
pesta akad nikah Abraham dan vio berlangsung secara meriah.. vanila pun merasa bahagia sebab orang tuanya kini sudah sah sebagai suami istri..
namun di balik tawa yang ceria ada hati yang sangat sepi..
hati seorang istri yang masih menunggu kehadiran suaminya, mas yudha apakah di Indonesia kamu juga rindu aku?
vanila termenung di atas balkon sambil menatap layar ponsel nya yang masih di pasang walpaper foto pernikahan mereka..
"hm.. hm.. ada yang kangen nih " suara bery memecah lamunan vanila
"blueberry dari dulu selalu rese, tak bisa melihat aku santai " ucap vanila
"santai benar kah? aku tidak yakin , aku melihat ada wanita yang lagi rindu berat nih " goda Berry
"entah lah apa namanya, yang jelas di tengah kebahagiaan ini aku merasa begitu kesepian, walau pun hari ini adalah yang aku tunggu melihat kedua orang tuaku bersatu tapi ada kesedihan lain di sini " vanila memegang hatinya
"aku tahu pasti dalam hati mu masih menunggu kenapa? sudah hampir sebulan di Turki suami mu tidak juga datang iya kan? " tanya berry
"tidak, aku hanya sedih aku jauh pada teman tim gadis penaklukan, bunda nety dan juga danielo yang di Singapura bersama mas dewa bukan yang lain " vanila pura -pura
"gadis bodoh, aku itu tidak bisa di bohongi, sebanyak apapun kamu beri alasan itu semakin menunjukkan kamu sangat rindu pada yudha " berry tak percaya
"blueberry tadinya aku pikir hidup akan semanis dongeng putri raja, aku yang gadis liar di nikahi perwira polisi yang memiliki jabatan jendral muda, aku sangat bahagia dan berpikir itu akan indah selamanya tapi kenyataan serumit ini " vanila sedih dan duduk di lantai
"vanila semua yang terjadi itu takdir, aku dapat info dari teman ku jika surat resign yudha di tolak sebagai jendral muda yudha tidak mungkin bisa resign dengan mudah, tapi aku yakin seorang polisi seperti yudha nekat mengajukan resign pasti alasannya karena dia sangat mencintai istrinya, tapi status yudha sebagai polisi membuat dia terikat pada negaranya dan tidak mudah untuk ke luar negeri sembarangan " berry menjelaskan
sebenarnya ucapan berry itu benar dan membuat hati vanila jadi mengerti
"sudah aku paham, abang berry nanti calon istri mu cemburu melihat mu menemani ku di balkon, aku masih ingin duduk di sini " vanila kembali bangun menatap pemandangan
"ok, tapi ingat kamu jangan sedih ya adik ku yang cantik " berry pun pergi..
mas yudha.. aku sangat merindukanmu
__ADS_1
bibir ku sanggup untuk bilang pisah tapi tidak untuk hatiku..
di sini aku masih menunggu mu..
menunggu kamu dan aku pasti bisa bersama lagi
karena seumur hidupku aku hanya ingin jadi istri mu.. nyonya vanila erlangga..
sementara di ruangan khusus yudha sedang berbincang dengan jendral hadi dan pak Letnan Bima Arya
"jendral yudha, kemarin aku sudah menolak surat resign kamu tapi sepertinya ekspresi mu tidak senang dengan keputusan ku, apa itu benar yud? " tanya pak hadi
"siap jendral apapun keputusan atasan sebagai polisi aku harus menerima nya, meskipun hati saya menolak dan kecewa akan hal itu " jawab yudha
"wah.. wah.. rupanya polisi galak kita sudah membucin hingga terlihat frustasi sekali, jendral yudha aku pun setuju dengan jendral hadi yang menolak surat resign mu, karena kamu itu pimpinan harus selalu kuat lebih mementingkan negaranya dari pada urusan pribadinya " ucap Bima
"maaf Letnan, aku setuju ucapan anda sebagai polisi aku harus profesional tapi aku meminta resign sebagai suami bukan polisi " jelas yudha
jendral hadi hanya mengeleng, yudha itu sungguh keras kepala..
mendengar itu seakan angin segar.. yudha tampak antusias
"dasar suami bucin senyum mu langsung mengembang " sindir Bima
"maaf jendral boleh di jelaskan secara rinci agar saya tidak salah menduga " pinta yudha
rupanya jendral hadi dan kolonel Letnan Bima Arya, punya misi rahasia yudha bersama tim FBI di tugaskan untuk ke Turki memburu mafia narkoba dan senjata ilegal..
misi rahasia yang yudha di tugaskan mengejar seorang mafia bernama hans Christian alias John Abraham alias Lexi..
pria ini terkenal cerdik dari jerat hukum, kerajaan bisnis narkoba yang di miliki nya melebihi Leon tempo dulu
yang menarik pria itu bermukim di Turki kali ini milik nama samaran baru alex sandro pengusaha tambang batu bara dan emas, wajah alex sangat tampan dia duda setelah istrinya meninggal dia tidak pernah tercatat menikah lagi, hanya memiliki simpanan ribuan wanita muda dan cantik, yang paling penting alex memiliki tangan kanan seorang wanita cantik bernama flora agnesia dia asisten pribadi alex tapi menurut sumber dia juga bucin pada alex..
__ADS_1
panjang lebar jendral hadi menjelaskan data pribadi sang mafia
namun yang makin bikin semangat yudha akan pergi ke Turki untuk misi rahasia sekaligus bertemu istri tercintanya
yudha pun pulang ke rumah untuk pamit pada uminya dan keluarga lain, sekaligus mengepak ransel nya
"mas apa kamu harus tugas di Turki dan tak bisa membantah? " tanya umi yang duduk di samping yudha
"umi, ini surat keputusan pak jendral hadi sebagai polisi aku tidak bisa bantah dan menolak " jawab yudha berbalik menatap umi
"benar sebagai polisi kamu harus lakukan yang terbaik demi negara mu, tapi wajah mu begitu sumringah apa karena negara itu Turki sama dengan tempat tinggal vanila sekarang? " tatap umi
yudha pun menatap sendu wajah umi dan mencium tangan uminya
"umi, sebesar itu kah rasa benci umi pada istriku? istri yang sangat aku cintai, wanita yang mampu membuat anak bujang mu yang dulu patah hati kembali tersenyum, umi benci sekali pada vanila? " tatapan yudha pun membuat umi sedih
"mas yudha, umi tidak benci vanila, umi benci keadaan dan kenyataan jika vanila adalah anak Abraham wanita yang membuat suamiku di penjara " umi menangis
yudha pun paham dan memeluk uminya
"umi, aku sudah dapat surat permohonan penangguhan penahanan dari Turki yang di tanda tangani tuan Abraham agar ayah menjadi tahanan rumah, semoga saja pengadilan bisa mengabulkan hal itu "
ucapan yudha seakan membawa angin segar
"beneran mas tidak bohong? " tanya umi
"iya, umi bisa tanya pada pak Saddam pengacara vanila dan pak Abraham tapi hanya untuk ayah penahanan nya di tangguhkan tidak om samer"
umi pun terdiam..
"kalau begitu mas berangkat ya, jangan lupa sholat dan ingat di manapun mas berada umi akan berdoa agar mas baik dan sehat selalu " doa umi
mungkin semua sudah diatur hanya menunggu waktu, jika ayah bisa di tahan di rumah perlahan kebencian umi pun akan hilang..
__ADS_1
tinggal menunggu... waktunya