Pesonamu

Pesonamu
77


__ADS_3

Dean bersama Deysa dan Debora berjalan mendekat kearah mereka semua.


"Om.." Dean menyalimi tangan Gerath kemudian beralih menyalimi tangan Gerson yang saat itu lansung Gerson bawa kedalam pelukannya.


"Kau semakin Dewasa.."Ucap Gerson sembari menepuk bahu Dean.


"Dan kau semakin Tua.." Ucap Dean menyaut mengejek lalu saling memberikan senyuman.


"Itu sangat wajar tapi ketampananku tidak menua."Ucap Gerson.


"Baiklah aku mengakaui..Bagaimana kabarmu?" Tanya Gerson.


"Aku sangat baik.." Keduanya melepaskan pelukan kemudian Gerson teralihkan melihat Deysa yang tersenyum kearahnya.Gadis kecil yang sering menghubunginya mengatakan dirinya sangat tampan.Deysa lansung mendekat kearah Gerson kemudian lansung memeluk tubuh Gerson membuat Juandra Iri melihatnya kalau putrinya sudah begitu dengan Gerson.


"Om tampanku..."


"Hoho...kau sudah besar dan semakin cantik ya dan seksi.." Ujar Gerson memeluk Deysa


"Tentu saja...senang bisa bertemu kalian lagi.." Ucap Deysa tersenyum begitu juga Gerson.


"Kau wanita beruntung bisa memeluknya Deysa..jika orang lain mungkin aunty Ayura akan merubah kamu menjadi Daging cincang..!" Ucap Opa Andreu membuat mereka semua tertawa.


"Om bisa saja..tentu saja dengan Deysa berbeda..dia sudah ku anggap putriku!.. jangan dengar ucapan Opa kamu sayang.." Saut Ayura.


"Kau dengar itu Opa..sepertinya daddy lah yang kepanasan bukan Aunty.." Ucap Deysa masih dalam pelukan Gerson mengejek Juandra membuat mereka kembali tertawa.


"Kau merebut semuanya dariku Ger.." ucap Juandra.


"Tentu saja.."Ucap Gerson tersenyum.


Deysa melepaskan pelukannya bersama dengan Gerson lalu beralih mendekati Ayura lalu mereka berdua saling berpelukan.


"Kamu sudah dewasa sekali sayang dan cantik..." Ucap Ayura sembari mengusap belakang Deysa.


"Aunty juga semakin cantik..Aku kangen sekali dengan Aunty.." Ucap Deysa masih memeluk tubuh Ayura dengan erat namun berapa menit kemudian mereka berdua melepaskan pelukan namun masih saling merangkul.


"Bagaimana dengan kondisi kakek..?" Tanya Dean saat itu sudah mendekati Gerson.


"Cukup Baik.." Jawab Geril tersenyum.


"Kakek tinggal pemulihan saja.." Jawab mita ikut bicara.

__ADS_1


"Mm syukurilah..lekas sembuh ya kek.." Ucap Dean yang di angguki Geril.


"Davin kemana nggak ikut..?" Tanya Juandra.


"Dad..Davin ingin berkencan jadi dia tidak mau melewati kesempatan ini.." Celetuk Debora menjawab Pertanyaan Juandra membuat mereka semua sedikit terkejut.


"Berkencang..! dengan siapa?" Tanya Oma Amira ikut bicara.


"Oma tidak tau..?" Amira lansung menggelengkan kepalanya. Melihat itu Debora melihat kearah mereka semua secara bergantian.


"Gerath..sepertinya cucuku menyukai putri sulungmu.." Ucap Andreu membuat Gerath sangat terkejut.


"Maksud Om,Davin menyukai Rani kami..?" Ucap Gerath masih terkejut.


"Ia..Davin menyukai Rani,putrimu!" Andreu membenarkan ucapan Gerath.


"Om keberatan Davin menyukai Rani..?" Tanya Dean.


"Bukan begitu..Om terkejut saja mendengar ini,Om tidak pernah membatasi Rani dekat dengan siapa pun..namun yang Om tau putri Om memiliki hubungan dengan Ricko putra Opa Dion kalian.." Ucap Gerath.


"Hanya hubungan dekat belum menikah kan Om.!" Ucap Debora.


