
aku kacau menatap bapak ku yang pingsan gara -gara, sawah dan ladang tempat kami bergantung hidup akan di sita paksa oleh juragan derry, rentenir yang memang bapak ku berhutang pada nya
"dengar lissa jika dalam waktu 24 jam, kamu tidak bisa membayar hutang padaku beserta bunga nya, silahkan angkat kaki dari tanah ini, bahkan gubuk kalian pun itu sudah jadi milik ku atau bersiap lah jadi istri ku " ucap derry sembari pergi dengan cerutu di tangan nya
rasa nya ingin ku tinju wajah pria tua bangka itu, tapi keberanian itu hanya ada dalam benak ku
ku putar otak bagaimana? caranya dapat uang cepat..
di dalam tas aku menemukan kartu nama seorang pria bule yang pernah aku temui, di cafe karena aku bekerja sebagai waittres di Sana
naik ojek online aku menyusuri sudut jakarta, hingga larut malam baru lah aku sampai di alamat yang di tertera
ku pencet bell yang ada di gerbang
"maaf mbak cari siapa? " tanya seorang wanita
"benarkah ini rumah fransisco " tanya ku
"iya, tapi siapa anda? " wanita itu melihat detail pakaian ku
"aku Melissa teman lama nya tuan frans " jawab ku
belum selesai percakapan kami, seorang wanita juga datang menghampiri
"bu eti, tuan besar ngamuk " ucap nya
sontak saja wanita itu berlari, ke dalam dan aku pun mengikutinya
namun rumah besar itu bak istana yang isinya di penuh para ajudan
seorang pria menarik tangan ku
"untuk apa kamu kesini? " tanya Ricky
Ricky adalah kaki tangan tuan frans
"mas Ricky aku mohon, ijin kan aku bertemu tuan frans " pinta lissa
"kamu gila, ini bukan waktu yang tepat, kamu dengar suasana hati tuan sedang tidak baik " jelas Ricky
"tapi aku mohon beri aku kali ini saja waktu untuk bertemu tuan frans " lissa terus me mohon
"kamu gila, setelah dulu kamu pernah menghina nya sekarang kamu datang saat kamu butuh " Ricky mendorong ku
__ADS_1
rupanya perdebatan kami di dengar oleh tuan frans, pria gagah itu langsung keluar dan menghampiri kami
"Ricky biarkan dia masuk " perintah tuan frans
wajah pria itu memang sangat tampan, tapi juga sanggar sorot matanya seperti serigala yang kelaparan
"untuk apa kamu datang mencari ku? " tanya tuan frans
"aku kesini untuk menerima tawaran mu dulu, apa kah masih berlaku karena aku butuh uang cepat dan sangat banyak " tegas lissa
"ciih.. aku terkejut dengan ucapan mu, bukankah kamu bilang harga diri mu lebih Mahal dari uang ku, sekarang kamu datang di saat aku sedang kelaparan, apa kah kamu yakin " dengan sorot mata penuh kebencian
"ya tuan aku ingin menjual diriku pada mu, anda yang menang , aku kalah dan hari ini aku me mohon pada anda untuk menerima ku " lissa menangis
minuman di gelasnya habis, tuan frans perlahan mendekati ku
"Melissa gadis cantik yang sombong, kini datang memohon padaku, kemana dalil sok suci dan ego yang kamu bilang harga diri, apa kah sudah tidak berarti " tuan frans membelai rambut lissa
entah aku pun sudah gila, jika cara ini mampu menyelamatkan keluarga ku, aku akan Menanggungnya
"benar tuan, a a.. aku siap menjadi teman kencan mu sesuai keinginan mu, aku bersedia " lissa gugup
Melissa itu gadis cantik yang memilki mata bulat dan rambut panjang terurai
"tidak tuan, mana berani aku bermain api pada mu " jelas lissa
"ok, berapa harga dari ke gadis an mu? " tanya frans
"500 juta, saya butuh 500 juta dalam waktu 24 jam," lissa menangis saat menyebut angka nya
"setuju, akhirnya harga diri gadis sombong seperti dirimu bisa ku beli, baiklah Ricky akan segera menyiapkan uang itu " frans tersenyum
aku menunduk menangis aku sudah lemas, duluan mungkin aku sudah gila otak ku, tidak berfungsi secara normal
apa bedanya aku dengan para gadis liar di luar, hari ini aku sendiri yang datang untuk menjual nya
"terima kasih tuan, aku permisi " lissa hendak pergi
"tunggu, siapa? yang memberi mu ijin, jika kamu sudah masuk dalam sarang singa jangan harap bisa lepas, uang itu bukan untuk semalam berkencan tapi selama aku belum puas dan bosan, kamu harus terus menemani ku " ucap nya menatap ku
apa selama kamu belum puas? aku sudah terjebak situasi ini, harus nya aku hafal pria ini
"tapi, baiklah apapun terjadi sesuai keinginan anda " lissa semakin lemas
__ADS_1
"eti.. siapkan kamar tamu , ajak nona Melissa dia akan mulai tidur di sini malam ini " perintah frans
"baik tuan " eti membawa ku
kamar luas bak hotel bintang 5 , itu lah kamar ini
aku menangis di lantai dengan yang sudah terjadi
flash back
fransisco adalah pria keturunan belanda dia nasrani, suka mabuk bahkan dulu perkenalannya dengan Melissa memberi kesan pada frans yang menyukaiku..
kekayaaan ya yang melimpah membuat frans di kelilingi banyak wanita cantik walau pun saat itu frans sudah menikah dengan helena
gaya hidup bule dengan budaya barat yang bebas membuat frans, bertindak sesuka hati nya dan berkencan dengan banyak wanita
frans terkesan saat melissa datang untuk mengembalikan dompet nya yang tertinggal
sejak itu frans berusaha mencari data tentang Melissa dari mana dia berasal
mulai dari bunga, hingga kado mewah selalu di tolak lissa karena Melissa tidak mau jadi pelakor
di tambah pria itu suka sekali mabuk aku makin tidak suka
tapi kini aku yang mendatanginya untuk menjual harga diriku
sungguh aku pasrah..
sementara frans di ruang kerja nya sedang bicara dengan Ricky
"tuan, apa kah anda yakin akan memberi uang sebanyak itu pada Melissa? " tanya Ricky
"tutup mulut mu, tugas mu hanya mencari tahu, alasan penting apa yang membuat gadis polos itu berani datang padaku " frans marah
"maaf tuan, saya paham, orang tua Melissa bapak nya sedang ada di igd rumah sakit karena syok sawah nya akan di sita oleh rentenir, gadis itu harus mencari uang 500 juta untuk membayar ya, kalau tidak rumah nya pun akan di sita " jawab Ricky
jadi itu alasan utama nya
"siapkan segera uang itu bayar lunas semua hutang orang tuanya, Ter masuk biaya rumah sakit untuk ayah nya, dan ingat rahasia kan, dari si apapun jika Melissa ada di rumah ku " frans seraya pergi
"sesuai perintah tuan " jawab Ricky
bagus, setidaknya gadis 500 juta itu, bisa jadi mainan baru dalam hidup ku
__ADS_1
frans dengan senyum penuh kelicikan..