PERNIKAHAN RAHASIA KESEPAKATAN BERSAMA

PERNIKAHAN RAHASIA KESEPAKATAN BERSAMA
Episode 120-Eleora Sudah Dewasa (END)


__ADS_3

Setelah melepas sang kakak untuk hidup berumah tangga kini Eleora merasa kesepian, biasanya setiap hari sang kakak selalu saja menganggu dan membuatnya kesal, kini ia merindukan itu.


"Sayang sarapan sudah siap," ucap Felicia lembut.


"Iya mah," jawab Eleora lalu turun dan menuju meja makan.


"Morning anak gadisnya papah.." sapa Bram.


"Morning too pah.. mah.." jawab Eleora kurang bersemangat.


"Ada apa sayang? kamu sakit?" tanya Felicia khawatir.


"No.. i'm fine mah, Eleora kangen kak Emil.." jawab Eleora sendu.


"Oh my god anak gadisku merindukan kakaknya yang selalu membuat kesal, kemarin aja tiap di ganggu selalu marah kenapa sekarang jadi rindu?" goda Felicia.


"Yah rasanya waktu cepat banget mah, Tiba-tiba kak Emil menikah," ucap Eleora.


"Kakakmu sudah dewasa dan cukup umur untuk membina rumah tangga sayang, kalau kamu sudah cukup umur untuk siap menikah boleh loh ajak pasanganmu ketemu mamah dan papah," goda Felicia lalu Eleora tersedak.


"uhuk.. uhuk.. mamah ngomong apa sih," elak Eleora lalu minum susu.


"Sepertinya anak gadis kita juga sudah memiliki tambatan hati pah," goda Felicia lagi.


"Mamah..." rengek Eleora tak suka.


"Jika yang dikatakan mamah kamu itu benar, segeralah bawa pasanganmu bertemu papah," ucap Bram serius.


"Pah ini masih pagi jangan bahas hal kayak gini napa sih, masih banyak yang perlu di bahas pah mah," elak Eleora lalu kedua orang tuanya menerima dan menghargai privasi anak-anaknya. Jika belum mau menceritakan berarti mereka belum yakin akan ke jenjang lebih serius dengan pasangannya.


"Maaf mah pah bukannya aku mau menyembunyikan hubunganku, tetapi aku belum yakin apakah pasanganku ini serius denganku, aku aja terkadang masih ragu," batin Eleora sedih.


Kebetulan setelah selesai kuliah S2 kini Eleora diterima bekerja di sebuah rumah sakit elite dan terkenal, ia bekerja sebagai dokter spesialis kandungan. Di sana lah Eleora menjalin kasih dengan Bima-kepala rumah sakit di tempatnya bekerja. Eleora masih ragu dengan Bima lantaran mereka jarang sekali berkomunikasi dan juga bertemu, kesibukan keduanya yang menjadi penghalang.


Meskipun Bima menjadi kepala rumah sakit bukan berarti dia sudah berumur seperti yang ada di sinetron televisi, Bima menjadi kepala rumah sakit pertama dan terbaik karena di usianya yang masih 30 tahun ia sudah memiliki jabatan tinggi dan penting di rumah sakit.


Awal mula pertemuannya ketika Eleora sedang koas di rumah sakit tersebut ia bertemu langsung dengan Bima dan diarahkan job desk nya ketika koas di rumah sakit, setelah intens bertemu Bima merasa nyaman dan suka dengan Eleora dan akhirnya mereka saling bertukar nomor lalu menjalin hubungan.

__ADS_1


Hari ini Bima dan Eleora akan bertemu di sebuah kafe setelah jam tugas Eleora selesai. Kebetulan hari ini Eleora jadwalnya longgar jadi bisa pulang lebih cepat.


Di kafe Delicious.


"Hai.. maaf ya nunggu lama tadi ada pasien yang harus segera di tangani," sapa Eleora lalu duduk di sebelah Bima.


"Gak papa Felicia aku paham kok, lagian aku datang kesini juga belum lama, yasudah pesan makan yuk," ucap Bima lalu memanggil waiters dan mereka memesan makanan serta minuman.


"Eleora.. ada yang ingin aku sampaikan," ucap Bima serius.


"Apa itu?" tanya Eleora penasaran.


"Hubungan kita sudah cukup lama dan kini kamu sudah sah menjadi dokter begitupun denganku yang sudah merampungkan S3, sesuai janjiku.. aku ingin hubungan kita lebih serius, apakah kamu mau menjadi istriku?" ucap Bima dengan penuh keromantisan karena disertai alunan musik romantis.


"Se.. serius?? kamu melamar ku, Bim?" tanya Eleora terkejut dan bahagia.


"Serius.. malam nanti aku akan datang ke rumahmu beserta kedua orang tuaku, mereka sudah aku beritahu dan mereka menyambut baik niat ku melamar mu," ucap Bima serius.


"A.. aku gak tau harus ngomong apa.. aku.. aku terkejut tapi juga bahagia Bim," ucap Eleora bahagia.


