Pesonamu

Pesonamu
68


__ADS_3

Saat itu Juandra baru saja sampai kerumah.


"Daddy...lihat mainanku,kak Dean yang membelikan untukku..!" Ucap Daren memperlihatkan Mainannya kearah Juandra.


"Bagus...,Kamu menyukainya?" Tanya Juandra yang di angguki.


"Ia Dad..aku menyukainya.."Jawab Daren.


"Baiklah..Ayo kita temui Mom kamu.. dimana Mommy?" Ucap Juandra mengendong tubuh putra bungsunya itu.


"Mom tadi di dapur..." Jawab Daren. Juandra membawa putranya menuju kearah dapur menemui istrinya.


"Baby,kamu lagi ngapain..?" Tanya Juandra mengejutkan Keyra tengah serius melihat puding buatannya.


"Kamu sudah pulang..?Ini aku buatin punding cokelat suamiku,Daren minta di buatin.." Ucap Keyra mendekati suaminya lalu saling memberikan kecupan di bibir mereka.


"Mom..aku mau pudingnya.." Ucap Daren.


"Sebentar ya..Mommy Potong dulu.." Ucap Keyra mengambil puding tadi lalu memotongnya menjadi kecil-kecil.


"Dean sudah sampai Mom..?" Tanya Juandra.


"Sudah,belum lama dia sampai.." Jawab Keyra.kemudian menyuapi putranya puding buatannya kemudian menyuapi suaminya.


"Enak baby..Tadi aku sudah menghubungi putri kita, malam ini akan berangkat.." Ucap Juandra.


"Deysa baru saja menghubungi aku, bilang masih menginap di Negara B. Besok pagi dia baliknya suamiku.." Ucap Keyra.


"Ia kah..?Dia tidak memberitahu aku.." Ucap Juandra mendapatkan suapan puding lagi dari istrinya.


"Mungkin Deysa sengaja belum memberitahu kamu,dia mengira aku sudah pasti memberitahu kamu suamiku.." Ucap Keyra.


"Kenapa tidak buatin acara ulang tahunku di tempat Mama saja Mom... Aku pengen ngerayainnya disana.." Ucap Daren.


"Mau ngerayain disana..?Tahun depan saja ya sayang.." Ucap Juandra.


"Hmm baiklah..kalau begitu aku mau bermain lagi..Dad.." Ucap Daren turun dari pangkuan Daddy lalu berlari ketempat bermainnya lagi.


Juandra mengangkat tubuh istrinya keatas pangkuannya lalu perlahan menyatukan bibir mereka.Ciuman itu masih mereka lakukan sampai suara Ponsel Juandra berdering menghentikan ciuman mereka.


"Gerson?.."Juandra menautkan keningnya karena bingung.


"Angkat saja..siapa tau penting!" Ucap Keyra.Juandra pun mengangkat telepon Gerson.


"Kemana saja kau,sejak tadi aku hubungi tidak masuk-masuk..!" Ucap Gerson.

__ADS_1


"Hey..kau marah seolah kita ini pasangan kekasih.." Ucap Juandra.


"Aku serius Juandra.!" Ucap Gerson datar.


"Ponselku ketinggalan di mobil dan aku lupa sampai aku kembali kerumah baru mengingatnya.ada apa menghubungiku, jangan bilang kau batal lagi kemari..?" Ucap Juandra.


"Harus aku katakan ia..Aku membatalkan kepergian kami..!" Jawab Gerson


"Why...bukannya kalian sudah berada di Negara B..?" Tanya Juandra bingung, kenapa Gerson membatalkan kepergian mereka ketempatnya.


"Aku punya alasan membatalkan kepergian kami..!"Ucap Gerson.


"Apa alasannya,karena kerjaan kau..hey kau membuatku marah Ger kalau itu alasanmu!!.." Ucap Juandra Kesal.


"Bukan Itu..Melainkan karena mertuaku, papa mertua sakit,Dia terkena radang usus buntu bahkan sudah sangat fatal. Sekarang dia sudah berada di ruang operasi.." Jelas Gerson mengejutkan Juandra dan Keyra.


"Astaga..kenapa mendadak seperti ini, bukannya beliau baik-baik saja..?" Tanya Juandra masih terkejut.


"Dia menyembunyikan sakitnya..Sudah itu saja yang aku sampaikan,aku akan memberikan hadiah untuk putramu nanti." Ucap Gerson ingin mengahkiri percakapan mereka.


"Tunggu dulu..!kalau begitu Kami saja yang kesana sekalian menjenguk Om Geril..!" Ucap Juandra membuat Keyra terkejut melihat kearah suaminya.


"Baiklah,kalau Itu keputusanmu..!aku menunggu kalian..!" Gerson pun mematikan teleponnya.


"Suamiku,benaran apa yang kamu katakan tadi..?" Tanya Keyra.


