Pesonamu

Pesonamu
54


__ADS_3

Perjalanan pulang itu,Dean terus terdiam dengan pikirannya masih mencari tau apa arti dari nama Mension yang megah terletak di Bagian timur kota Negara itu.


"Siapa sebenarnya kau Reyna..?" Ini ketiga kalinya Dean mengatakan kata yang sama saat itu.semantara di sampingnya Doni tidak berani mempertanyakan apa yang terus Tuan mudanya itu sungutkan sepanjang perjalanan mereka.


"Doni.putar balik ketempat tadi..!" Perintah Dean.


"Baik Tuan Muda.."


Tampa membantah Doni membalikan arah mobil mereka kejalan sebelumnya mereka lewati.Doni tidak habis pikir, kenapa Tuan mudanya itu mengajaknya berputar arah kembali menuju Mension tadi,padahal mereka sudah lebih setengah perjalanan pulang menuju Apartemen.


"Tuan muda,jika anda ingin mengetahui pemilik Mension itu sebenarnya,kenapa anda tidak gunakan jaringan milik Anda Tuan Muda..?"Ucap Doni memberikan usulannya kepada Dean.


"Kau lupa kita berada dimana Doni??" Doni lansung menyadari kesalahannya sudah memberikan idenya kepada Dean.


"Maaf Tuan muda,tapi tidak bisakah kita mencobannya terlebih dahulu..anda sangat Ahli mengubah seluruh jaringan tampa siapapun yang mengetahuinya Tuan Muda.." Ucap Doni membuat Dean terdiam saat itu namun tidak lama dia mengambil laptopnya lalu mulai mengotak atik laptopnya.


"Idemu cukup bagus Doni!" Seringaian Dean dengan tangan Dean mulai mengetik sesuatu di laptopnya dan tidak lama terlihat putaran dalam layar Laptopnya ingin memindai semua jaringan yang sudah dia ubah sebelumnya.


Di tempat kediaman Gerson.


Raymond tengah mengerjakan tugas kuliahnya di ruangan keluarga namun teralihkan suara laptopnya memberikan sinyal deteksi berbahaya yang saat itu lansung Raymond lacak keberadaan sinyal tersebut dan dia melihat ada yang berani ingin melacak keberadaan Mension milik Daddynya di Negara E itu.


"Ada yang ingin bermain denganku rupanya..!"terlihat seringaian di wajah Raymond saat mengetahui ada seseorang ingin mencoba meretas Data Mension Daddynya.


"Kau sedang apa?" Tanya Daddynya baru saja keluar dari ruang kerja miliknya.Raymond lansung memperlihatkan sesuatu di laptopnya kearah daddynya.


"Ada yang ingin meretas Data pemilik GARR Villa,Dad.."Ucap Raymond.


Kali ini Gerson yang tersenyum, kemudian mengambil alih laptop milik putrannya lalu mengetik sesuatu yang tidak lama mengetahui siapa yang mencoba mencari tahu orang yang berani mencari informasi mengenai Mensionnya itu.

__ADS_1


"Dean??,Bagaimana mungkin dia bisa menggunakan jaringan ini dad..?" Ucap Raymond tidak percaya.


"Kamu lupa son,Daddy yang mengajari anak itu mengenai jaringan ini.tenang saja,dia tidak akan bisa menemukan apapun mengenai Mension kita bahkan adikmu.."


"Baiklah Dad.."Gerson lansung pergi dari hadapan putranya menuju kamarnya.


****..****.."Sial...sial..." Dean lansung melempar laptopnya keluar dari mobilnya karena laptopnya saat itu mengeluarkan asap mengepul lalu meledak.


"Siapa mereka sebenarnya,bahkan dia tau aku mengunakan jaringan ini Doni.., sial..benar-benar sial.." Triak Dean marah.


"Sepertinya pemilik Mension itu bukanlah orang yang bisa kita remehkan Tuan.." Ucap Doni.