"Kamu ngomong apa sih Bim, aku gak suka ya.. aku tidak pernah mempermasalahkan seberapa kayanya kamu dan orang tuamu, yang terpenting kamu itu mau bekerja keras dan bertanggung jawab, kata papah mencari laki-laki itu yang mau bekerja bukan yang banyak wanita, kamu tidak pernah menyakitiku dengan perempuan lain dan kamu sangat bekerja keras menggapai cita-citamu, sekarang lihatlah kamu menjadi kepala rumah sakit dan juga spesialis dokter jantung, aku bangga padamu karena pencapaian yang kamu raih atas hasil kerja kerasmu Bim," ucap Eleora penuh haru.


"Terima kasih kamu sudah menerima diriku apa adanya, semoga niat baik kita dilancarkan, aku melakukan semua ini karena aku ingin jika suatu saat kamu tidak malu padaku," ucap Bima masih minder.


"Malu karena apa coba? kamu tidak mencuri kan?" tanya Eleora.


"Tidak.. aku takut suatu saat kamu malu mengakui ku karena aku hanya orang biasa, makanya aku bekerja sekeras ini.." ucap Bima lalu Eleora tak mau membahsnya lagi, kini mereka makan dalam diam.


Malam harinya baik Eleora maupun Bima merasa gugup karena ini pertama kalinya bagi mereka mempertemukan kedua keluarga, apalagi Eleora baru pertama kali memperkenalkan Bima. Namanya jodoh tidak bisa di bantah, kedua orang tua mereka setuju jika mereka melangsungkan pernikahan 2 bulan setelah ini. Keluarga Eleora tidak mempermasalahkan Bima yang notabene bukan dari kalangan pengusaha, yang terpenting bagi orang tua Eleora adalah anaknya memilih pasangan sesuai dengan kehendak hatinya.


***


"Saya Terima nikah dan kawinnya Eleora Putri Wijaya binti Bram Attirmidzi Wijaya dengan mas kawin 1 unit rumah dan uang tunai 1 miliar rupiah dibayar tunai," ucap Bima sekali nafas dan lantang.


Acara berlangsung secara megah dan diwarnai hari bahagia, baik Eleora maupun Bima mereka memancarkan aura kebahagiaan yang sulit di rangkai dengan kata-kata.


****

__ADS_1


Kini kedua anak Bram dan Felicia sudah menemukan tambatan hati mereka dan sudah saatnya bagi Bram dan Felicia kembali menikmati momen berdua alias berpacaran.


"Akhirnya kita bisa berpacaran secara leluasa sayang," bisik Bram menggoda.


"Ish kita sudah tua Bram, habis ini tugas kita menimang cucu," jawab Felicia geli, karena ia tidak menyangka jika sebentar lagi dirinya dan Bram akan menjadi oma dan opa.


"Masih lama sayang.. tuh liat Emil aja menunda kehamilan dulu karena mau fokus kuliah dan Eleora barusan saja menikah," ucap Bram tak mau kalah.


"Manusia bisa berencana namun tetap Tuhan yang akan menentukan, siapa tau sebentar lagi Valerie hamil," ucap Felicia menduga lalu Bram memilih diam saja karena tidak mungkin berdebat dengan istri tercintanya di resepsi pernikahan Eleora.


Kini baik Eleora dan Emil mereka masing-masing menjalani rumah tangga dengan bahagia dan harmonis. begitupun dengan Bram dan Felicia, mereka banyak menghabiskan waktu berdua apalagi posisi Bram sekarang di gantikan oleh Emil, jadi Bram memiliki waktu lebih banyak di rumah dan jalan-jalan bersama istrinya.


******


Hai readers sayang akhirnya novel Pernikahan Rahasia Kesepakatan Bersama sudah tamat ya ☺ Terima kasih atas partisipasi kalian yang sangat luar biasa..


Banyak suka dan duka menulis novel, dulu awal mula author hanya sebagai pembaca setia dan lama kelamaan timbul perasaan ingin menjadi seorang penulis, bermodalkan ilmu kepenulisan yang minim, author mencoba keberuntungan dengan membuat novel dan mengajukan kontrak disini..


Butuh beberapa kali ajukan kontrak dan juga evisi agar author bisa tanda tangan kontrak, sempat ingin menyerah dan merasa menjadi penulis itu sungguh berat, namun berkat kegigihan dan rasa yakin author kini novel perdana yang author buat menjadi saksi bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil..


Author mau rehat sejenak ya sambil mencari ide untuk membuat novel baru, sebenarnya sudah ada dan sudah author buat beberapa episode.. tinggal tunggu di publish aja, do'ain semoga novel barunya langsung di acc pihak novel toon dan kalian semua bisa langsung menikmatinya..


Sekali lagi terimakasih untuk para pembaca setia novel author semoga kalian selalu di limpahkan kesehatan dan kebahagian selalu, oh iya semoga kalian di murahkan rezekinya.


Sampai jumpa di novel terbaru author.. tetap menjadi readers setia author ya..


Bonus Visual Eleora



Visual Wijaya



Visual Soetanoe


__ADS_1


__ADS_2