PERNIKAHAN RAHASIA KESEPAKATAN BERSAMA

PERNIKAHAN RAHASIA KESEPAKATAN BERSAMA
Episode 6- Mengerjai Felicia


__ADS_3

Kejutan Ulang Tahun Felicia..


Di ruang ganti tim bakset.


"Hai guys gue mau minta bantuan kalian," ucap Pandu sambil menepuk-nepuk tangan. 


"Bantuan apa?" tanya teman-temannya.


"Jadi gini, besok sabtu Felicia ulang tahun dan gue mau bikin kejutan buat dia, gue minta bantuan kalian untuk mensukseskan rencana ini, bagaimana?" tanya Pandu antusias.


"Emang apa rencanamu?," tanya Bram penasaran.


"Hmm jadi gini besok sabtu kita latihan di sini selesai pulang sekolah, aku minta bantuan kalian untuk mendekorasi lapangan ini secantik mungkin, bagaimana? sebelum itu nanti seharian gue akan cari-cari masalah sama Felicia biar dia gak curiga," ucap Pandu menatap temannya satu persatu.


"Oke tapi izin dulu sama coach," ucap Deo memberitahu.


"Pasti, thanks bro," ucap Pandu senang.


"Tapi gue gak mau kalau nantinya kalian berantem hebat kita juga yang kena getahnya," ucap Bram tak suka.


"Tenang aja semua beres pokoknya asal kalian mau bekerja sama," jawab Pandu sangat yakin. 


"Ok kalau gitu," ucap Bram ketus. 


Hari Jumat Pandu berencana bikin kesal kekasihnya, ini merupakan salah satu rencananya. 


"Hai sayang.." sapa Felicia di telfon.


"Iya sayang ada apa?," tanya Pandu.


"Main yuk, suntuk nih dirumah soalnya Papa dan Mama keluar kota," ucap Felicia merengek manja.


"Maaf sayang gak bisa soalnya udah ada janji sama temen," alibi Pandu.


"Tumben aku gak di ajak?" tanya Felicia cemberut.


"Iya soalnya ini beda sayang bukan kumpul-kumpul, udah dulu ya soalnya mau berangkat nih," ucap Pandu lalu mematikan panggilan.


"Ish nyebelin banget sih, tumben banget dia ga ajak aku," ucap Felicia dengan wajah sedih lalu akhirnya Felicia menelfon Clara.


"Halo Fel ada apa?" tanya Clara.


"Jalan yuk, gue suntuk dirumah," ucap Felicia dengan wajah sedih.

__ADS_1


"Biasanya sama Pandu," ucap Clara.


"Dia lagi hangout sama temannya dan gue gak diajak," ucap Felicia sedih.


"Yaudah yuk gue temenin jangan sedih gitu dong, kita nonton yuk habis ini gue kesana," ucap Clara menghibur.


"Ok gue tunggu," jawab Felicia senang.


Sebelum ke rumah Felicia, terlebih dahulu Clara menghubungi Pandu.


"Pandu ini cewek lu ngajak hangout, gue gak tega kalau harus ngerjain dia," ucap Clara sedih.


"Yaudah ajak aja jalan ke Mall sesuai rencana, gue yang akan mengerjainya bukan lu, jadi gak usah gak enak gitu karena ini cuma kejutan kecil di hari ulang tahunnya," jawab Pandu memberi pengertian.


"Ok kalau nanti ada apa-apa gue gak mau ikut campur loh," gertak Clara.


"Ya ok gue yang akan nanggung," jawab Pandu dengan mantap lalu sambungan telfon terputus. 


20 menit berlalu Clara tiba di rumah Felicia dan mereka melanjutkan perjalanan menuju Mall.


Di CityMall Indonesia


"Fel nanti mau nonton apa?," tanya Clara sambil mereka berjalan menuju eskalator.


"Hmm yang lagi booming apa sih soalnya akhir-akhir ini gue gak begitu mengikuti," ucap Felicia bingung.


Disaat mereka sedang memilih film tiba-tiba Felicia melihat bayangan Pandu lagi jalan sama cewek.


"Eh lihat deh itu kayak Pandu gak sih?" tanya Felicia menyipitkan mata supaya lebih jelas.


"Se per ti nya.." jawab Clara takut.


"Jadi ini alasannya nolak ajakan gue? katanya hangout sama temennya eh ternyata bener, temen spesial," ucap Felicia lalu menghampiri Pandu.


