Pesonamu

Pesonamu
8


__ADS_3

Terdengar suara ponsel Meira berdering yang lansung meira lihat.


"beb..,daddyku.." Ucapnya panik.


"Habislah kita berdua nanti beb..,


daddymu pasti mau menanyakan apa yang kita lakukan beb" Ucap Devi juga panik.


"Aku angkat dulu." Ucap Meira.


Saat itu mereka berdua baru saja sampai di Apartemen Meira.


"Ia Dad..?" jawab Meira dengan wajah ketakutan.


"Kenapa wajahmu seperti itu sayang..?" tanya Gerson.


"Ngak ada apa - apa dad,Ada apa dad menelpon malam begini?" Ucap Meira.Gerson tersenyum manis membuat Meira mengernyitkan keningnya.


"Daddy hanya ingin tau kamu sedang apa sekarang..?" Ucap daddynya masih tersenyum.


"Dad..,Aku merasa curiga dengan senyuman daddy..?" ucap Meira menatap serius daddynya.


"Putriku,Apa yang kamu dan teman kamu lakukan tadi akan memberikan mereka peluang bisa menemukan kamu sayang..?" ucap Daddynya membuat Meira saling pandang dengan Devi.


"Maksud daddy,Meira ngak ngerti dad?" ucap Meira bingung.


"Daddy tau kalian ingin menjebak siapa yang memberi hadiah itu padamu sayang.." Ucap Gerson.


Deg! Mereka berdua lansung terdiam mendengar ucapan Gerson.


"Jadi daddy tau siapa yang memberikan aku hadiah itu dad?" ucap Meira.


"Tentu saja daddy tau,kalau tidak, daddy tidak akan mau menerima kado tersebut untukmu dear.." Ucap Gerson masih tersenyum.


"Kalau begitu beritahu Meira siapa mereka dad,Meira mau tau siapa mereka..?" Ucap Meira.


"Biarkan mereka mencari tau kamu sayang,jangan kamu yang mencari tau mereka.Daddy mau melanjutkan kerja lagi."Ucap Gerson ingin mengahkiri pembicaraan mereka.


"Dad tungu!,jangan di matikan.." ucap Meira.


"Ada apa putriku?" tanyanya.


"Dad,boleh aku tau apa mereka berdua yang memberiku hadiah itu adalah seorang pria.?"tanya Meira membuat Gerson tertawa kecil disana.

__ADS_1


"Ia putriku,tentu saja mereka adalah pria.ingat apa yang daddy katakan tadi dear.?" Ucap Gerson menekan ucapannya, Meira menganggukan kepalanya paham apa yang Daddynya katakan.


"Oke Dad.." jawabnya,Gerson mematikan sambungan teleponannya dengan putrinya.


"Beb Aku sudah mengira daddy kamu memarahi kita,eh syukurnya ngak.." Ucap Devi sambil mengelus dadanya.


"Daddy sudah membuat keputusan itu,padahal aku sangat penasaran siapa mereka beb." Ucap Meira saat itu mengusap wajahnya.


"kalau itu sudah keputusan daddymu kita tidak bisa melanggarnya beb.." Ucap Devi.


"sudahlah besok kita pikirkan,ayo kita tidur ini juga sudah malam.besok aku ada kuliah pagi." Ucap Meira menuju kamar mandi setelah itu,dia menuju ruang ganti untuk berganti pakaian dengan pakaian tidurnya,begitu juga dengan Devi.


***


Pagi itu Meira dan Devi sudah bersiap berangkat kekampus mereka,tapi sebelum itu mereka menyempatkan diri sarapan di Restoran bawah.


"Beb,kamu jam berapa pulang nanti?" tanya Devi yang baru selesai sarapan.


"Aku hari ini ada 3 mata kuliah beb, kayaknya sore baru balik." jawab Meira.


"Okelah.kalau gitu aku bawa mobil sendiri ajalah,aku 1 mata kuliah saja hari ini.selesainya aku mau lansung jengukin Brayen.." ucap Devi.


