Pesonamu

Pesonamu
70


__ADS_3

"Ar kapan kakek akan sadar..?" Tanya Raymond mewakili semua keluarganya menanyakan kondisi Geril seusai operasi itu.


"Karena kakek,kami bius total,jadi reaksi obatnya masih ada..kemungkinan kalau tidak subuh nanti,besok pagi baru Kakek akan sadar..kalian tidak perlu khuatir.." Ucap Arlan menjelaskan.


"Baiklah.."Ucap Gerson maupun Gerath.


"Ma..sebaiknya kalian pulanglah dulu.. Biar aku yang menunggu papa.." Ucap Gerath.


"Mama nanti sajalah Bang,Mama masih mau temanin Papa kalian." Ucap Mita menolak.


"Kalau begitu,Ger..kalian pulang saja dulu biar aku sama Mama disini!" Ucap Gerath.


"Aku akan ikut kalian disini.Istriku dan anak-anak yang pulang!" Ucap Gerson menoleh kearah Istrinya.


"Sayang ajak Meira sama Raymond pulang,bersihkan tubuh kalian dulu,nanti kalian bisa kemari lagi." Ucap Gerson.


"Baiklah suamiku..kalau begitu kami pulang dulu.."Ucap ayura setuju.


"Kami pulang dulu tante,Om..!" Ucap Ayura pamit menyalami tangan Maora dan juga Nathan.


"Baiklah..kalian duluan saja,kami nanti pulangnya.. Berhati-hatilah kalian.." Ucap Nathan.


"Ia Om.." Ucap Ayura.


"Mari Oma..Opa.."Ucap Raymond menyalimi tangan Nathan dan Maora kemudian Meira yang gantian menyalimi tangan Nathan dan Maora.


"Kami pulang dulu.." Ucap Ayura mendapatkan kecupan bibir dari Gerson tampa malu melakukannya di depan Mertua maupun kakak iparnya bahkan di depan Nathan dan Maora.


"Hais kalian..!"Gerutu Nathan.


"Bukannya anda seperti itu juga Tuan Nathan.." Ucap Gerson menoleh kearah Nathan.


"Hais kamu ini.." Ucap Nathan.


"Aku mengantar mereka keparkiran dulu..!" Ucap Gerson yang di iyakan semuanya lalu dia berjalan merangkul anak dan istrinya menuju keluar.


Saat mereka sudah pergi,Ponsel nathan berdering yang lansung dia ambil lalu dia lihat.


"Hallo B...?"Ternyata Bareil yang menghubungi papanya.


"Pa..kalian masih dirumah sakit..?"Tanya Bareil.


"Masih..kenapa B?" Tanya nathan.


"Aku sudah di parkiran bersama Sofia dan anak- anak,mau menjenguk Om Geril.."Ucap Bareil.


"Owh..kalian kemari! Masuk saja Ruangan Vip 1." Ucap Nathan memberitahu ruangan Geril.

__ADS_1


"Ia pa..kami kesana..!" ucap Bereil lalu mematikan teleponnya.


"Papa,Mama masih disini,ayuk kita masuk.." Ucap Bariel memberitahu istrinya dan juga anaknya yang ikut bersama mereka saat itu.


"Pa..Om Gerson disini juga kah pa..?" Tanya Davin.


"Halaaah!aku tau kakak menanyakan Om Gerson,berharap kan,mau lihat putri bungsunya Om Gerson yang katanya sangat cantik itu kan..?" Ucap Debora menebak Pikiran Kakaknya.


"Apaan sih kamu Dek..Nggaklah.." Ucap Davin.


"Sudah bisa di tebak,dan kakak nggak bisa berbohong maupun mengelak.!!" Ucap Debora.


"Sudah jangan berdebat..ayuk kita masuk,sepertinya mereka juga ada disini.." Ucap Bareil keluar di ikuti istrinya dan anak-anaknya juga keluar.Mereka segera berjalan masuk kedalam namun mereka tidak menyadari kalau empat orang dari jarak yang tidak jauh menuju kearah parkiran,mereka itu adalah Gerson bersama Ayura dan juga anak-anaknya.


"Tunggu Pa..! kenapa aku merasa, aku melihat Aunty Ayura.." Ucap Davin lalu menoleh kebelakang mereka membuat orangtuanya menoleh kearah belakang juga.


"Mana..?nggak ada tu,kamu salah lihat kak..!" Ucap Debora juga ikut melihat kearah belakang mereka namun tidak melihat seperti yang kakaknnya katakan.


"Kamu salah lihat kali Bang.." Ucap Mamanya.


"Sudah ayuk kita masuk..!" Mereka pun masuk kedalam Lif yang akan membawa mereka kelantai ruangan VIP1.


Di parkiran.


