Pesonamu

Pesonamu
101


__ADS_3

"Dad.." Meira terkejut melihat Daddynya datang keApartemennya.Gerson masuk kedalam yang lansung di ikuti Meira masuk kedalam.


"Daddy kenapa nggak kemari?"Tanya Meira sembari ikut Daddynya duduk di sofa.Gerson belum menjawab ucapan putrinya melainkan membawa tubuh putrinya kedalam pelukannya.


"Daddy kenapa?"Tanya Meira.


"Daddy hanya merindukan kamu,kenapa Sayang..Daddy nggak boleh memeluk putri Daddy ini..?" Ucap Gerson menatap Meira yang tersenyum saat itu.


"Tentu saja boleh dong Dad..!"Ucap Meira.


"Daddy sudah mengurus kuliah kamu.. Semantara waktu kamu akan kuliah Online dulu,kamu harus ikut Daddy pulang..Daddy minta tidak ada pertanyaan mengenai ini..!" Ucap Gerson membuat Meira menganggukan kepalanya mematuhi apa yang Daddynya katakan.


"Baiklah Dad..Daddy pun tau aku tidak pernah menolak permintaan Daddy..!" Ucap Meira kembali mendapatkan pelukan dari Daddynya.


"Kamu kesayangan Daddy..Hari ini kita lansung pergi.." Ucap Gerson.


"Baiklah Dad..Apa aku perlu membawa pakaianku?" Ucapnya bertanya.


"Tidak perlu sayang,semuanya sudah Daddy sama Mommy siapkan..Kenzi sudah menunggu kita sebaiknya kita segera turun kebawah..!" Ucap Gerson.


"Baik Dad..Aku ambil ponselku dulu.." Ucap Meira lalu berjalan menuju kamarnya untuk mengambil ponselnya dan kembali lagi menemui Daddynya kemudian Mereka berdua keluar dari sana menuju keparkiran bawah.


"Mommy Ikut Dad?"Tanya Meira.


"Mom sudah disana menunggu kita.." ucap Gerson.


"Dad boleh aku tau,kita mau kemana?" Ucap Meira menatap Daddynya yang tengah merangkulnya saat itu.


"Kamu akan tau kemana kita akan pergi..kakak kamu akan kesana juga bersama kakak sepupu kamu.." Ucap Gerson.

__ADS_1


"Maksud Daddy,Kak Anelika..?" Ucapnya bertanya.


"Hmm..Ia sayang.."Ucap Gerson membenarkan apa yang Meira tanyakan.


"Hemm aku nggak sabar ketemu kak Ane,pasti perutnya sudah kuat memuncit,pasti lucu ya Dad.." Ucap Meira tersenyum.


"Ia sayang..masuklah,Daddy mau bicara sebentar dengan Kenzi..!" Ucap Gerson di angguki Meira lalu dia masuk kedalam mobil.


"Bagaimana Kenzi?kau sudah melakukan tugas yang aku berikan..?" Ucap Gerson.


"Sudah Tuan,sesuai apa yang anda minta.." Jawab Kenzi.


"Baiklah.ingat kau harus menjaga rahasia ini..!" bisik Gerson yang di pahami Kenzi."Baik Tuan.."Jawab Kenzi.


"Apa yang Daddy bicarakan dengan kak Kenzi ya,kenapa mereka sangat serius sekali..?"Gumanan Meira melihat dari dalam mobil.


"Kak Kenzi juga ikut kita pa..?"Tanya Meira.


"Ia sayang,dia akan ikut bersama kita.." Ucap Gerson.


"Kak Bukankah itu mobil Kenzi,mereka mau kemana?"Ucapan Davin saat melihat mobil Kenzi melintasi mobil mereka berdua,melihat itu seketika itu Dean lansung membelok mobilnya untuk segera mengikuti Mobil Kenzi.


"Mereka menuju kebandara,apa mungkin dia membawa Meira pergi..?" Ucap Dean.


"Sepertinya ia kak,ini kan menuju bandara.." ucap Davin.


"Kalau begitu,artinya Om Gerson sudah memberitahu Kenzi mengenai masalah itu.." Ucap Dean.


"Aku merasa begitu kak.Kak apa kita tidak memberitahu Opa saja mengenai ini,siapa tau Opa mau membantu kita.." ucap Davin.

__ADS_1


"Nanti aku coba memberitahu Opa.." Ucap Dean lalu melajukan lagi mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk mengejar mobil Kenzi.tidak lama mereka sampai di bandara.


"Itukan Om Gerson kak.."Ucap Davin melihat Gerson keluar dari mobil lalu melihat Meira yang keluar.


"Om Gerson pasti mau membawa Meira menuju pulau yang Elvano katakan.. Baguslah sekarang,dengan begini kita bisa membuat rencana membantu Elvano.Aku tidak mau Meira sampai di temukan mereka atau pun sampai mereka culik." Ucap Dean.


"Ia kak,Aku saranin kau..beritahu saja Daddy dengan Opa mengenai ini,aku yakin mereka pasti mau membantu kita, membantu Om Dante itu kak..kau tau kan Mommy kau,Kakek,nenek bisa sembuh karena papa Elvano kan..?" Ucap Davin menoleh kearah Dean.


"Akan aku pikirkan nanti.."Dean keluar dari mobil yang di ikuti Davin juga keluar.


"Om.."Gerson,Meira dan Kenzi menoleh kearah belakang terkejut melihat Dean dan Davin disana.


"Dean.." Ucap Gerson dan Meira bersamaan.


"Kamu kenapa bisa disini?" Tanya Gerson menatap Dean.


"Aku tau kalian akan kemana,aku juga tau masalah yang terjadi saat sekarang.."Gerson lansung menajamkan tatapannya kearah Dean yang membuat Dean lansung mengerti.


Di samping,Meira mengerut keningnya mendengar apa yang barusan Dean katakan,dia pun menoleh kearah Daddynya lalu Dean.


"Ems..Maafkan Aku Om,aku hanya bercanda..aku kemari,ingin melihat Meira..Aku dengar dari kampus,dia akan kuliah Online setelah ini.." Ucap Dean lalu menoleh kearah Meira.


"Selamat berlibur,jangan lupa jaga kesehatan kamu.." Ucap Dean menatap Meira.


"Aku pergi..semoga perjalanan kalian lancar sampai tujuan..!" Ucap Dean lalu pergi dari sana menuju mobilnya lalu mereka berdua lansung pergi dari sana.


"Dad.."Panggil Meira.


"Dean,Anak itu suka sekali bertingkah aneh..kamu jangan menghiraukan ucapannya sayang,sebaiknya kita masuk kedalam,kita harus segera pergi dari sini.."Ucap Gerson merangkul Meira lalu membawa Putrinya itu masuk kedalam Jet pribadi mereka sedangkan Kenzi mengendarai mobilnya masuk kedalam begasi pesawat.setelah semua siap,mereka pun mendarat pergi dari sana.

__ADS_1


__ADS_2