
hari ini katanya om samer bersama putranya emir juga pulang ke Indonesia, umi begitu sibuk memasak nasi dan juga lauk untuk makan malam kami nanti..
"umi boleh aku bantu " ucapku yang melihat ibu menumis
"boleh sayang, kamu bisa potong wortel dan bakso untuk campuran capcay " jawab umi
"umi, om samer itu datang bersama keluarga nya kan? " sambung vanila
"iya sayang, om samer cuma punya satu orang putra tunggal yaitu emir Khan, istrinya sudah meninggal sejak emir di Lahirkan, emir juga belum menikah padahal usianya cuma beda satu tahun dengan yudha " jelas umi lagi
jadi begitu.. uncle samer aku sudah tidak sabar untuk menanti kedatangan kalian..
aku ingin lihat wajah penjahat yang menyamar jadi malaikat..
yudha pun pulang dari kantor polisi langsung menjemput ke bandara internasional untuk jemput uncle samer...
jam 6 sore.. suara mobil mas yudha sampai di bagasi..
"assalamu'alaikum" ucap om samer
"samer dan emir kalian sudah datang " umi menyambut
vanila turun dari lantai atas rumah umi sebab tadi membantu umi menyiapkan kamar tamu untuk mereka
"nah, emir itu istriku vanila aprilia " ucap yudha menatap ke arah ku
"so.. beautiful.. cantik banget yud.. kakak ipar bak artis film " puji emir
"tentu istri jendral pasti cantik " yudha tersenyum
"salam kenal mas emir saya vanila " ucapku bersalaman
"kakak ipar, aku ini adik ipar mu panggil emir saja " emir tersenyum
dan tiba lah.. ku melihat pria tinggi dengan brewok dan jambang yang separuh sudah memutih datang
"sayang kalau ini uncle samer alias om syamsir " ucap ayah mertua
"salam kenal om " ucap ku menatap pria itu
"pra yudha ternyata istri mu, benar -benar cantik " puji om samer..
suasana akrab dan hangat pun tercipta, senyum pun terlihat di wajah ayah mertua ku yang selalu cerah bicara pada adiknya samer..
hati ini teriris.. ada rasa yang sulit aku abaikan.. kepedihan yang dalam..
usai makan malam, aku pun bantu umi membereskan semua sisa makanan untuk di bawa ke dapur
"pantas saja terpikat secara visual kamu begitu cute " ucap emir dari belakang
"benar kah, Terima kasih untuk pujiannya " vanila tersenyum
__ADS_1
"sudah lama aku tidak melihat senyum di wajah jendral muda itu, hari ini wajah yudha begitu berbinar seakan bahagia memiliki kamu, vanila kamu sabar juga ya,, bukankah yudha itu galak dan posesif" emir berdiri sambil minum air dingin
"pasti, mas yudha memang begitu posesif tapi itu bagus dong tandanya dia sayang padaku " jelas vanila
"mungkin aku pun akan jatuh cinta dan menikah jika bisa bertemu gadis secantik kamu vanila " emir menatap ku..
dasar pria.. baru ketemu lima menit, sudah gombalnya gak abis -abis
"eh.. ngapain kamu dekat istri ku " yudha menghampiri
"aku cuma ambil minum yud" emir menujukan gelasnya
"sayang, jika buaya buntung ini juga menggoda mu, bilang aku biarpun dia adik sepupu ku, aku tidak segan menembaknya " tegas yudha
"polisi posesif, vanila kalau kamu bosan padanya bilang aku ya " emir mengedipkan matanya
"emir, awas kamu " yudha kesal
"mas sudah, cuma bercanda " ucap vanila tersenyum..
di ruangan ayah mertua ku tampak santai terus bicara pada uncle samer
"permisi ini kopinya " ucap ku bawa kopi
"Terima kasih " ucap ayah mertua
"vanila aku dengar tidak cuma cantik kamu juga jago bela diri ya? " tanya samer
"pantas kamu dan yudha cocok " samer tersenyum
"pastilah om, Tuhan sudah menjodohkan vanila untuk ku " ucap yudha duduk di samping samer
"wah.. wah.. jendral kamu sekarang sudah bucin ya " samer tertawa..
