Pesonamu

Pesonamu
55


__ADS_3

Di Negara C.


"Suamiku.."keyra duduk mendekati suaminya yang saat itu tengah duduk di depan meja makan karena sebentar lagi mereka akan sarapan pagi. tangan juandra menarik istrinya lalu membawa istrinya keatas pangkuannya.


"Ada apa?"Juandra mengecup sekilas bibir istrinya itu.


"Minggu depan ulang Tahun Darendra, Dean sama Deysa tidak kamu suruh pulang suamiku..?rencananya juga aku mau mengundang semua keluarga kita termasuk Keluarga Ayura,aku suruh kemari ikut merayakan ulang Tahun Darendra, suamiku..! Hitung-hitung Raunian kan!" Ucap Keyra.


Darendra Gilbert Edizon anak bungsu Juandra dan keyra.jika keyra tidak keguguran 2 kali waktu itu mungkin mereka akan memiliki 5 orang anak.


"Nanti aku beritahu anak-anak supaya mereka pulang." Juandra teralihkan ponselnya berdering melihat Zarel menghubunginya pagi itu.


"Ada apa Zarel?"


"Tuan,Tuan muda Dean dan Tuan muda Davin berada disini." Lapor Zarel membuat Kening Juandra mengernyit.


"Apa yang mereka lakukan disana?" Tanya Juandra.


"Semalam Tuan Muda Dean,kelihatan sangat marah sekali Tuan tapi saya tidak tau kenapa Tuan.." Jawab Zarel.


"Biar aku yang menghubunginya nanti.."


"Baik Tuan.."Zarel kemudian mematikan sambungan teleponnya dengan Juandra.


"Ada apa suamiku?" Tanya Keyra.


"Zarel memberitahu,Dean kita berada di Markasku..,nanti aku hubungi Dean, Mengenai Acara Daren,kamu urus saja ya,masalah mengundang Ayura,biar aku saja yang memberitahu suaminya itu.." Ucap Juandra.


"Baiklah suamiku..!"


"Pagi Mom,Dad.." Sapa Daren baru sampai di ruang makan itu.


"Pagi sayang,hari ini sekolahnya di antar daddy ya sayang,mommy masih mau menemui Oma kamu masih sakit sayang ya.." Ucap Keyra.


"Baiklah Mom,nanti pulang sekolah aku menyusul Mom ya.." Ucap Daren.


"Nggak mau ikut daddy kekantor lagi..?" Tanya Juandra.


"Nggak mau,daddy membuatku bosan!!" Ucap Daren cemberut yang malah membuat Juandra semakin tersenyum.


"Baiklah,nanti paman Berto mengantar kamu menemui Mom ya.."Ucap Juandra sembari mengusap kepala Putra bungsunya itu.


"Oke Dad.." Daren melanjutkan memakan sarapannya,begitu juga dengan Juandra dan Keyra.


Setelah selesai sarapan,Juandra dan Daren pamit dengan keyra untuk berangkat.setelah itu keyra juga berangkat menuju rumah utama Andreu dan Amira.


Setelah mengantar Daren kesekolahnya, Juandra lansung mengendarai mobilnya lagi menuju Kantornya.

__ADS_1


Sampai di dalam ruangannya,Juandra melepaskan jasnya lalu duduk di kursi kebesarannya.Juandra kembali mengambil ponselnya lalu menghubungi Dean.


Disana Dean Mengerjapkan matanya, karena terusik suara ponselnya berdering.Dia melihat Daddy yang menghubungi dirinya saat itu, Dean pun lansung mengangkat telepon itu.


"Ya dad..?"Terdengar suara khas Dean bangun tidur.


"Kamu lagi di markas boy..?" Dean bangun lalu duduk di tempat tidurnya.


"Ia Dad..."


"Boleh daddy tau..?" Dean mengusap wajahnya yang masih terasa mengantuk lalu mengusap tengkuknya.


"Aku oke dad,Aku bisa mengatasi semuanya.." Sahut Dean.


"Kamu yakin!!"


"Daddy tenang saja..,Aku sangat yakin." Jawabnya Dean menyakinkan daddynya.


"Patuhi aturan yang berlaku boy,kamu memang putraku,tapi tempat kamu sekarang berada sangat berbeda aturannya boy.." Ucap Juandra mengingatkan putranya itu.


"Aku mengerti Dad.." Sahutnya lagi.


"Minggu depan ulang tahun Daren, kembalilah kalian.." Ucap Juandra menyuruh putranya membawa Davin maupun asisstennya mereka ikut kembali keNegara C.


"Baik Dad...mana mom dad?" Ucap Dean menanyakan mommy keyra.


"Oma sakit? kenapa tidak memberitahu ku!!" Ucap Dean.


"Baru kemarin Oma kamu sakit kakinya, daddy dan mom mu sibuk mengurus Oma jadi lupa memberitahu kamu..kamu bisa hubungi Mom,mom sedang berada disana..?" Ucap Juandra.