"Kita beritahu papi sama Mommy dan juga papa,mama..kalau mereka setuju, kita akan terbang kesana malam ini juga.." Ucap Juandra.


"Baiklah suamiku,biar aku yang memberitahu papa,mama.." Ucap Keyra lalu turun dari pangkuan suaminya untuk mengambil ponsel dan segera menghubungi papa,mamanya sedangkan Juandra menghubungi Papi Andreu.


"Ia son..?"Ucap Andreu disana, saat itu tengah bersantai dengan istrinya di taman belakang mereka.


"Papi..Aku mau memberi kalian kabar..?" Ucap Juandra.


"Kabar apa..?" Tanya Andreu.


"Om Geril sakit Pi..baru saja Gerson mengabari aku,mengatakan mereka tidak jadi kemari karena masih menemani Om Geril Operasi Sore ini.." Ucap Juandra mengejutkan Andreu.


"APA!Operasi?memangnya sakit apa..?" Tanya Andreu.


"Gerson bilang,Om Geril mengidap Radang usus buntu Pi.." Jelas Juandra.


"Astaga...Geril!!,kenapa tidak pernah dengar dia mengeluh sakit selama ini.. lalu tiba-tiba saja seperti ini.." Ucap Andreu.


"Itulah Pi..Om Geril nyembunyikan sakitnya dari keluarganya pi..pi..Aku berencana membuat acara ulang tahun Daren di tempat Mama Maora saja Pi.. Sekalian kita menjenguk Om Geril.. Gimana Pi..?" Ucap Juandra menanyakan pendapat Papinya.

__ADS_1


"Ya sudah..kesana saja kita...bilang mertua kamu juga,nanti mereka marah kalau tidak di beritahu.." Ucap Andreu menyuruh putranya memberitahu Dio dan Istrinya.


"Ia pi..Aku sudah menyuruh Keyra memberitahu Papa,mama barusan.., kalian bersiaplah,kita akan berangkat 2 jam lagi.." Ucap Juandra.


"Ia son.." Ucap Andreu lalu mematikan telepon putranya.


"Dad..apa maksud daddy?" Ucap Dean mendengar sekilas ucapan Daddynya barusan saat dia menuju ruangan dapur itu.


"Kita akan pergi keNegara B,merayakan ulang tahun adik kamu disana..sekalian menjenguk Kakek Geril kalian,dia sore ini sedang di operasi di rumah sakit kita karena mengalami radang Usus buntu." Jelas Juandra.


"Astaga!! Kenapa tiba-tiba,tidak pernah dengar Kakek Geril mengeluh sakit.." Ucap Dean terkejut.


"Dia nyembunyikan sakitnya..Kita akan berangkat 2 jam lagi,bersiaplah.." Ucap Juandra.


"Baiklah Dad..,Dad..Apa mereka Om Gerson sudah disana..?"Ucap Dean lalu bertanya.


"Mereka sudah berada berada disana.. Kenapa..?"Jawab Juandra membuat Dean tersenyum lalu dia kembali kekamarnya,semantara Juandra menggelengkan kepalanya mengetahui arti senyuman putranya itu,lalu Juandra menuju kearah Istrinya tengah menghubungi orangtuanya.


"Gimana Baby..Mereka papa,mama mau ikut..?" Tanya Juandra.


"Mana mau nggak ikut,kalau sudah dengar teman mereka sakit suamiku.., Aku sudah mengatakan sesuai apa yang kamu suruh.." Ucap Keyra.


"Baiklah..kalau begitu kita bersiap..siap kan putra kita.." Ucap Juandra lalu membawa istrinya menemui Daren.


"Daren..Dad mau memberitahu kamu Sesuatu.." Ucap Juandra.


"Apa Dad..?"Jawab Daren.


"Daddy mengabulkan permintaan kamu merayakan ulang tahun kamu di tempat Oma Maora..." Ucap Juandra membuat Daren menganga..


"Benaran..Dad..?daddy nggak berbohong..?" Tanya Daren.


"Tentu saja benaran..sekarang bersiap sama Mom..kita akan berangkat 2 jam lagi..okey.." Daren lansung memeluk tubuh Juandra.


"Makasih Daddy...yeey yey....." Ucap Daren sangat senang sekali.


"Ya sudah pergilah bersiap sana sama Mom.." Ucap Juandra.


"Ia Dad.."Keyra membawa putranya menuju kamarnya untuk segera bersiap.


***


2 Jam Kemudian.


Saat ini mereka sekeluarga sudah berkumpul di bandara untuk segera menaiki pesawat pribadi milik mereka. Juandra memboyong seluruh keluarganya pergi kenegara B..bahkan keluarga Amira juga ikut,yaitu Marsel dan anak serta cucu mereka juga ikut.

__ADS_1


__ADS_2