
tepat satu bulan sejak vio kembali ke Indonesia, Abraham pun inisiatif ingin berkunjung ke Indonesia
di tambah lagi orang tua aham, cukup Demokrasi dia bebas dengan siapa pun aham ingin menikah
aham pun mengirim chat pada vio
vio aku akan datang ke Indonesia, mungkin pesawat ku akan tiba malam hari ini, vio sayang ku semoga Allah beri jalan untuk kita berjodoh
chat vio
amien.. aku pun berharap kita jodoh, aham. . aku takut jika ayah ku tahu,
chat aham
aku akan meminang mu dengan cara yang baik.. yakinlah jika kita memang jodoh Tuhan akan beri jalan
hati vio pun berbunga bunga mendengar aham.. rupanya cukup.. gentle
namun samer tidak rela, jika vio dan aham bersama, namun aham.. yang tidak tahu sengaja minta di jemput samer, iya karena samer teman aham.. di Indonesia
"samer.. akhirnya kita jumpa lagi, Indonesia akhirnya aku tiba di sini " ucap aham.. di bandara
"tentu kawan, ayo aku pun sudah menyiapkan hotel untuk.. kamu istirahat " jawab samer
"bro.. memang aku tidak boleh tidur di rumah mu, padahal aku ingin sekali kenal.. orang tua mu yang cuma aku dengar tegas di telfon "
"boleh, tapi rumah ortu ku jauh di jogja "
"its okay lah, yang paling penting aku ingin cepat bertemu vio gadis ku " mata aham pun berbinar
aham kamu boleh tersenyum.. tapi tidak akan aku biarkan kamu happy bersama wanita yang juga aku taksir
sepulang dari kampus vio dan aham pun janjian untuk ketemu di sebuah Starbuck
"assalamu'alaikum" ucap vio menghampiri aham
"sayang " aham.. hendak memeluk namun di cegah vio
"stop.. ini banyak orang " mata vio melirik yang seluruh pengunjung sudah banyak di dalam
"kapan aku bisa ke rumah mu? " tanya aham
"secepat ini, kamu yakin " vio ragu
__ADS_1
"lebih cepat ketemu orang tua mu, itu lebih bagus kita akan cepat menikah "
senyum di wajah aham.. dan vio bikin dunia tampak indah bagi mereka berdua
lagi -lagi diam -diam samer di meja pojok, memperhatikan mereka tampak makin terbakar..
tak buang waktu aham pun datang ke rumah vio
"assalamu'alaikum, perkenalkan nama saya Abraham Khan asal Turki " ucap aham
"jadi kamu teman vio iya, kenal di Singapura benar kan " tanya ayah vio
"iya Pak, tapi saya ingin lebih dari sekedar teman dengan vio " sambung aham.. mantap
vio melirik aham.. merasa takut dan gugup
"apa kamu bisa jelaskan maksud dan tujuan mu bicara demikian tentang anak saya, bahkan kamu tahu anak saya belum lulus kuliah kedokterannya " tatapan mata ayah vio sangat tajam
"iya, pak saya kesini ingin minang putri bapak, violenca sebagai istri saya, tapi saya juga akan tetap menyetukui vio kuliah hingga lulus " raut wajah aham. . penuh keyakinan
"nak, kami baru kenal dirimu, secepat ini kamu ingin lamar putri kami, kamu yakin " ibunya vio penuh keraguan
"bismillah, saya datang jauh dari Turki dengan penuh harap agar cinta saya pada vio bisa kalian restui, saya paham adab budaya Indonesia orang timur, lebih baik menikah dari pada kami pacaran diam -diam kan " ucapan aham terdengar lugas dan tegas
"benar budaya kami lebih bagus melamar daripada pacaran itu bukan status dalam islam, apa yang kamu punya agar aku yakin kamu bisa jadi imam yang baik untuk vio " tantang ayah vio
"alhamdulillah saya punya toko emas dan perak, juga keramik di Singapura, dan di negara asal saya juga punya bisnis pertambangan, walau tidak banyak saya yakin cukup untuk menafkahi anak dan istri saya "
vio dan ibunya tersenyum... aham. good job 👍👍
"kalau begitu, satu minggu lagi datang lah bersama ke 2 orang tua mu, adat budaya ku jika melamar itu harus ada orang tua, aku tidak ingin anak ku, mendapatkan keluarga dari suami yang tidak menyukainya, karena bagiku menikah itu butuh restu dari orang tua kedua belah pihak, aku anggap kamu layak dan cocok untuk vio asal ibu dan ayah mu juga setuju pada anak kami, aku tidak ingin kalian menikah tanpa restu orang tua mu " tegas ayah vio
aham.. pun tersenyum lebar..
