
sampai nya di rumah yudha juga tak bicara, ini pertama kalinya setelah menikah mas yudha begitu acuh...
"mas aku minta maaf untuk semua yang sudah aku lakukan " ucap vanila memeluk yudha dari belakang
"sudah lah, ini sudah malam lebih baik kamu istirahat " yudha pun hendak melepaskan pelukan tangan vanila
"tidak, aku mohon jangan lepaskan tangan ku, biarkan aku memeluk mu sebab mungkin kita tidak akan ada kesempatan lagi " vanila terus mendekap tubuh suaminya
mendengar ucapan aneh vanila, yudha pun berbalik badanya
"apa maksud kata -kata mu barusan gadis penakluk? " tatap yudha
"tidak ada, aku hanya ingin melihat wajah tampan suami ku, dan berhasil kamu memutar badan mu dan memeluk ku " vanila tersenyum
"kurang ajar, kamu menggoda ku " yudha juga tersenyum
"mas, aku minta maaf untuk semuanya, aku tahu aku salah, tapi untuk mendapatkan bukti akurat aku harus mengunakan cara ekstrem, pasti menurut polisi aku ini termasuk kriminal ya " vanila tampak sedih
yudha pun memeluk erat vanila dan menutup matanya, seakan semua yang terjadi begitu rumit
"vanila aprilia istriku, sebagai suami aku takut sekali jika sesuatu terjadi padamu, apalagi kalian semua sering kali bermain pada dunia kriminal dan mafia, aku takut kamu terluka dan sebaliknya sayang, cobalah berfikir dulu sebelum bertindak biar bagaimana pun status mu kini istri jendral prayudha erlangga, jangan melewati batas apapun vanila, karena aku polisi " yudha kesal juga sedih
vanila tersadar apa yang di lakukannya demi bukti agar ayah Abraham bebas memang amat beresiko, apalagj aku ibu jendral sekarang
"aku minta maaf, aku hanya ingin ayah bebas, sebab yang aku tahu ayah ku tidak bersalah jendral, demi bukti itu aku memang melewati batas, aku minta maaf dengan sangat jika kamu malu akibat ulah ku, mas " vanila melipat kedua tangannya
"sudah lah semua sudah terjadi sayang, aku paham, ayo kita istirahat, apapun terjadi esok biarlah terjadi, dan semua akan kita lalui bersama selamanya " yudha meyakinkan
vanila aku sangat mencintai mu, tapi kasus ini akan menguji cinta kita, aku hanya bisa berdoa apapun yang terjadi kita bisa bersama selamanya, bathin yudha..
sementara Olivia sedang di rumah berry menemani ibunya untuk menjenguk ibu vio
"vio, sebaiknya kamu jaga kondisi mu, jangan terlalu banyak berfikir itu tidak baik untuk kesehatan mu " ucap pamela
"benar vio, aku bahagia sekali saat aku tahu putri cantik ku masih hidup, dan vanila benar -benar membuat aku bersyukur, tapi masalah baru akan muncul demi kebebasan Abraham vanila akan melawan keluarga mertua nya, aku takut pamela rumah tangga anak ku akan berantakan, karena yudha itu cinta vanila anak ku " vio terus mengenggam tangan pamela
"sudah lah, jangan berfikir apapun, aku sudah kenal sejak dulu dengan yudha, polisi tampan itu sangat baik juga sopan, aku yakin yudha juga memiliki sifat bijak sana dalam menilai kasus ini, dan yang paling penting dan perlu kamu ketahui yudha juga begitu sangat mencintai vanila " pamela meyakinkan
"benarkah, semoga saja mereka akan tetap saling mencintai selamanya meskipun aku merasa badai akan segera tiba " vio sedih...