"Terserah kau saja.aku duluan ya nanti telat." ucap Meira yang di angguki Devi."Hati hati beb.." Ucap Devi yang di Oke kan Meira.


Tiba-tiba ban Mobilnya kempes.


"Sial..,Pakai pecah lagi." kesal Meira yang saat itu sudah turun melihat ban mobilnya.Meira mengambil ponselnya untuk menelpon anak buah Daddynya.


"Kak Ken jemput aku sekarang ,Ban mobilku pecah." Ucapnya yang di iyakan Kenzi dari sana lalu segera menjemput Meira.


Saat bersamaan,lewat mobil sport warna hitam lalu berhenti di samping Meira kemudian membuka kaca mobilnya.


"Mobilnya kenapa?" tanya Pria itu.


"Bannya pecah." ucap Meira menunjuk kearah Ban mobilnya.


"Kamu mau kemana?" tanya pria itu lagi.


"Mau pulang." Jawab Meira.


"Naiklah.aku akan mengantar kamu pulang." Ucap pria itu,tapi Meira belum menjawabnya,dia melihat kearah pria itu dengan tatapan menyelidik.


"Maaf.tapi aku sudah menghubungi kakakku untuk menjemputku." Ucap Meira menolak.

__ADS_1


Saat bersamaan,Kenzi datang dengan membawa 2 orang anak buahnya.


melihat itu,pria itu melihat kearah Kenzi dan dua orang anak buahnya yang saat itu tengah menatapnya dengan tatapan menajam.


"Baiklah.kalau begitu saya permisi." Ucap pria itu lansung melajukan mobil pergi dari hadapan Meira,namun dia bukanya pergi melainkan memarkirkan mobilnya kearah yang tidak jauh dari Meira berada,kemudian Dia mengaktifkan sesuatu yang ada di telinganya.


"Mari Nona,saya antar nona pulang." Ucap Kenzi.Meira lansung masuk kedalam mobil anak buah Daddynya.


"Kalian selesaikan,setelah itu antar mobil Nona keApartemen." Ucap Kenzi.


"Baik Bos.." jawab mereka berdua.


Kenzi pun lansung melajukan mobilnya menuju Apartemen Meira.


"Nona mau lansung pulang atau mau saya antar kemana lagi?" tanya Kenzi.


"Belikan aku Pizza kak,yang pedas." Ucap Meira.


"Baik Nona." jawab Kenzi melajukan mobilnya kearah Restoran mall.Kenzi keluar dari mobil membelikan Pizza untuk Meira,sedangkan Meira karena kelelahan,dia tertidur lelap di dalam mobil Kenzi.tidak lama Kenzi kembali dengan tersenyum.


Tidak terasa,saya menjaga anda sampai sebesar ini nona.bahkan anda tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik.


Batin Kenzi bicara lalu melajukan mobilnya menuju Apartemen Meira. Sampai disana,Meira masih tertidur membuat Kenzi mengendong tubuh Meira menuju Apartemennya.


Setelah itu,Kenzi kembali menuju Apartemennya yang tidak jauh dari milik Meira.


"Dia tinggal disini?"Guman pria tadi, sengaja mengikuti anak buah kenzi mengantar mobil milik Meira.


"Ada apa?"tanyanya mengangkat telepon adik sepupunya.


"Kakak dimana?aku sudah dirumah." Ucap Davin.


Pria itu adalah Dean,entah kenapa dia ingin sekali mengetahui tempat tinggal Meira.wanita yang dia tabrak berapa hari yang lalu.


"Aku masih di luar." jawabnya membuat Davin mengeryitkan keningnya.


"Baiklah." Jawab Davin kemudian mematikan sambungan teleponnya.


Dari arah yang berbeda,Pria satunya baru saja memarkirkan mobilnya,


namun dia tidak sengaja melihat kearah mobil Dean yang terparkir di luar parkiran Apartemen itu membuat dia menatap curiga.


"Mobil itu...!!" Ucap Pria itu.

__ADS_1


__ADS_2