ciko diam tanpa kata.


"ehh Dewi..?gapain kesini..?kan Kevin ngk masuk hari ini,"ucap Ryo yang kebetulan baru keluar dari kelasnya.


"kak bisa minta tolong antarkan aku ke kantornya kak Kevin, soalnya ponselku ketinggalan di mobilnya jadi tidak bisa hubungin buat jemput, tadi sih di bilang asisten bakal jemput kesini, tapi aku belum kabarin"ucap Dewi langsung mengutarakan tujuan, karna ia cukup risih melihat mahasiswa lain yang terus menatapnya.


Bagaimna tidak menatap Dewi seperti itu, untuk pertama kalinya Dewi bermain ke kelas kakak tingkat nya sendiri, mengingat dia mahasiswi yang sangat populer sehingga membuat kakak tingkat cukup terkejut melihat kedatangan Dewi dikelas mereka.


"sebelumnya Kevin sudah nyuruh kamu kesna..?takutnya kamu kesana tapi Kevin malah ngk ada dikantor, lagian kamu belum kabarin dia kan"ucap Remon menatap Dewi.


"tadi pagi aku sudah disuruh kekantor ya"ucap Dewi.


"iyh sudah kalau begitu, kebetulan kami satu mobil, dan sekalian aja kami antar kamu duluh"ucap Ryo menatap Remon dan Dewi.


"ngk ngerepotin kan kak..?"ucap Dewi tak enak hati, pasalnya tidak ada pikirannya untuk minta tolong kepada Ryo dan Remon.


"sejak kapan kamu repotin kita, justru kalau kita tidak nolongin kamu, kita akan dihabisi sama oleh Kevin, soalnya Kevin sudah nitipin kamu sama kita kalau dia sedang tidak ada"ucap Ryo karna Kevin sudah menitipkan Dewi kepada mereka jika sewaktu-waktu dia tidak ada di kampus.


"kalau begitu saya permisi duluh kak, maaf sudah menganggu kalian"ucap Dewi sambil tersenyum manis berjalan mengikuti Ryo dan Remon.


"senyumnya semanis itu..?wajar kalau dia dinobatkan sebagai bunga kampus, cantiknya begitu"ucap salah satu dari mereka.


"pantas dia menjadi incaran semua mahasiswa disini, cantik sampai segitunya, iyh Allah indahnya ciptaan mu"


Dan masih banyak lagi omongan mahasiswa yang memuji kecantikkan Dewi.


"Kevin..?sedekat apa hubungan Kevin dan Dewi..?ada hubungan apa Kevin dan Dewi..?kenapa seperti dia kenal dekat dengan Ryo dan Remon..?dan sepertinya Ryo dan Remon begitu menjaga Dewi"ucap Ciko tidak menghiraukan ucapan teman-temannya.


"Lo belum lihat postingan terbaru Kevin..? katanya perempuan itu mirip Dewi sih, cuma perempuan itu memakai mukenah"ucap salah satu teman Kevin.


"oh iyh, cewek ini mirip sekali dengan Dewi"guman Ciko setelah melihat postingan Kevin yang terbaru.


"jangan bilang Lo menyukai Dewi.."


"iyah, sikap dingin dan cuek gadis itu membuatku sedikit tertarik kepadanya, kalau saja dari duluh aku mengenal dia, sudah pasti aku akan mengejarnya"ucap Ciko.

__ADS_1


Ia tidak jatuh cinta kepada Dewi, tapi ia cukup tertarik ingin mengenal Dewi lebih dalam lagi, apalagi respon cuek Dewi ketika berbicara kepadanya.


__ADS_2