
Setelah perdebatan antara Kevin dan Dewi ketika di ruang tamu kini hubungan mereka rengang mereka sama-sama menjaga jarak bahkan memberikan waktu sendiri-sendiri bagi mereka.
Seperti pada pagi ini, Kevin dan Dewi sudh berada di meja makan, mereka makan dalam diam yang terdengar hanya suara hentakan sendok saja, jika Kevin fokus memakan menu pagi ini, berbeda dengan Dewi yang melamun sambil memain-mainkan makanannya.
Kevin membiarkan hal itu, sebenarnya dalam hati kecilnya ingin menegur Dewi supaya segera makan, tapi ia sudh bertekat untuk mendiami Dewi beberapa saat, ia mau melihat sampai dimana tindakan Dewi untuk lepas darinya.
"aku sudh selesai, aku duluan, nanti sopir yang mengantar, ingat jangan coba-coba berangkat sendri dan jaga batasan mu"ucap Kevin dingin lalu meninggalkan meja makan.
Sedangkan Dewi tidak merespon ucapan Kevin, bukannya tidak mendengar tapi ia memang sedang malas berdebat dengan Kevin, ia hanya menatap punggung Kevin yang semakin jauh dari pandangan dengan tatapan kosong, entahlah semakin kesini Dewi merasa ragu dengan tindakannya.
"mba sisa makanan pagi ini bagi-bagi aja sama pelayan dan para penjaga"ucap Dewi sambil berdiri dari kursinya.
"tapi nona, anda belm makan sama sekali, anda hanya memain-mainkan saja makanannya tadi"ucap slaah satu pelayan.
"saya buat bekal saja nona, tunggu sebentar disini"
"baiklah, aku tunggu di teras"ucap Dewi tak enak menolaknya.
Dewi berangkat diantar sopir pribadi yang disediakan Kevin kepadanya, setelah kejadian ia diam-diam bertemu dengan Rangga membuat Kevin semakin posesif kepadanya, bahkan secara terang-terangan Kevin menyuruh orang untuk mengikuti kemana ia pergi.
####
Saat ini kampus pun dia dengan merasa kesepian, ia tidak ada teman, sementara ia hanya memilik satu teman saya yaitu suci, tetapi hari ini suci izin karna sakit. Setelah pelajaran pak Bimo selsai Dewi langsung keluar dari kelas tanpa diizinkan Bimo, ia Jenggah melihat tatapan Bimo dan ia juga malas dimna bimo secara terang-terangan menggoda dirinya, yang dapat membuat para pemikir teman-temannya menjadi salah paham soal hubungan mereka.
Setelah keluar dari ruangan, Dewi memutuskan untuk pergi kekampus, saat ini ia sedang mencari-cari buku dibagian hukum. Setelah bebrapa saat mencari bukunya, akhirnya Dewi menemukan buku itu dan ia langsung kebagian peminjaman.
"tumben pinjam buku soal perceraian, kamu kan anak ekonomi, emng ada hubungannya..??"
__ADS_1
"biasalah Bu, aku hanya ingin mengetahui sedikit tentang ilmu hukum"ucap Dewi beralasan, sedangkan penjaga perpustakaan hanya ber o ria saja.
"waktu satu Minggu peminjaman iyh, lewat dari situ terhitung denda"
"baik Bu, terimakasih sebelumnya, kalau begitu syaa permisi"ucap Dewi tersenyum sambil menerima buku itu stelah di data.
Setelah selesai dibagian perbukuan, Dewi memilih ke kantin, sepertinya tenggorakan butuh siraman air dingin.
"jus mangganya satu, diantar kemeja paling ujung"ucap Dewi sambil menunjukkan salah satu meja paling ujung.
Sambil menunggu pesanan datang, karna tidak ada ponsel yang harus dipermainkan, Dewi memilih membaca buku yang tadi ia pinjam di perpustakaan, ia membaca setiap susunan huruf yang membentuk sebuah kalimat hingga menghasilkan semua penjabaran dan tujuan dengan sangat teliti.
"wah biasanya berdua, sedihnya ngk punya teman, kemana teman Lo yang satunya..?"ucap Angel the geng menghampiri meja Dewi.