"Begitulah nak..Kami tidak pernah membatasi Rani dekat dengan siapa pun..kalau Davin ingin dekat dengan putri Om tidak masalah.." Ucap Gerath.


"Lalu bagaimana dengan kau..Dean?" Ucap Mita sengaja lalu saling pandang dengan Amira yang tersenyum saat itu.


Mendengar itu mereka semua terdiam lalu melihat kearah Dean yang saat itu melihat kearah Gerson yang hanya menatap Datar kearahnya.


"Dimana Dia Om?" Tanya Dean menanyakan Meira.


"Kau terlambat! Belum lama dia sudah balik kerumah.." Jawab Gerson.


"Bilang saja kau mau menyusulnya kerumah boy.." Andreu meledek Cucunya membuat mereka semua tersenyum.


"Dia ingin melihat kota ini..tapi Om tidak mengijinkan..!" Ucap Gerson.


"Om mengijinkan kalau aku membawanya keluar melihat kota ini?" Ucap Dean memahami apa yang Gerson katakan barusan.mendengar itu Gerson tersenyum lalu menganggukan kepalanya.


"Om mengijinkan..?" Tanya Dean sekali lagi dengan rasa bahagianya.


"Kalau kau bisa membawa Putra Om pergi..tentu saja Om mengijinkan.." Ucap Gerson.

__ADS_1


"Biar itu jadi Urusanku Om..!" Mereka semua menoleh kearah Deysa.


"Apa maksud kamu sayang..jangan bilang kamu menyukai putra Om Gerson juga..?" Ucap Juandra menyelidik.


"Bu..bukan Begitu Dad..!"Ucap Deysa gugup membuat mereka semua tersenyum.


"Kalau tidak..,kenapa kamu gugup sayang?" Ucap Andreu.


"Opa...kalian jangan salah paham.." Ucap Deysa.


"Bukan salah paham..kami kan hanya bertanya sayang.." Ucap Andreu yang membuat Deysa terdiam tidak bicara lagi.


"Putra..Aunty sedikit berbeda sayang.. Dia sangat menuruni sikap Om kamu.., kalau kamu bisa menaklukan hatinya, Aunty anggap kamu wanita yang beruntung.." Ucap Ayura tersenyum membuat Deysa salah tingkah.


"Itu sangat benar Deysa.." Ucap Gerson tersenyum.


"Kalian salah paham..aku tidak bermaksud begitu,aku hanya ingin membantu Dean.." Ucap Deysa.


"Baiklah..terserah kamu sayang..Aunty hanya memberitahu kamu saja.." Ucap Ayura tersenyum.


"Kamu kenapa Doba..,kamu juga menyukai putra Om Gerson itu?.." Ucap Dean membuat semua menoleh kearah Debora.


"Kakak..bukan Doba..Deboraaa..suka sekali nyebutin namaku salah begitu.." kesal Debora.


"Kalian jangan salah paham..aku tidak seperti kak Dean katakan..!" Ucap Debora melihat kearah mereka semua.


"Oo..Oma tau,bukankah kalian kerumah Kakek tadi..kalian ketemu dengan Raymond..?" Ucap Amira.


"Ia..kalian bertemu dengan Raymond sayang..?" Ucap Ayura ikut bicara membuat Deysa dan Debora saling pandang.


"Ada Oma,Aunty..tapi hanya sebentar.." Jawab Debora membuat Andreu dan Gerson maupun Juandra saling pandang.


"Dean..pergilah kerumah jemput mereka, nanti Om beritahu Raymond kalau kalian mengajak mereka berdua keluar." Ucap Gerson.


"Baiklah Om..kalau begitu aku lansung kesana.." Ucap Dean bersemangat.


"Pergilah.." Ucap Gerson kemudian dengan rasa bahagianya Dean menyalimi tangan orangtuanya dan Opa, Omanya serta Ayura dan Gerson dan Gerath.


"Ayuk.." Ucap Dean mengajak Deysa daj Debora.


"Kami pergi dulu.." Pamit mereka yang dia angguki semuanya.Dean dan Deysa juga Debora pergi dari sana.

__ADS_1


Tidak lama Andreu dan Juandra serta anak istrinya pamit dengan Keluarga Ayura pulang kerumah mereka.


__ADS_2