Pernikahan Puncak Balas Dendamku

Pernikahan Puncak Balas Dendamku
bab 127


__ADS_3

Semenjak penjelasan yang diberikan oleh Kevin secara perlahan beban yang ada di pikiran Dewi beberapa hari ini hilang, ketakutan yang ia bayangkan tidak terjadi.


Ia cukup percaya dengan penjelasan Kevin yang mengatakan kalau anak dalam kandungan Icha itu bukan darah dagingnya, apalagi Kevin memberikan bukti tes DNA, jadi tidak ada alasan buat Dewi tidak yakin dengan penjelasan Dewi.


Waktu terus berjalan hubungan Kevin dan Dewi perlahan mulai membaik, Dewi tidak lagi gugup ketika Kevin bersikap romantis kepadanya, begitu juga Kevin, ia tidak segan-segan bersikap romantis terhadap Dewi ketika sedang ditempat umum.


Dewi terus memainkan perannya sebagai seorang istri yang terbaik buat Kevin, melayani Dewi baik itu diranjang mau pun di kegiatan sehari-hari, sebisa mungkin Dewi mengusahakan supaya Kevin tidak jajan di luar.


Seperti pagi ini lagi-lagi kampus dihebohkan dengan postingan Instragram Dewi yang terbaru, jika beberapa Minggu yang lalu dihebohkan oleh postingan suaminya maka sekarang kembali dihebohkan dengan postingan si paling istri.


Dewi sendiri tidak tau masalah postingan di akun Instagram nya, karna bukan dia sendiri yang mengapload foto itu, melainkan ulah jail dari suaminya.


Dengan begitu jail Kevin segaja mengapload foto dirinya di akun Dewi, tapi ia segaja hanya mengapload punggungnya saja tanpa ditutup apapun tanpa memperlihatkan wajahnya.


Sehingga sampai dikampus membuat orang-orang cukup heboh, bahkan hebohnya melebihi postingan Kevin sebelumnya.


"kenpa lagi orang-orang melihat aku seperti itu, ada yang salah lagi dengan penampilan ku"guman Dewi sambil berjalan menuju kantin.


Ternyata sampai di kantin anak-anak cukup ramai, mengingat hari ini adalah mereka terakhir kuliah karna Senin depan seluruh fakultas akan mengadakan UAS baik itu kelas kelas pagi maupun kelas sore.


Dewi mencari-cari meja kosong, sampai matanya menangkap sebuah meja kosong yang ada di sudut kantin, tapi ia cukup malas melangkah ke meja itu karna tak jauh dari sana Angel dan gengnya sedang bergosip ria.


Tapi karna tidak ada pilihan lain maka mau tidak mau Dewi melangkahkan kakinya menuju meja kosong itu.


"wahh masih ada muka aja loh muncul di kantin iyh, setelah dengan tidak ada malunya Lo memamerkan sugar Deddy Lo di media sosial, tanpa Lo pamerkan kita semua sudah tau kalau Lo menjadi simpanan sugar Deddy"ucap Angel ketika melihat Dewi berjaln mendekati meja kosong disamping mejanya.


"iyh Allah belum juga duduk sudah ngajak ribut aja nih manusia si paling kerjaan"batin Dewi berteriak dalam hati.


Bagaimana tidak kesal belum juga duduk sudah di ajak berdebat aja.


"Lo itu bisa ngk sih sehari saja tidak mengajak berdebat muluh, kenapa sih yang ada di dalam otak Lo itu hanya mau berdebat terus..?"ucap Dewi kesal.


"Lo punya masalah apa sih sama gue, perasaan selama kuliah disini gue ngk pernh menganggu kalian"ucap Dewi sambil menarik kursi lalu duduk tidak menghiraukan wajah Icha yang sudah kesal.


plakkk


Melihat Dewi yang mengacukan dirinya, membuat emosi Angel naik dan ia langsung memukul meja yang Dewi tempati hal itu membuat beberapa pengunjung dikantin cukup terkejut.