"Baiklah Dad.."


"Baiklah,daddy tutup dulu,daddy mau lanjut kerja.."


"Baik dad.." Juandra lansung mematikan sambungan teleponnya bersama putranya itu.


Dean bangun lansung menuju kamar mandinya untuk segera membersihkan tubuhnya.


Di kantor,Juandra menghubungi Gerson.


"Sudah lama aku tidak membuat kau naik darah Juan!" Jawab Gerson dari sana.


"Bagaiamana kabarmu?" Gerson tersenyum disana.


"Tentu saja baik,ada sesuatu yang penting??" Ucap Gerson.


"Minggu depan acara ulang Tahun putraku,Darendra. Istriku berharap kau bisa membawa Ayura kemari..lagi pula kalian belum pernah kemari bukan!!" Ucap Juandra.

__ADS_1


"Akan aku pikirkan..!" Jawaban Gerson membuat Juandra yang tersenyum sekarang.


"Kata yang berulang kali aku dengar Ger.."Ucap Juandra.


"Bagaimana lagi..,terbang keNegaramu membutuhkan waktu 2 hari baru akan sampai,dalam 2 hari aku akan menghabiskan pekerjaanku di dalam pesawat.." Terang Gerson.


"Tidak bisa berempat,kau dan Ayura saja yang kemari..!" Ucap Juandra tidak memperdulikan apa yang barusan Gerson ucapkan.


"Akan aku pikirkan..,Putramu..." Gerson mengantung ucapannya.


"Kau yang membuatnya marah?" Ucap Juandra menebak.


"Belum saatnya dia tau mengenai Putriku Juand.." Juandra mengerti sekarang putra marah,ternyata Gerson yang telah membuat singa kecilnya mengamuk.


"Kau tau dia keturunan Andreu, Gerson..!"


"Tidak aku pungkiri,dan kau harus ingat Juand selain keturunan Gilbert,


keturunan Alexander juga menginginkan putriku..,jadi biarkan aku melihat siapa diantara mereka yang bisa mengambil hati berlianku!" Ucap Gerson mengejutkan Juandra.


" Alexander??maksudmu putra Dante sky Alexander??" Ucap Juandra.


"Ya,Elvano sky Alexander.." Ucap Gerson.


"Kau gila Gerson!,bagaimana mungkin putraku kau biarkan bersaing dengan keturunan Dante..?" Ucap Juandra memijit keningnya sedikit berdenyut setiap kali bicara dengan Gerson, Gerson selalu membuatnya kesal.


"Aku gila...??,kau tau 2 bocah setiap tahun memberikan kado untuk putriku.. Itu putramu dan Putra Dante,Apa aku harus menolaknya?" Ucap Gerson kembali mengejutkan Juandra.


"Kau tidak tau apa yang putramu lakukan..??" Ucap Gerson.


"Aku tidak tau Ger...!!"jawab Juandra benar tidak tau selama ini putranya diam-diam mengirim sesuatu untuk Putri Gerson.


Ck.."Daddy macam apa kau,putramu melakukan sesuatu kau tidak tau!!" Ledek Gerson.


"Aku akan bicara dengannya setelah dia pulang..!"


"Jangan halangi kemauan putramu, biarkan..,Aku percaya Putra Dante tidak sekejam yang kamu bayangkan Juand.. Aku mengenal baik dia..,kau tidak ingat putramu muridku!!" Ucap Gerson menyuruh juandra tidak menghuatirkan keadaan Dean.


"Aku tidak mau ada permusuhan di antara kita Ger,aku masih ingat sekali Dante begitu baiknya mau menolong menyembuhkan istriku dan mertuaku.., bagaimana putraku bersaing dengan putranya..kau..kau benar-benar Gerson.." Ucap Juandra geram dengan Gerson.


"Aku tau!,tapi biarkan semuanya terjadi. Aku ingin melihat putriku memilih siapa diantara mereka? Aku pernah mengatakan padamu,Aku tidak akan pernah mau menjodohkan anak-anakku tapi jika persaingan terjadi itu akan lebih baik..!" Ucap Gerson.


"Sialan kau..,kenapa juga kau harus membuat seorang putri yang begitu cantik begitu hah..kau lihat putraku dan putra Dante..." Kesal Juandra membuat Gerson tertawa.


Hahahaha...


"Kau lupa Aku sangat tampan bahkan darimu,tentu saja putriku cantik,di tambah lagi Gen Ibunya..wanita yang kau tidak sukai dulu.."

__ADS_1


"Bedebah kau Gerson!,terserah kau saja!aku sedang sibuk. Aku harap kau dan ayura bisa kemari..!" Juandra lansung mematikan sambungan teleponnya bersama Gerson.Gerson sangat senang sudah membuat Juandra kesal.


__ADS_2