Dean tidak menjawab karena dia tengah menahan kemarahannya.


"Tuan muda,apa kita melanjutkan__"


"Balik keApartemen.." Ucap Dean.


Sampai diApartemen.


"Kak,kalian dari mana saja?kami tidak bisa menemukan mobil yang kita ikuti tadi.." Dean tidak menjawab ucapan Davin,dia lansung masuk kedalam kamarnya lalu menguncinya.Melihat itu Davin melihat kearah Doni.


"Tuan muda sedang Marah Tuan..?" jelas Doni.


"Marah karena apa??" tanya Davin.


"Kami berhasil mengikuti mobil tadi tuan sampai ketempat tujuan mereka yaitu GARR VILLA."


"Terus...?" Tanya Davin menyuruh Dino melanjutkan ceritanya.

__ADS_1


"Mobil Nona Reyna masuk kedalam Mension itu,Tuan..,Tuan Dean penasaran dengan siapa Nona Reyna sebenarnya jadi aku memberikan Tuan Dean ideku untuk mencari tau siapa pemilik Mension itu dengan jaringan milik kita tapi saat baru mau memulainya laptop Tuan lansung di ledakan seseorang yang tidak kami ketahui.." Jelas Doni membuat Davin dan Frans terkejut.


"Sampai seperti itu??" Ucap Davin masih dalam keterkejutannya.


"Ia Tuan..ini kali pertamanya Tuan mengalami kejadian ini,sebelumnya kita sama tau,tidak pernah terjadi seperti ini.." lanjut Doni lagi yang saat itu membuat Davin dan Frans berpikir dalam benak mereka.


"Siapa yang melakukan itu..,ini benar-benar tidak bisa kita biarkan begitu saja..dia bahkan mengetahui jaringan milik Kita.." Ucap Davin.


"Saya juga sama dengan Anda Tuan muda,orang ini bahkan tau Tuan muda Dean mengunakan jaringan ini bahkan belum memulainya.." Ucap Frans penasaran siapa yang lansung menghancurkan jaringan milik Dean tadi.


"Hey kau mau kemana kak?" triak Davin melihat Dean keluar dari kamarnya lalu menuju Pintu keluar Apartemen.


"Tidak usah banyak tanya,jika ingin ikut..!"Dean menekan ucapannya.Davin, Frans dan Juga Doni lansung bergegas berjalan mengejar Dean yang sudah duluan turun menuju parkiran.


"Kak kita mau kemana?" Tanya Davin saat ini sudah berada satu mobil dengan Dean.


"Tidak usah banyak Tanya..!" Ucap Dean dingin.


Davin tidak berani lagi menanyakan kakak sepupunya itu saat sudah marah seperti ini.tidak lama mereka sampai di bandara,mereka keluar lalu segera berjalan mendekati jet pribadi milik Dean.mereka masuk kedalam,dan tidak lama jet itu mendarat membawa mereka menuju tujuan mereka.


****...Dean masih di penuhi kekesalannya.Di samping Davin,Frans dan Doni saling pandang.baru kali ini melihat kekesalan Dean begitu memuncaknya.


"Kak...boleh aku bertanya?" Dean lansung menatap Davin dengan mata tajamnya.


"Kau jangan salah paham..!!aku serius ini??" Ucap Davin


"Apa kau sungguh menyukai wanita berambut aneh itu?" Ucap Davin.


Dean tidak menjawab pertanyaan adiknya,malah dia memejamkan matanya.

__ADS_1


"Frans hubungi Alif,aku mau dia mengaktifkan semua jaringan,aku ingin menantang siapa yang berani menghancurkan Laptop milikku.!" perintah Dean.


"Baik Tuan Muda..!" Ucap Frans kemudian mulai berkomunikasi rahasia dengan Alif orang kepercayaan Dean di markas milik Daddynya untuk melakukan apa yang di perintahkan Dean.


__ADS_2