Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
aku ingin kamu.


__ADS_3

satu minggu sudah sejak insiden itu vanila tidak mau bicara pada yudha, WA dan telfon vanila selalu diam kan saja


hari ini di sebuah mall vanila dan timnya memutuskan membuka sebuah cafe, yang menjual minuman boba dan cemilan untuk nongkrong anak muda


pengunjung sangat ramai, banyak yang datang bahkan hanya untuk sekedar kenalan dengan vanila


"vanila lihat om om itu sudah setengah jam dia duduk tapi bikin sebelnya dia hanya ingin di layani oleh mu "


"baiklah biar aku bereskan "


"permisi tuan apa ada yang bisa saya bantu " sapa vanila


"jadi kamu vanila owner cafe ini, benar -benar sungguh cantik dan menggoda "


rupanya ini pria hidung belang yang datang..


"jika anda duduk tidak pesan makanan, saya pikir lebih baik anda pulang dan duduk di rumah saja "


"kamu mengusir ku "


"aku hanya ingin mengobrol pada mu, ini 5 juta untuk 15 menit "


semua teman vanila melotot, bisa -bisanya beri 5 juta hanya untuk mengobrol


bukan vanila jika tidak mengambil keuntungan


"maaf tuan saya rasa di rekening saya masih ada banyak, jadi saya tidak butuh "


"baiklah 30 juta, tolong temani aku duduk minum secangkir kopi, hari ini ulang tahun anak ku aku ingin kamu merekam ucapan ulang tahun untuknya, karena anak mu sangat suka tehnik bela dirimu "


vanila pun tersenyum. . rupanya pak tua ini bukan bandit tua, dia hanya fans padaku


usai mengobrol vanila pun tersenyum dan memberi hormat, namun di mal yuna dan olive sedang belanja dan melihat vanila


"sekali liar tetap saja liar, bahkan pada pria tua saja kamu tetap tebar pesona "


"yuna kenapa? kamu selalu salah paham pada ku " nila menatap


"memang itu kenyataan jika kamu tidak menggoda mana mungkin mas yudha tergoda "tambah olive


"dokter kamu juga kenapa? ucapan mu selalu merendahkan aku , bukan salah ku jika mas yudha jatuh cinta pada ku "


"itu pasti karena kamu liar dan penggoda "


"olive jaga bicara mu "


"hei jangan sok suci, bahkan mas yudha sudah mengakui jika sudah menyentuh mu jika kamu wanita terhormat tidak akan mau di sentuh sebelum menikah " bentak yuna

__ADS_1


sial.. aku binggung harus bantah apa?


"benar yuna, apakah kamu tahu vanila ini yatim piatu pasti sifat liar nya menurun dari ibunya, jika tidak mana mungkin vanila di buang, pasti vanila itu anak hasil hubungan gelap " olive tertawa


ucapan olive kali ini sangat keterlaluan, benar vanila anak yatim yang di buang, tapi bicara buruk tentang ibunya itu sama saja menusuk luka yang sudah parah


plak..


tangan vanila memberi tanda pada pipi olive


"kurang ajar kamu menampar ku "


"vanila gadis liar dan kurang ajar " yuna hendak juga ingin menampar vanila


namun vanila menepis tangan olive


"ayuna jika saja aku tidak ingat kamu sedang hamil dan adik yudha pasti sudah ku robek mulut mu sejak dulu., tidak peduli kamu dari keluarga militer sekalipun aku tidak takut "


tatapan vanila sungguh bikin ciut nyali yuna dan olive , gadis ini seram sekali jika sedang marah


rupanya yudha dan yuna janji untuk, untuk makan siang bersama makanya yudha cukup terkejut saat ada insiden lagi


"mas yudha dengar gadis ini benar -benar liar "


"vanila sudah lepaskan yuna dia sedang hamil, mungkin karena bawaan janin " yudha menenangkan vanila


"tapi itu kenyataan mas yudha berani menyentuh mu, itu karena kamu wanita penggoda " yuna makin kesal


ya, ampun gara -gara aku yuna makin kacau


"cukup yuna, aku hanya membantu ganti baju vanila dan tidak lebih dari itu, jadi jangan bilang liar lagi "