"harus banget iyh Lo tau kemana suci pergi..?harus banget ngituh dia laporan kemana aja..?kayak satpam komplek aja"ucap Dewi meletakkan bukunya.
"maksud Lo gue satpam komplek begitu..?ucap Angel.
"wah ngehina Lo, brengs*k banget Lo jadi orang"ucap Angel tak terima.
"Lo merasa terhina..?bahkan itu aja jauh lebih bagus, supaya Lo merasakan ngimna rasanya dihina, biar jangan taunya cuma menghina orang saja"ucap Dewi sambil meminum jus yang ada diatas mejanya.
"kurang ajar Lo iyh, semakin gue diamkan semakin ngelunjak aja Lo"ucap Angel lagi.
"apa..!!kamu mendiami aku, hello umurmu masih mudah jangan pikung duluh, yang ada gue yang diamin Lo dan Lo yang selalu ganggu gue sadar ngk sih"ucap Dewi melambaikan tangannya tepat dihadapan Dewi.
"wah kalian biasa bertiga dan sekrang sisa berdua"ucap Dewi lagi.
__ADS_1
"teman gue yang satu sakit, kenapa Lo mau njenguk"jawab angel.
"emang ada yang nanya"ucap dewi tersenyum mengejek Angel.
"Lo tadi"ucap Angel.
"makaya kalau kekampus itu belajar bukan membuli orang, emang situ ngk bisa bedakan antara pertanyaan dan pernyataan"ucap Dewi mengeleng kepala.
"dibagian mana kata-kata saya yang menanyakan hal itu"ucap Dewi.
"diam Lo, kebanyakan ngomong"ucap Angel hendak menarik rambut Dewi, tapi sebelum tangan itu menggapai rambutnya dengan sigap Dewi langsung menyiramkan angel jus mangga yang ada diatas mejanya.
"dewii, baju gue basah"ucap Angel bertambah kesal.
"selama ini gue udh terlalu sabar smaa Lo iyh jel, Lo punya masalah apa sih sama gue..?sampai Lo ngk bosan-bosannya menganggu gue, Lo ngk punya pekerjaan tau kurang kerjaan"ucap Dewi memang sudh muak dengan tingkah laku angel selama ini.
"Lo itu sebenarnya punya tujuan hidup ngk sih..?gue kasihan sama orang tua Lo, capek-capek kerja banting tulang sana sini hanya buat biayain hidup Lo, tapi kelakuan kayak sampah"ucap Dewi lagi.
"Lo mau tau apa masalah Lo sama gue..?karna pria yang aku sukai selalu sjaa menyukai mu, bahkan Kevin pun menyukaimu, kamu selalu menang dariku, mulai dari prestasi, akademik bahkan dunia asmara"ucap Angel. "padahal ngk lo ada apa-apanya dibanding gue, gue lebih dari Lo, gue lebih kaya, gue lebih cantik, tapi semua orang memuji-muji dirimu"ucap Angel lagi.
"tuh Lo tau kalau Lo lebih dari gue, trus yang dipermasalahkan apa..?lagian aku tidak meminta mereka menyukai ku, bahkan kamu lihat sendiri aku tidak merespon mereka, dan soal Kevin!! Kevin tidak pernh menyukai ku, bahkan kami tidak pernah saling bertegur sapa, Lo kan lihat sendiri"ucap Dewi kesal, hanya masalah sepele saja, tapi kenapa angel selalu menganggu hidupnya.
"jus belum gue bayar, dan titip bayar iyh"ucap Dewi sambil berjalan meninggalkan tempat itu, tak lupa ia membawa bukunya.
"mau kemana Lo, anj*Ng"teriak Angel tak terima dengan perlakuan Dewi.
"mau ngurusin rumah tangga orang, kenapa mau ikut juga..?"ucap Dewi membalikkan badan sebentar lalu melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
"awas Lo Dewi, gue akan kasih Lo pelajaran, Lo harus ganti semua perbuatan Lo"teriak Angel tapi Dewi tidak lagi merespon teriak Angel.
Sedangkan para mahasiswa yang melihat perdebatan Angel dan Dewi, yang memang tiada habisnya.