"sangat om, aku bahagia vanila sudah hadir melengkapi hidupku " yudha pegang tangan vanila
"kamu lebih maju yud, lihat emir sampai kini belum mau nikah " sambung samer
"buaya itu belum tobat om " ledek yudha
"enak ajak, aku juga kalau ketemu cewek cantik super kayak vanila pasti sudah ku nikahi " jawab emir
"enak aja, vanila itu milik ku, kamu kalau mau cari perbandingan jangan istriku " yudha kesal
begitulah tingkah jendral jika di rumahnya apalagi urusan cinta vanila, yudha seperti bocah..
"sudah yudha, emir kalian kalau ketemu seperti tom and jerry, vanila harap maklum ya " ucap ayah mertua ku..
keluarga ini sangat terlihat bahagia dan harmonis
andai saja Duri masa lalu itu tidak ada, aku pun tidak ingin mengusik kehidupan indah ini..
__ADS_1
uncle samer air mata ayah dan ibu ku, tetap harus ok bayar.. sampai lunas..
saking posesif nya yudha pun mengajak vanila pulang lebih cepat, tak ingin lama -lama ngobrol dengan emir di rumah umi..
"kamu kalau si emir itu muji -muji gak usah baper ya " ucap yudha yang memasuki ruang tamunya..
"kamu cemburu meski dia kategori keponakan mu " ucap vanila.
.
"aku jauh lebih unggul dari emir secara fisik juga karier, emir itu jauh di bawah ku " yudha pede
"ha.. ha.. polisi tetap saja nada bicara mu itu cemburu " vanila tertawa
"siapapun akan posesif jika istrinya itu kamu " yudha memeluk dari belakang..
"ternyata makin lama kamu jago gombal ya " vanila pun berbalik
"gak apa -apa gombal sama istri sendiri, sunah tahu mesra sama istri " yudha mengecup pipi ku..
"agresif " vanila tersenyum pipinya di kecup
"sayang aku bahagia memiliki kamu dalam hidupku, aku merasa hidup ku dulu tidak mungkin bisa bahagia setelah halida pergi dia membawa seluruh mimpiku, tapi hari ini aku beruntung banget, Tuhan kirim cinta lewat gadis penakluk yang sudah menaklukkan hati ku yang beku ini " yudha memeluk erat
.
"kamu tahu, padahal dari awal aku benci setengah mati pada mu, polisi menyebalkan" bisik vanila
"benarkah aku begitu, padahal kamu lho yang nyatakan cinta dan cium bibir ku duluan waktu di sumba " yudha mengoda
"iya juga sih.. aku agresif , saat itu " vanila terus tersenyum😄😄
"dan sekarang aku selalu jatuh cinta pada mu " yudha pun ******* bibir merah vanila
tanpa buang waktu.. lagi -lagi kecupan terus di hujani oleh yudha..
"making love di kamar yuk " yudha mengendong bridal vanila..
aku akan menikmati waktu demi waktu yang tersisa mas, sebab aku yakin cepat atau lambat akan ada konflik yang mungkin jadi jurang cinta kita..
.
polisi dan gadis penakluk ini akan selalu bertentangan.. aku adalah anak dari orang tua yang terdzolimi oleh ulah uncle samer dan ayah prastyo...
tak peduli apapun kebenarannya harus di ungkap..
airmata ibu ku yang amnesia lupa bayinya..
ayah Abraham di hukum tanpa jelas salahnya
akan ada harga yang harus di bayar oleh uncle samer.. karena uncle samer penjahat sesungguhnya....
__ADS_1