"pasti pak, insya Allah satu minggu lagi mereka pasti kesini, namun memang berkas passport dan visa mereka masih di urus, lagi pula ayah saya sudah Sepuh, jadi akan ada banyak orang yang datang kesini, sekali lagi Terima kasih untuk kesempatan"
perasaan lega di hati vio dan aham.. semoga Tuhan beri jalan..
aham.. pun kembali ke hotel.. dan kembali bicara pada samer
"alhamdulillah, bro ortu vio cukup baik, meski ayahnya tegas tapi aku senang lampu hijau sudah di berikan " ucap aham sambil minum soda 🥤
"aku turut senang.. aham sebenarnya aku kepo, apa yang membuat kamu ingin cepat menikah dengan vio? " selidik samer
__ADS_1
"ha.. ha.. pria bodoh bukankah itu akibat ulah mu " aham memeluk bahu samer
"aku tak paham.. " samer pura pura
"bro.. sudah lah, aku ini paham.. kamu jadi playboy tapi Tuhan beruntung niat jelek mu, tidak kesampean aku yang memetik buat dari akal jahat mu "
sial.. rupanya benar terjadi sesuatu di antara mereka, samerr terlihat.. marah
"aham, bersumpah lah jangan cerita apapun pada vio, aku takut dia marah, aku menyesal mungkin kalian jodoh, buktinya kamu yang menang bukan aku " punya samer
"ok, aku bisa tutupi tapi ingat, jangan ulangi lagi, vio itu cintaku juga jodoh ku, kamu tidak boleh merusak hubungan kami, dan jangan begitu lagi pada gadis mana pun "
"iya, aku janji " tapi senyum samer penuh kepalsuan..
aku akan buat rencana ekstrem, jika vio tidak bisa aku miliki , kamu pun tak boleh..
aku akan jadi penghalang cinta kalian
aku pasti hancur kan kalian (bathin samer)
rupanya Samer pandai pura -pura.. setelah usai bicara pada aham..
samer pun menjadi menemui seorang pria
"kamu sudah sediakan yang aku minta? " tatap samer pada pria bertopi
"ada ingat harganya sebanding dengan efeknya"
samer langsung, mentransfer sejumlah uang ke rekening
"ok 👌, semua sudah sesuai, berikan obat itu di minumannya aku yakin polisi sekalipun, pasti setuju dia pemakai " ucap pria bertopi sambil menjepit cerutu
"tidak, bukan cuma pemakai aku ingin dia di tuduh sebagai pengedar alias gembong, masukan juga namanya dalam bisnis hitam kalian, aku akan kirim 3 milyar untuk kamu kabur dan oplas " sambung samer
"ha.. ha.. psikopat.. cinta mu sungguh membuat kamu jadi kejam.. kawan tapi aku tidak peduli yang penting aku bisa kabur tanpa jejak.. senang berbisnis dengan mu " pria itu pun pergi
ratusan tablet pil.. ekstasi.. sudah di tangan samer, wajahnya tersenyum seram.. maaf cinta mu tidak bisa sampai ke pelaminan..
anggap saja aku penghalang.. karena tidak boleh ada yang bahagia.. jika aku juga tidak bahagia..
samer terus menyeringai 😏😏
wah.. rencana apa ya??
__ADS_1
masih kepo... bagi like ya..