Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
pertunangan


__ADS_3

ballroom hotel bintang 5 sudah selesai di hias, leon pun mengundang cukup banyak tamu, kolega leon dari luar negeri pun banyak yang hadir dan bikin aku kaget, hampir setengah pejabat penting di Indonesia juga kenal dengan leon


"sayang ku aprilia, kamu sudah siap nak " tanya agustin


"iya ibu, aku sudah siap " sambil saling beri kode


"ayo putriku, kita mulai pestanya, semua orang sudah menunggu mu " ajak agustin


gaun warna pink sangat cantik dan serasi membalut tubuh tinggi vanila, kulitnya yang putih makin bersinar, apalagi vanila memiliki sorot mata tajam dan hidung yang lumayan mancung


saat masuk ke hotel, mata leon pun tak bisa berkedip terpana kecantikan vanila


"sayang kamu cantik sekali " sambut leon


"Terima kasih sayang kamu juga tampan " bisik ku pura pura


dan semua tamu yang datang adalah para kolega leon, dan yang paling penting 3 orang yang berpakaian mirip saudagar Arab juga hadir


postur yudha yang tinggi di tambah jenggot dan kumis cocok, mirip Sultan Arab dan tak ketinggalan joni dan Denis pasti ada


"perhatian semua tamu, aku ucapkan Terima kasih sudah hadir di pesta penting ini, aku bahagia bisa kembali ke Indonesia dan merayakan 10 tahun berdirinya perusahaan de caprio bags, dan yang paling spesial adalah adikku Leonardo de caprio akan bertunangan dengan gadis cantik aprilia maharani " sambutan mike membuat semua tamu tepuk tangan


semua yang hadir pun kaget dan bahagia mendengar nya


"aprilia sayang ku hari ini di depan semua orang, sekali lagi aku ingin bilang i will merry me" leon berlutut dan lagi-lagi beri cincin


semua pun bersorak ayo Terima


namun tidak dengan yudha, matanya seperti elang


menatap tajam tak suka melihat itu


"yes i do, aku siap menikah dengan mu beb " jawab ku


leon pun kembali melingkar kan cincin di jari manis vanila dan sebaliknya vanila pun memakai kan cinta cincin di jari leon


party pun terus berlanjut, dengan lampu yang di padamkan, musik romantis di putar


"sayang ayo kita dansa " tangan leon meminta


"ok sayang " aku pun menyambut


aku dan leon pun berdansa romantis dan banyak pasangan yang datang juga ikut berdansa


baperrrr.. tetap baper yudha terbakar cemburu


joni dan Denis pun di buat takut melihat ekspresi wajah yudha


saat pelayan menyodorkan vodka tanpa sadar yudha pun meminum nya


vanila aku paham ini akting, tapi hatiku tak kuasa menahan cemburu ini


sementara marko dan mike pun berbincang di ruangan lain


"ded, apa ini ? dady setuju paman bertunangan " ucap marko

__ADS_1


"marko biarkanlah, leon cinta pada gadis itu " ucap mike


"tapi dad, aku merasa gadis itu tidak tulus, aku curiga ada maksud lain dari semua ini " marko curiga


"aku paham boy, untuk itu jika gadis itu bermain pada hati leon, aku pastikan dia akan menyesal, besok aku pun sudah punya rencana bagus untuk mengetes cinta aprilia " jelas mike


tapi beruntung , Tia juga hadir tentu sebagai karyawan perusahaan, tia cukup kaget mendengar pembicaraan itu secara tidak sengaja..


gawat, vanila harus hati -hati marko dan mike cukup pintar, mungkin besok aku bilang pada vanila, ah tidak bisa malam ini aku akan menginap di rumah vanila


pesta pun berjalan cukup meriah, leon terus pegang erat tangan vanila dan itu membakar yudha


waktu sudah malam vanila pun, pulang bersama agustin juga Felix dan tia menyusul


namun di depan rumah, yudha sudah berdiri dengan tatapan mata tajam


"mas kamu sudah ada disini " ucap nilla


"tentu saja aku menunggu mu " yudha terus menatap


"tapi ini sudah malam, aku sudah lelah, kamu juga baru sembuh, pulang saja ya "


"Felix, agustin apa kalian keberatan aku bicara pada vanila " bentak yudha


"tidak pak, kami terserah anda, kami juga sudah ngantuuk" mereka semua sudah ngacir ke dalam


mungkin pengaruh vodka, yudha jadi mabuk


makanya emosinya tidak terbendung


"mas, jangan emosi kamu ingin bicara apa? " nila mendekatinya


yudha pun, menyetir dengan cukup ngebut


polisi ini, jadi aneh sekali


"mas kita mau kemana? hati-hati nyetir nya aku takut " nila panik


"tenang saja, aku sudah ahli percaya saja padaku " mobil terus melaju


otak ku panas, melihat vanila sepanjang pesta tersenyum cantik pada leon


mobil pun berhenti di sebuah rumah berlantai 3 di komplek yang sama dengan rumah mas yudha


"ayo turun " ajak yudha


"tapi ini rumah siapa? " tanyaku binggung


tapi yudha tersenyum mengandeng tangan ku


dan aku makin binggung saat yudha punya kunci rumah mewah itu


aku pun di ajak masuk ke dalam


rupanya ini rumah baru, sofa nya pun masih di bungkus plastik dan tampak kosong

__ADS_1


"mas ini rumah siapa? jangan macam -macam ya "


"kenapa? kamu takut pada ku" mata yudha menatap


"ini sudah malam, di rumah besar ini untuk apa? dan kenapa? ajak aku kesini " vanila tambah binggung


"ini rumah impianku dulu bersama halida , namun semua sudah hilang dan rumah ini tetap kosong, tapi sejak aku jatuh cinta pada mu, aku mulai lagi bermimpi membawa mu ke rumah ini sebagai istriku, wanita spesial untuk ku, tapi tadi aku kesal melihat mu mesra pada leon, aku cemburu meski aku tahu itu akting vanila " yudha pun duduk dan menangis


mas yudha? kamu kenapa, aku terharu kamu sedalam itu


aku pun menenangkan yudha dan memberi segelas teh hangat


"ayo minum teh nya tenangkan dirimu, aku rasa ada yang tidak beres padamu " selidik Nila


"aku hanya cemburu sayang " yudha wajahnya mendekati aku


bau alkohol pun tercium, ya ampun apa? mas yudha, mabuk di level awal makanya kacau


"kamu minum ya, makanya cemburu mu berlebihan," nila kesal


"aku kesal melihat mu terus nempel pada leon, hatiku panas " yudha tangannya menyentuh lengannya


deg serr


"tapi itu kan cuma akting " nila gugup


"benar tapi aku sangat mencintai mu, aku tidak rela pria itu terus nempel " yudha pun tanpa basa basi lagi


cup


cup


bibir vanila di lahap habis, seakan tak tahan dengan gelora cinta


yudha pun mencium bibir nila terus


aku pun juga menikmati ciuman manis dari yudha


otot yudha yang gagah adalah tempat paling nyaman


"sudahkah, jangan di terus kan " vanila pun melepas bibirnya


"kenapa? sayang " bisik yudha


"ini sudah malam, jika cintamu menggebu begini, setan pasti menggoda kita, ini belum halal"


"iya sayang, maaf " yudha pun memeluk erat vanila


aduh... duh... polisi sudah tahu akting


masih baperrr paraaah..


cinta memang gila


polisi tampan dan alim pun bisa buas jadi singa

__ADS_1


go... GO...


tambah like doong biar aku bikin makin baperrr...


__ADS_2