__ADS_1


"dasar j*l*Ng, Lo ngk usah pura-pura polos, gapain Lo memposting punggung Kevin di akun Instagram pribadi lo, dasar manusia ngk punya malu Lo iyh"teriak Angel menatap tajam Dewi. "jangan karna Lo hanya memposting punggung Kevin, gue ngk tau yang punya punggung siapa*


"memposting punggung Kevin..?siapa yang memposting..?jangan asal nuduh Lo"ucap Dewi bingung sambil memeriksa ponselnya.


Setelah melihat postingan terbaru di akun Instagram pribadinya Dewi bingung harus bersikap apa, bingung dan terkejut datang bersamaan, mau marah tapi bingung sama siapa, tapi dihatinya paling dalam ia cukup senang dengan postingan itu.


Lalu ia menatap Kevin yang ternyata sedang berdiri di pintu masuk kantin dengan senyum tipis, bahkan dengan sangat jelas Angel melihat senyum tipis itu.


"Lo itu punya otak ngk sih..?gapain Lo senyum-senyum seperti orang gila, atau urat malu Lo sudah putus..?Lo itu memposting foto Kevin, punya hak apa Lo Bangs*k, dasar j*l*Ng gila"teriak Angel geram karna melihat senyum tipis Dewi, apalagi ia tau kalau Dewi tersenyum kepada Kevin.


"Lo bisa jadi wanita malam di club sana, Lo bisa menjadi simpanan om-om, tapi jangan sampai jadi simpanan Kevin dong, apakah tubuhmu ngk laku lagi sama om-om diluaran sana sampai daun mudah pun Lo layani, Lo punya hak apa anj*ng"teriak Angel semakin geram.


"gue punya hak karna Kevin Mahendra itu adalah suami gue paham Lo"teriak Dewi kesal.


"gue bingung iyh sama jalan pikiran lo, kenapa Lo suka betul ngurusi hidup orang, hidup Lo sendiri aja ngk jelas tujuannya, gapain Lo harus ngurusin hidup gue"ucap Dewi kesal.


"ahahhahahh Kevin..?Kevin suami Lo..?woi bangun, ini sudah siang, mimpi itu jangan ketinggian nanti jatuh sakit baru tau rasa"ucap Angel sambil tertawa diikuti oleh teman-temannya.


Mereka sungguh sangat tidak percaya kalau Dewi dan Kevin adalah suami istri, mereka menganggap pengakuan Dewi hanya omong kosong belaka.


Tapi tiba-tiba ketawa mereka berhenti ketika Dewi menunjukkan foto pernikahan mereka tepat di depan wajah Angel, foto dimana Kevin sedang berjabat tangan dengan penghulu, dan terlihat jelas Dewi duduk disebelah Kevin dengan memakai kebaya putih yang mereka nyakini baju pengantin.


"kenapa..?kaget..?mau gue jelaskan maksud dari foto itu..?gue rasa ngk perlu iyh!! karna Lo semua sudah cukup dewasa mengartikan maksud dari foto itu"ucap Dewi sambil merebut kembali ponselnya yang ada ditangan Angel.


"apa maksud dari foto itu..?Lo ngk lagi halu kan..?ngk mungkin Kevin menikah smaa Lo, bahkan selama kuliah disini kalian tidak pernh bertegur sapa, tapi kenapa tiba-tiba kalian sudah menikah..?Lo menggoda Kevin iyh..?"teriak Angel tak terima.


"memang itulah faktanya, gue smaa Kevin sudah menjadi suami istri, jadi selama ini istri Kevin yang Lo maksud adalah gue, Dewi Sartika Gabriela Adijaya, paham Lo"ucap Dewi menekan setiap kata-katanya.