"Kenzi berhati-hatilah bawa Istriku dan anak-anakku." Ucap Gerson mengingatkan Kenzi.


"Baik Tuan.." Ucap Kenzi lalu membuka pintu mobil untuk Meira dan juga Raymond.


"Baiklah..Meira,biarkan dia dirumah..!" Ucap Gerson.


"Baiklah suamiku..kami pergi.." Ucap Ayura yang di angguki suaminya sembari membantu istrinya masuk kedalam mobil.tidak lama Mobil itu melaju keluar dari areal parkiran rumah sakit,sedangkan Gerson dia masuk kembali kedalam.


"Pa.."


Nathan dan Istrinya menoleh,begitu juga Mita dan Gerath dan istrinya. Bariel lansung bersalaman dengan Gerath dan juga Mita yang di ikuti istri dan anak-anaknya.


"Gimana keadaan Om?" Tanya Bareil.


"Om kalian belum lama selesai Operasi! Semuanya berjalan dengan lancar.." Jawab Mita memberitahu.


"Emm Syukurlah,kami sangat terkejut sekali mendengarnya..!" Ucap Bareil.


"Deysa Mana,sayang..?" Ucap Maora menanyakan putri Juandra kembaran Dean,melihat tidak ada bersama mereka.


"Nggak ikut Oma..,katanya masih capek Oma.." Jawab Debora.


"Desya disini,Maora..?" Tanya Mita.

__ADS_1


"Ia Mbak..rencananya mau menginap semalam,besok baru barengan kami keNegara C." Ucap Maora memberitahu.


"Em ialah..Davin kapan kamu sampai?" Tanya Mita.


"Tadi Malam Nek.."Jawab Davin yang di angguki Mita.


"Bukannya mereka Ayura ada disini Tante?" Tanya Istrinya Bariel.


"Mereka ada disini,kalian nggak ketemu di bawah,barusan juga mereka pulang bersama anak-anaknya.." Ucap Mita.


"Aa kan Pa,itu artinya yang aku lihat tadi benar Pa itu Aunty Ayura.." Ucap Davin.


"Apa yang kamu lihat!" Mereka semua menoleh kearah pintu melihat Gerson berdiri disana.


"Gerson..!" Gerson berjalan mendekati mereka.Bareil lansung mengulurkan tangannya yang lansung Gerson balas lalu mereka berdua berpelukan lalu melepaskan lagi.Kini giliran Davin menyalami tangan Gerson.


"Putramu!" Ucap Gerson menatap Davin.


"Dia putra sulungku!" Jawab Bareil yang membuat Gerson menatap lekat kearah Davin lagi lalu membawa Davin berpelukan,membuat Davin terkejut.


"Kamu harus banyak belajar anak muda. !"Bisik Gerson membuat Davin bingung.


"Terahkir kita ketemu,kita ada pertemuan semua Ceo Group bukan..?" Ucap Bareil.


"Kau benar!Saat itu aku membatalkannya karena Ayura mau melahirkan putriku!." Ucap Gerson.


"Apa anak-anakmu ikut kemari!" Tanya Bareil.


"Ikut,barusan mereka pulang!" Ucap Gerson melihat kearah Davin.


"Sayang sekali..kami tidak bertemu dengan mereka.." Ucap Sofia istri Bareil.


"Mainlah kerumah,kalau ingin bertemu mereka besok..!" Ucap Mita.


"Tante benar..besok kami main kerumah kalian..!" Ucap Sofia.


"Kak Juandra tadi ada bilang,mereka kemari dan lansung mau merayakan Ulang tahun Daren disini..tadi dia menyuruhku menyiapkan semuanya nanti pa.." Ucap Bareil.


"Ia..kami saja tau dari Gerson,kalau mereka kemari..tapi baguslah,biar kita merayakan dengan semuanya,bersama -sama disini.." Ucap Nathan.


"Tuan Ini makanannya.." Ucap Asissten Gerath mengantar pesanan makanan mereka.


"Terimakasih Welly.." Ucap Gerath yang di angguki Welly lalu dia keluar dari sana.


"Sepertinya makanan ini tidak cukup untuk kita semua nak.." Ucap Mita.


"Cukup Ma..yang bagian Ayura dan anak-anak kan tidak di makan..Ayo kita makan dulu..Bareil mari ikut kami makan..!" Ucap Gerath.

__ADS_1


"Tidak perlu Gerath,kami sudah makan tadi..kalian makanlah.." Ucap Bareil.


"Ikutlah bersama kami makan..ini cukup untuk kita makan bersama..!" Ucap Gerson yang membuat Bareil mau tidak mau ikut mereka makan. Mereka makan beramai-ramai saat itu sembari mengobrol bersama.


__ADS_2