
vanila yang tampak terlelap di kasur rumah sakit, tampak lelah di wajahnya
karena di kantor polisi masih banyak hal yang harus yudha kerjakan, yudha pun terpaksa meninggalkan vanila
"suster dimana mas yudha? " tanya vanila
"pak mayor sudah berangkat sejak tadi, mbak vanila ayo saya bantu ganti perban dan bajunya, karena setelah ini kita harus ke ruang rontgen" ucap suster
aku pun bersiap untuk di rontgen, agar lebih detail apakah luka di bahuku masih perlu di analisa lagi atau tidak
satu jam pun berlalu , selesai cek rontgen aku pun kembali ke kamar ku, namun ada yang aneh suster perawat membawa ku ke kamar VVIP rumah sakit
"suster kenapa kamar ku di pindah? " aku binggung
"iya mbak, pak direktur menyuruh pihak rumah sakit untuk memindahkan kamar mbak untuk lebih nyaman, kalau begitu saya tinggal dulu ya " suster pergi
pak direktur? siapa? banyak tanya muncul dalam benak ku, klo bukan mas yudha siapa dia?
direktur yang menyuruhku pindah kamar sebagus ini..
entah kenapa? dada vanila tiba-tiba merasa sesak, mungkin luka bekas operasinya masih menyebabkan nyeri
"suster tolong aku" teriak vanila sambil memencet bel
vanila pun hendak jalan keluar namun Jatuh
"pelan- pelan ayo aku bantu "
seseorang pria berpakaian casual pun datang, dan betapa kaget nya aku saat aku lihat wajahnya
"kak faris kamu ada disini " vanila kaget
"iya sayang, aku terkejut saat mendengar kamu tertembak, ternyata benar kamu gadis penakluk dan begitu hebat ikut polisi membantu menangkap leon " faris tersenyum
"kak bukankah kamu sudah menikah dan tinggal di Amerika, tidak pantas jika kamu disini '
" vanila sayangku, apakah kamu tidak sadar betapa rindunya aku pada mu "faris memeluk ku
aku pun tidak kuasa melihat faris begitu khawatir pada ku
" ayo makan aku sudah belikan bubur favorit mu "
"kamu masih ingat bubur favorit ku"
"tentu dulu waktu sekolah jika kamu sakit kamu sangat sulit makan, hanya bubur ayam dekat rumah nenek mu itu baru kamu mau " faris menyuapi ku
bubur ayam itu dekat rumah nenek, dulu waktu kecil nenek sering sekali belikan aku bubur makanya aku suka rasanya
__ADS_1
"vanila kenapa? kamu seberani itu ikut polisi membongkar mafia, lihat akhirnya kamu tertembak kan "
"aku tidak sekedar bantu polisi tapi dendam ku pada leon, dan ini jalannya "
faris terus menyuapi vanila makan bubur, memang hampir 10 tahun perkenalan mereka cuma faris teman sekaligus mantan yang dekat dengan vanila
jam menunjukkan pukul setengah satu siang, yudha pun hendak ke rumah sakit untuk membawa makanan untuk vanila
langkah kaki yudha terhenti mendengar suara canda faris dan vanila
"anak pintar ayo makan habiskan makanannya " faris terus tersenyum
"kak faris aku bukan anak kecil jadi hentikan "
"benar kamu bukan anak kecil lagi sekarang sudah jadi gadis spesial, vanila 10 tahun aku mengenal mu itu sangat sulit melupakan mu "
deg.. kak faris..
"kak jangan bicara begitu kamu sudah menikah tidak pantas bicara seperti itu "
"tapi vanila aku sangat mencintaimu, dan aku yakin kamu juga masih mencintaiku, aku ingat waktu di awal kamu di tawari pak yudha, kamu bilang kamu mendekatinya hanya untuk sampai pada leon, jadi sekarang misi mu sudah berhasil kembalilah padaku "
apa? vanila benarkah kamu juga mempermainkan hatiku, yudha yang dari tadi berdiri di depan pintu
masuk dengan kesal
"mas yudha bukan itu, maksud ku tidak " vanila gugup
"pak polisi pelan kan suaramu, ini rumah sakit, vanila dan aku sudah kenal sejak kecil anda fikir cinta kami mudah untuk di lupakan, vanila sangat benci pada leon dan anda jembatan untuk sampai pada leon "
"tidak bukan begitu , kak faris hentikan ocehan mu, mas yudha " vanila turun mendekati yudha
"benarkah? jika selama ini bukan cuma pada leon kamu pura -pura cinta tapi pada ku juga " yudha kesal
"mas aku memang pura -pura pada leon tapi tidak pada mu "
"sudah lah vanila sudah saatnya polisi ini tahu, jika sebenarnya aku setuju menikah karena vanila bilang jika misi ini sekedar vanila bersedia kembali pada ku " faris terus memanasi
"kak faris sudah cukup, mas yudha faris itu bohong pada mu "
"vanila benarkah cinta kalian begitu kuat, sama dengan leon aku tertipu kecantikan mu, kalau pada akhirnya kamu kembali pada pacar 10 tahun mu, Terima kasih vanila " yudha pergi dengan kecewa
"mas yudha tunggu, faris itu bohong " teriak vanila
vanila maafkan aku harus melakukan ini, tapi sungguh cinta mu sulit aku lupakan (bathin faris)
"kak kenapa? kamu bohong sama mas yudha, kamu jahat " vanila menangis
__ADS_1
di tengah cuaca yang panas itu, untungnya donna dan tia datang mengunjungi
"vanila kamu kenapa nangis? faris ada apa ini? " tanya donna
"vanila tadi aku lihat pak mayor pergi dengan muka nya begitu kesal " tambah tia
"baguslah karena kalian berdua sudah datang, aku titip vanila ya, sayang aku pergi dulu ya " faris terus tersenyum
vanila sambil menangis menceritakan semua nya pada donna dan tia
"faris jahat banget sih, kalau kamu bilang dari tadi sudah ku tinju dia " donna kesal
"berarti FIK pak mayor masih tetap cemburu melihat kamu sama faris " tambah tia
benar mas yudha pasti hancur dan kesal sekali
yudha sangat marah dan kesal dan itu berimbas di kantor saat ada napi yang berkelahi di dalam biasanya pak yudha tampak bijak tapi kini dia jadi seperti macan ngamuk
"kalian mau jadi jagoan, ayo lawan aku cepat " bentak yudha
alhasil napi yang tadi bikin ulah malah babak belur adu jotos sama pak yudha
vanila kamu jahat sekali, tidak vanila juga mencintaiku faris pasti bohong, tapi mereka sudah bersama 10 tahun pasti tidak akan mudah melupakan cinta mereka (bathin yudha kacau)
"donna bantu aku pulang ke panti saja, jika terus ada di sini aku tambah sakit, apalagi kamar VVIP ini fasilitas dari faris "
donna pun meminta ijin pada dokter agar vanila di ijinkan pulang, dokter pun minta ijin pada pak mayor yudha karena vanila pasien spesial
yudha pun mengiyakan vanila pulang tapi setiap hari akan ada dokter yang datang periksa vanila di panti
akhirnya aku bisa pulang ke panti..
panti asuhan yang jadi. rumah ku
sekian lama aku berperan jadi orang lain, aku pulang sebagai vanila aprilia
gadis yatim piatu aku jadi diriku sendiri
meski di sini tempatnya sederhana, tapi adik -adik panti ini lah keluarga ku...
tempat aku pulang...
dan bahagia...
cooming soon..
tambah like dan favoritnya ya 😊😊😊😊...
__ADS_1