"foto yang kevin posting itu adalah gue dan foto yang gue posting itu adalah punggung Kevin, jadi semua sudah jelaskan..?kapan kami menikah..?kami menikah sudah lama, sekarang pernikahan kami masuk sepuluh bulan"ucap Dewi yang membuat penghuni kantin terkejut bukan main.


Bagaimana tidak terkejut, pernikahan Kevin dan Dewi sudh masuk sepuluh dan baru sekarang tercium publik, dengan begitu pandai mereka menyembunyikan hubungan mereka selama ini, mengingat ketika dikampus baik Dewi mau pun menjelma menjadi manusia yang tidak saling mengenal.


Sangat rapi dan tak bercela, begitu pandainya kedua bela pihak menutup pernikahan mereka.


"ngk mungkin, Lo pasti sedang bercanda kan..?jawab gue Dewi!! Lo sama Kevin bukan suami istri kan..?"teriak Angel sambil memengang kedua bahu Dewi


"stop Angel"ucap Dewi sambil melepaskan tangan Angel dari bahu.

__ADS_1


"Lo ngk usah tutupi perasaan obsesi Lo kepada kevin dengan embel-embel Kevin sudah menikah, gue tau!! mulut Lo mengatakan Kevin sudah menikah tapi hati Lo ngk terima kalau Kevin sudah menikah kan..?"ucap Dewi sambil menunjuk dada Angel.


"stop sok-sok menerima pernikahan Kevin, karna istri dari Kevin adalah gue, yang Lo anggap sebagai musuh sendiri"ucap Dewi menatap tajam Angel.


"dan gue ingatkan sama Lo, stop mengejar-ngejar Kevin, buang jauh-jauh perasaan Lo sama dia, gue juga tau kalau selama ini Lo suka sama kevin"ucap Dewi memberikan peringatan kepada Angel.


"sudah kan..?semua sudah jelas, jadi tolong bawa teman Lo ini kemeja kalian karna gue mau makan, gue lapar"ucap Dewi sambil mendorong tubuh Angel pelan.


brakkk


Karna tidak terima dengan pengakuan yang dibuat Dewi, Angel langsung membalikkan meja yang Dewi tempati, sehingga pesanan Dewi yang masih panas mengenai pahamnya.


"awww panas"ucap Dewi sambil mengibas-ngibaskan celananya.


"sayang kamu ngk papa, mana yang sakit"ucap Kevin dengan wajah khawatirsambil menyirap air es ke paha Dewi.


Ketika melihat Angel membalikkan meja Dewi, Kevin langsung berlari menuju meja Dewi diikuti oleh Ryo dan Remon.


Takut terjadi apa-apa sama wanitanya, dan yang ditakutkan pun terjadi, kuah bakso yang masih panas mengenai paha Dewi.


"Kevin kenapa disiram pakai air es"ucap Dewi semakin kesal.


"supaya panasnya hilang syaang, maaf"ucap Kevin sambil melepaskan jaketnya dan mengikatnya di pinggang Dewi supaya menutup bagian depan Dewi yang cukup memperlihat pakaian d*lamnya.


"masih sakit sayang"ucap Kevin khawatir sambil menuntun Dewi duduk disebuah kursi.


"sedikit perih"ucap Dewi menahan peri di pahanya


"boleh aku lihat..?"ucap Kevin.


"apa-apaan sih kamu malu tau, jangan lihat disini juga, banyak orang"ucap Dewi sambil memukul tangan Kevin yang hendak mengangkat kemejanya keatas.


"upss maaf aku terlalu khawatir syang, tapi kamu sudah ngk papa kan..?kita ke mobil aja yuk, biar paha mu aku obatin di mobil aja"ucap Kevin dengan wajah khawatir.


Maaf teman-teman baru sempat up sekarang beberapa hari ini aku cukup sibuk mengerjakan beberapa tugas kuliah.


Tetap sabar menunggu kelanjutan cerita Kevin dan Dewi iyh

__ADS_1


maksih semuanya 🙏🙏


__ADS_2