Pernikahan Puncak Balas Dendamku

Pernikahan Puncak Balas Dendamku
128


__ADS_3

Tanpa mereka sadari, saat ini mereka sudah menjadi pusat perhatian mahasiswa dikantin, lebih tepatnya Kevin lah yang menjadi pusat perhatian.


Kevin...?


Siapa yang tidak mengenal dirinya, seorang pengusaha yang sudah sangat sukses diusia mudanya, mempunyai Perusahaan diberbagai bidang, membuat Kevin menjadi idaman para kaum wanita.


Tapi sikap dingin dan cuek Kevin membuat para wanita yang ingin mendekatinya menyerah sebelum berjuang, apalagi Kevin yang mempunyai sisi kejam hanya lewat tatapan saja Kevin bisa mematikan lawan tanpa menyentuh, menakutkan memang.


Jika selama ini Kevin membangun tembok pertahanan dengan sikap dinginya, maka saat ini dihadapan mahasiswa sikap dingin itu roboh hanya kepada Dewi seorang.


Bagaimna tidak, baru pertama kalinya Kevin sebegitu khawatir nya terhadap seorang perempuan, apalagi yang mereka tau selama ini hubungannya dengan si perempuan tidak pernah saling dekat.


Tapi saat ini, Mereka kembali melihat sisi lembutnya Kevin, mereka terkejut melihat hal itu dimana seorang Kevin Mahendra mengkhawatirkan seorang perempuan.


Jika mahasiswa terkejut maka berbeda dengan angel, ia bahkan hampir pingsang melihat sikap lembut Kevin terhadap Dewi.


"Kevin"pekik angel menatap kesal Kevin.


"katakan ini semua hanya lelucon semata"teriak Angel.


"ahh lelucon..?apa yang lelucon"celetuk kevin dengan wajah bingung.


"katakan kalau kalian bukan suami istri Vin, ngk mungkin kan Dewi istri kamu"teriak Angel.


"iyh, seperti yang kalian dengar, aku dan Dewi sudah resmi menjadi suami istri beberapa bulan lalu"ucap kevin.


"tega Lo Vin, Lo adalah manusia paling jahat yang pernah gue temui, asal Lo tau Vin selama ini gue mencintai Lo dalam diam, terkadang gue capek mencintai lo dalam diam, tapi lo tidak pernh peka dengan perasaan gue selama ini, tega Lo smaa gue Vin"teriak Angel menangi.


"kenapa Vin..?kenapa harus Dewi yang menjadi istri Lo..?memang tidak ada perempuan lain selain Dewi..?kalau perempuan lain yang menjadi istrimu gue bisa terima, tapi tidak dengan Dewi, kenapa harus Dewi Vin..?dia ngk pantas bersanding dengan lo"ucap Angel sambil menunjuk ke arah Dewi.


Dan yah begitulah Angel, merasa ia lebih pantas dari orang lain baik dari segi apapun, bahkan sudah berada dititik rapuh pun Angel masih sempatnya menghina Dewi di depan suaminya sendiri.


"jadi selama ini Lo suka sama gue..?"ucap Kevin.


"sejak kita pertama kali bertemu gue udah suka smaa Lo, dan demi Lo gue udah tolak puluhan pria lain, tapi apa..?apa balasan Lo..?Lo menjadikan Dewi sebagai istri Lo"ucap Angel.


"kalau Lo memang suka sma gue, trus kenapa masih kemana-mana"ucap Kevin menatap Angel.

__ADS_1


"Lo suka sama gue..?"ucap Angel menatap Kevin.


"bisa jadi, kalau kamu mengungkapkan nya sejak duluh"ucap Kevin menatap Angel dengan tatapan sulit diartikan.


Seperti mendapat angin segar, angel langsung memeluk lengan kevin dengan begitu manja, kalau sejak duluh ia tau kalau Kevin juga menyukai maka sejak duluh juga ia mengungkapkan perasaannya.


Dengan Kevin membiarkan dirinya memeluk lengannya, membuat senyum manis dan lebar terus terlukis di wajah Angel.


Senyuman yang menandakan kalau sekarang ia resmi menjadi wanitanya Kevin.


"tapi gue mau mencari yang masih virgin"bisik Kevin tepat ditelinga angel, yang membuat senyum di wajah Angel hilang begitu saja.


"bagus dong kalau Lo cari yang virgin, pas bengat, gue masih virgin kok"ucap Angel membangun kembali percaya dirinya


"bukan Lo udah main kemana-mana..?"ucap Kevin yang membuat tangan Angel terlepas dari lengan Kevin.


"kenapa dilepas..?padahal gue udah nyaman dengan pelukan Lo"ucap Kevin karna merasa angel melepas pelukkannya.


"mak- maksud Lo main kemana-mana apa..?gue ngk ngerti"ucap Angel gugup tak lupa wajhnya yang tadi cerah meriah berubah menjadi pucat bak kepiting rebus.


"yakin Lo ngk ngerti maksud gue..?kalau gue yang jelaskan yakin Lo masih berani menunjukkan wajah Lo di depan anak-anak"ucap Kevin menatap Angel.