"kamu dengar itu faktanya " vanila meyakinkan


"bagus kalau begitu kakak ku tidak ada kewajiban untuk menikahi mu, tinggalkan saja kakak ku, karena sampai kapan pun aku tidak sudi kamu jadi kakak ipar ku, karena wanita yang lahir tanpa identitas itu namanya anak haram "


jleb.. lagi lagi luka itu terkoyak, aku tidak bisa mengakui tuduhan itu, karena aku anak yang lahir tanpa identitas


"ayuna putri, dengar aku baik -baik, aku berusaha menahan emosiku karena kamu sedang hamil, tapi ini keterlaluan aku memang mencintai mas yudha, tapi bukan berati kamu bisa menghina aku seenak jidat mu, aku tidak keberatan jika harus meninggalkan mas yudha, karena aku sudah biasa sendiri lagi pula jika aku mau, aku bisa dapat seribu seperti mas yudha bahkan lebih jadi jaga ucapan mu itu sebelum aku merobeknya "


vanila pun pergi dengan kesal


"bagus kalau begitu pergilah yang jauh " yuna tersenyum


namun yudha mengejarnya


"yuna pulang lah, karena setelah ini kita akan bicara penting di rumah" yudha marah

__ADS_1


tatapan yudha tak kalah ngeri, aku jarang sekali melihat mas yudha semarah tadi


vanila pun naik taksi online, namun yudha menghadang di tengah jalan


fakta yudha polisi tentu membuat supir taksi itu memilih menurunkan vanila


"turunkan aku, aku ingin segera turun " pinta vanila


"tidak kita masih harus bicara, sudah satu minggu ini kamu mengabaikan ku, dan lebih parahnya tugas ku sebagai polisi juga cukup sibuk makanya aku tidak bisa menemui kamu "


jadi begitu ya.. pantas mas yudha acuh


"apa kamu tidak dengar adik mu tidak setuju, jika kamu memang tidak menyentuh ku lebih baik kita akhiri saja dari pada aku terus di bikin sakit hati "


yudha menghentikan mobilnya secara mendadak


"jadi kamu mau pergi dari hidupku, jawab vanila aprilia " bentak yudha


"iya karena aku wanita liar yang tidak punya identitas tidak pantas bersanding dengan mu seorang jendral, jadi jika malam itu hanya sebatas pertolongan maka kita berpisah saja, cari saja wanita yang lebih pantas untuk mu" vanila menangis


"vanila aku minta maaf jika ucapan yuna begitu kasar pada mu, tapi aku hanya ingin kamu jadi istriku "


"tapi aku tidak mau mas, terus di hina calon adik ipar ku, karena ucapannya itu benar aku terlahir tanpa identitas, aku anak haram, mungkin jalan terbaik aku pergi dari hidupmu, misi ini juga sudah selesai, aku bisa kembali bebas jalani hidupku "


"jadi begitu ya, kamu ingin mendapatkan pria lebih dari aku seperti tadi kamu bilang pada yuna " yudha mendekatkan wajahnya


deg.. lagi aku gemetar jika wajah kami sedekat ini


HP vanila pun berdering panggilan masuk


vanila pun mencari alasan untuk mengangkat telfon itu


"Halo jadi lusa kamu akan pulang, ok aku tunggu di Indonesia , ingat bawakan aku boneka besar yang kamu janjikan, aku rasa uang mu sudah cukupkan untuk membelinya, sampai jumpa nanti boy " vanila menutup telfon nya


mata yudha pun melotot kesal


"ini teman pria ku yang datang dari Amerika, makanya dari pada aku terus di hina oleh adik mu, lebih baik aku mundur dan cari orang yang sepadan untuk ku"


mas yudha maafkan aku, ini terpaksa.


"vanila jika begitu akan ku buat menyentuh mu, sungguhan agar kamu tidak pernah berfikir pergi darimu "


mobil yudha melaju kencang..


kira -kira mau di bawa kemana ya..


masih pengen lanjut pagi vote dong biar rating 5..

__ADS_1


biar author makin semangat 😄😄


__ADS_2