"Ehh mau kemana Fel? jadi gak nonton film?," teriak Clara mengejar Felicia tetapi Felicia hanya berbalik menghadap Clara sebentar lalu mengejar Pandu lagi.


"Astaga semoga saja gue gak ikut terlibat" gumam Clara mengikuti Felicia.


"Pandu.." ucap Felicia menepuk bahu Pandu dari belakang dan benar dugaan Felicia jika Pandu memang jalan sama cewek.


"Feli.." ucap Pandu pura-pura terkejut.


"Dia.. si.. siapa?" tanya Felicia menahan sesak di dada.

__ADS_1


"Kenalin gue Kezia dan kamu siapa?" tanya Kezia mengulurkan tangan.


"Aku tanya sama Pandu jadi jangan menyela perkataan orang, Pandu tolong jelasin," ucap Felicia meminta penjelasan.


"Dia.. dia Kezia," jawab Pandu dengan terbata-bata karena ia sebenarnya gak tega menjahili Felicia.


"Kalian ada hubungan apa? jadi ini yang namanya hangout sama temen? temen kencan maksudmu?? pantas saja aku mau ikut gak di bolehin, takut jadi penganggu ya?? kalau memang sudah bosan denganku lebih baik NGOMONG, YANG KAMU LAKUIN INI NYAKITIN HATIKU.. KAMU JAHAT.. DAN BUAT KAMU (menunjuk Kezia) SELAMAT ATAS HUBUNGAN KALIAN," teriak Felicia sambil menangis dan berlalu pergi.


"Fel dengerin gue dulu," ucap Pandu mencekal tangan Felicia.


"Apalagi yang mau dijelasin? kamu mau ngomong kalau sekarang punya dua cewek, gitu? terus merasa udah hebat bisa koleksi cewek-cewek? haha," jawab Felicia tersenyum miris.


"Bukan begitu sayang," ucap Pandu menghela nafas berat.


"Lalu apa dong? mau bilang kalau selama ini gue yang jadi selingkuhan dan dia yang utama, gitu? penjelasanmu gak berguna lagi bagiku," ucap Felicia menepis kasar cekalan Pandu dan berlari keluar Mall. 


"Felicia.. tungguin gue dong, oh ya buat lu, ingat ya gue gak mau ikut campur," ucap Clara lalu mengejar Felicia.


"Kita keterlaluan gak sih? rencanamu berbahaya banget buat hubungan kalian ke depannya, aku gak mau loh dituduh jadi perusak hubungan orang," ucap Kezia cari aman.


"Iyaa iya kak udah ah sebenarnya aku juga gak tega lakuin ini tapi ya gimana ini kan bagian rencana," ucap Pandu terlihat panik.


Di mobil Felicia tak henti-hentinya menangis.. ia merasa sakit hati karena Pandu dengan teganya berhubungan dengan cewek lain.


"Udah Fel jangan nangis terus, kamu kan belum denger penjelasannya Pandu," ucap Clara menepuk bahu Felicia lembut.


"Dia jalan sama cewek lain dan lihat apa dia ada ngejar aku? enggak kan?? berarti memang mereka ada hubungan, yang aku lihat dan alibi dia ditelfon tadi sudah cukup kok, jadi gak ada yang di jelaskan lagi," ucap Felicia sambil menangis.


"Yaudah tenangin dirimu, kita ke pantai yuk," ajak Clara lalu mereka ke Pantai.


Di Pantai Indah.


"Disini kamu boleh teriak sekencangnya.. keluarkan semua bebanmu," ucap Clara memberi nasehat.


"Huaaaa.. Pandu….. kalau sudah bosan itu bilang jangan malah membuat hubungan baru.. selesaiin hubunganmu yang lama dulu…. haaaaaa…" teriak Felicia.


"Sudah Fel? aku harap setelah ini kalian saling bicara satu sama lain apalagi besok Pandu ada pertandingan kan? gak mungkin dong kamu lewati ini," ucap Clara mengelus bahu Felicia agar tenang.


"Setelah apa yang dia lakuin haruskah aku menyaksikan pertandingan dia?" tanya Felicia malas.


"Ya kamu kan udah janji sama Pandu nanti aku temenin deh, ingat loh janji adalah hutang," ucap Clara memprovokasi.


"Bener ya kamu temenin?? awas kalau sampai sama kamu tinggal," ancam Felicia menatap tajam.

__ADS_1


"Iya iya.." jawab Clara manyun.


Lalu mereka memutuskan pulang ke rumah..


__ADS_2