"selama ini gue memang diam sjaa ketika Lo dengan seenak jidatnya terus menganggu Dewi, bukannya gue ngk peduli sama istri gue, tapi gue mau lihat sampai dimana lo sanggup menganggu istri gue"ucap Kevin.


"tapi sekarang, kesabaran gue sudah habis ketika Lo mulai melukai Dewi, satu hal yang harus Lo ingat, jika Lo melukai kulit Dewi maka gue bisa melukai mental Lo sampai ke akar-akarnya"ucap Kevin dingin.


"lalu jika Dewi tidak pantas bersanding dengan gue, siapa yang pantas..?Lo..?bahkan jika gue tidak mempunyai hubungan sama Dewi, gue ngk akan suka sama Lo, stop menganggu Dewi paham Lo"ucap Kevin.


"ngk ada lagi kan yang harus gue perjelas, kalau begitu gue sama Dewi permisi duluh"ucap Kevin sambil menarik tangan Dewi.


"gue harus seperti apa supaya Lo suka smaa gue Vin..?apakah gue harus seperti Dewi duluh supaya Lo memandang gue sedikit saja"ucap Angel yang menghentikan langkah Kevin dan Dewi.


"Lo ngk perlu menjadi orang lain supaya gue sukai, cukup Lo menjadi diri sendiri, karna memang gue ngk suka menerima barang bekas, lagian gue mau cari yang sempit-sempit aja sih"ucap Kevin menatap Angel sambil tersenyum sinis lalu melanjutkan langkahnya.


"apakah sesulit itu mencintai gue..?apakah sesulit itu Lo membuka hati buat gue..?kapan Lo melihat gue ada disini Vin, yang selalu menanti Lo membuka hati buat gue"ucap Angel yang lagi-lagi membuat langsung Kevin terhenti.


"jika melihat sikap Lo sejak duluh, gue ngk punya alasan buat mencintai Lo"ucap Kevin kesal lalu ia kembali menarik tangan Dewi.

__ADS_1


Mendengar ucapan kevin membuat harga diri angel benar-benar jatuh ke dasar paling dalam, segitu tidak pentingnya kah dirinya buat Kevin..?segitu tidak pantasnya kah dirinya buat Kevin..?


Begini kah rasanya harga diri dijatuhkan..?jika sejak duluh dialah yang selalu menjatuhkan harga diri orang lain, maka sekarang ia merasakan bagaimana rasanya harga diri dijatuhkan, ternyata benar kata orang karma itu benar-benar nyata.


Jadi buat apa selama ini ia mencintai Kevin dalam diam..?buat apa selama ini menjaga hati dari pria lain..?buat apa selama ini menolak pria lain yang ingin mengenal dirinya..?jika melihat kebelakang maka angel benar-benar manusia paling bodoh.


"katain Dewi j*l*Ng, ehh taunya dia sendiri yang j*l*Ng, ngimana rasanya menjilat ludah sendri..?"


"kukira paling mahal ternyata paling murah"


"kukira berharga, ternyata lebih mahal keset kaki"


"ini yang katanya wanita terhormat, terhormat yang katanya sudah tidak virg*n lagi, main kesana-sini"


Dan masih banyak lagi ucapan anak-anak kepada Angel. Mereka kira selama ini Angel wanita terhormat mengingat selama ini Angel tidak pernh dekat dengan pria lain, angel membatasi diri dari lawan jenis.


Mendengar hinaan yang terus menggema di telinganya Angel langsung meninggalkan kantin, ia berjanji sampai kapan pun ia tidak melupakan kejadian memalukan semasa hidupnya.


####


"harusnya kamu tidak perlu berkata seperti itu kepada Angel Vin, kasihan dia"ucap Dewi menatap Kevin yang sedang menyetir.


"trus pas dia menganggu kamu ngimna..?dia ngk ada kasihan sama kamu, kenpa kamu malah kasihan smaa dia..?ini baru permulaan wi"ucap Kevin sambil fokus menyetir.


"iyh, tapi ngk seharusnya kamu mengatakan seperti itu kepadanya, semua perempuan itu layak dicintai dan layak menerima cinta, cuma Angel salah menempatkan hati saja Vin, kamu mengatakan seperti itu seakan angel itu tidak ada harganya dimata siapapun, padahal baik buruknya seseorang tetap ia berharga Vin"ucap Dewi menatap Kevin.


"iya aku tau baik buruknya seseorang tetaplah berharga, tapi bukan kah berharganya seseorang itu tergantung bagaimna kita bersikap, angel sendiri yang membuat dirinya tidak berharga"ucap Kevin kesal karna Dewi membela angel.


Sedangkan Dewi langsung terdiam mendengar ucapan Kevin, dan sejujurnya ia juga membenarkan ucapan Kevin kita berharga dimana orang lain tergantung bagaimana cara kita bersikap.


"memng kamu tidak cemburu, Angel secara terang-terangan mengatakan mencintai aku"ucap Kevin mengalihkan percakapan.


"cemburu lah"guman Dewi tapi masih bisa didengar oleh Kevin.


Sedangkan Kevin hanya terkekeh geli melihat wajah Dewi yang cukup mengemaskan ketika cemburu.


"pahanya masih sakit sayang"ucap Kevin mencairkan suasana.

__ADS_1


"sedikit perih aja sih"ucap Dewi


__ADS_2