__ADS_1
sementara itu Olivia di dapur sedang membuat bubur kacang ijo untuk ibu vio
"hm.. hm.. calon bini kamu sedang apa? " tanya berry
"dokter berry, kamu ngapain di sini, bukannya tadi ibu vio bilang kamu belum pulang " Olivia kaget
"reaksi mu itu tidak romantis, bukannya senang ketemu calon nya tapi malah begitu " berry bete.
aneh sikap dokter berry, biasanya dia tidak terlalu serius tapi sekarang? apa dokter berry cukup lelah ya .. akibat baru saja operasi pasien nya
"iya aku minta maaf, kamu pasti capek ya, soalnya tadi asdok kamu bilang kamu sedang operasi besar " Olivia mencairkan suasana
"benar sayang, aku begitu lelah, terlalu banyak hal terjadi menjelang operasi, tapi beruntung operasinya berjalan dengan lancar, kamu sih kenapa? tidak tungguin aku dulu, malah pulang duluan " berry tampak capek..
"tadi ibu ku nelfon katanya ingin di antar kesini jenguk ibu vio, makanya aku buru -buru pulang, ini aku juga masak bubur kacang ijo, biar ibu vio hangat badannya
" lalu.. untuk ku, kamu tidak berikan aku semangat kan aku juga capek "berry tersenyum
" coffe aku akan buatin coffe buat dokter, tapi sebaiknya dokter ganti baju dulu, lebih baik segera ganti baju kan sebab kita kerja di rumah sakit "
"wah.. kamu memang calon istri idaman, ok , tapi kalau aku selesai ganti baju kamu sudah pulang, aku akan hukum kamu " berry pun melangkah ke lantai atas kamarnya
sementara vanila tampak gelisah... mendapat chat dari tuan Saddam pengacaranya
.
isi chat Saddam
mrs vanila, aku sudah menerima bukti pemindahan sepihak atas toko keramik milik ayah anda yang di Singapura yang sengaja di ubah menjadi milik syamsir putra dewangga
chat vanila
thank you sure..
semoga dengan ini kita bisa lebih kuat dalam bukti di persidangan nanti
chat Saddam
mrs vanila, satu lagi aku sudah di hubungi anak dari cleaning service saksi kunci kejadian di apartemen dan memory card yang hilang juga sudah di temukan dan sekarang sudah berada di tangan saya,..
__ADS_1
membaca itu vanila begitu bahagia Terima kasih ya Allah.. engkau mudah kan jalannya
melihat itu yudha yang belum tidur pun binggung
"sayang, chat dari siapa? hingga senyum di wajahmu begitu ceria " tanya yudha...
"ini mas pak Saddam, pengacara ayah Abraham baru saja mengabarkan jika kami sudah punya bukti yang akan membuktikan jika ayah ku Abraham Khan tidak bersalah " jawab ku senang
.
namun berbanding terbalik yudha tidak semangat..
"kamu memang hebat, aku akan dukung apapun itu jika yang kamu kumpulkan itu benar -benar bukti akurat dan fakta " tegas yudha
.
"aku minta maaf ya mas, tidak seharusnya aku bahagia sebab yang aku lawan itu keluarga mu " vanila sedih
.
"sudah lah, aku ini polisi tidak peduli saudara atau bukan, jika salah ya harus di hukum, ayo tidur lanjutkan besok, good night beb " yudha mencium kening vanila
..
hatiku bimbang luar biasa, satu sisi aku bahagia Allah mudahkan urusan ku tapi di sisi lain aku sedih sekali... yang aku lawan itu juga ayah mertua ku...
ya Allah aku harus gimana?
masalah ini buat aku bimbang..
. juga membuat hubungan pernikahan ku dengan mas yudha di ujung tanduk
chat Saddam lagi
mrs vanila, jika semua bukti kita lengkap saya yakin mr Abraham Khan akan bebas dari jerat hukum dan sebaliknya pelaku sebenarnya akan mendekam di balik jeruji, dan semua yang salah pasti masuk bui mengantikan ayah anda..
penjelasan Saddam membuat tangan vanila gemetar..
. jika om syamsir dinyatakan bersalah syamsir pasti di hukum dan ayah prasetyo juga di hukum?.
__ADS_1
aku bimbang, vanila menangis...